• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Hidayah Al-Qur’an

Hidayah Al-Qur’an

March 28, 2024
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Hidayah Al-Qur’an

Oleh: KH. Abdul Ghofur Maimoen

liputan9news by liputan9news
March 28, 2024
in Uncategorized
A A
1
Hidayah Al-Qur’an

Dr. KH. Abdul Ghofur Maimun, MA bersama 17 santri kami yang mengkhatamkan Al Qur'an bin naẓar, dan 2 santri kami yang mengkhatamkan Al-Qur'an bil hifẓi

501
SHARES
1.4k
VIEWS

Rembang, LIPUTAN 9 NEWS
Umar bin Al Khaṭṭāb keluar rumah dengan menyandag pedang. Ia berjalan menuju sebuah rumah di bukit Aṣ Ṣafā. [1] Ia telah mendapat kabar, di sana lah Muhammad berkumpul dengan sejumlah sahabatnya. Nu’aim bin Abdillah, seseorang mustadh’afin [2] yang telah masuk Islam secara sembunyi-sembunyi, menemuinya.

“Hendak kemana engkau?” tanya dia kepadanya.
“Saya mencari Muhammad, si ṣābi’[3] yang telah memecah belah Quraisy, menganggap bodoh pandangan hidupnya, merendahkan agamanya, dan mencaci tuhan-tuhannya. Saya akan membunuhnya!” jawab Umar
“Sebaiknya engkau pulang. Temuilah keluargamu dan luruskan mereka!”
“Keluargaku yang mana?”
“Ipar dan sekaligus sepupumu, Saīd bi Zaid. Juga saudarimu, Fatimah bin Al Khaṭṭāb. Demi Allah, keduanya telah masuk Islam dan menjadi pengikut Muhammad. Selesaikan keduanya!”

Keterangan Foto:
Alhamdulillah pagi tadi ada 17 santri kami yang mengkhatamkan Al Quran bin naẓar, dan 2 santri kami yang mengkhatamkan Al Quran bil hifẓi. Setiap ada yang khatam bil hifẓi, kami menghormatinya dengan cara semua santri ikut menyimak surat-surat pendek di juz 30. Tak ada haflah khusus. Semoga semua mendapatkan Syaafaat Al Quran. Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin/Foto: Dokpri/KH. Abdul Ghofur Maimun

Nuaim tentu tidak bermaksud mencelakai keduanya, Ia hanya ingin mengalihkan Umar dari niat membunuh Nabi Muhammad Saw. Selain itu, tampaknya ia bermaksud membukakan mata Umar bahwa Islam telah memasuki banyak rumah di Makkah, termasuk rumah Umar sendiri.

BeritaTerkait:

Khutbah Jumat: Meneladani Semangat Rasulullah di Bulan Sya’ban

Khutbah Jumat: Meneguhkan Amal di Bulan Sya’ban, Persiapan Menuju Ramadan

Khutbah Jumat: Rajab dan Persiapan Ruhani Menuju Ramadhan

PNIB Berterima Kasih Pada Densus 88 Jaga Ramadan, Nyepi, Idul Fitri, dan Paskah Aman dari Terorisme

Umar melangkah pulang menuju kediaman saudarinya, Fatimah, dan suaminya, Sa’īd bin Zaid. Di sana telah ada juga Khabbāb bin Al Aratt yang membawa lembaran bertuliskan Surat Ṭāhā. Ia sedang mengajari keduanya. Mendekati rumah yang dituju, Umar mendengar samar-samar bacaan Al Quran. Sementara di dalam, setelah dirasakan gerik Umar, Khabbāb segera bersembunyi dan Fatimah mengambil alih lembaran dan menyelipkannya di bawah paha.

“Suara apa itu yang lamat-lamat saya dengar?” kata Umar segera setelah masuk rumah.
“Engkau tak mendengar apapun!” kata pasangan suami istri itu.

“Demi Allah, saya mendengarnya! Saya (juga) telah dikabari bahwa kamu berdua telah mengikuti Muhammad.”
Umar tampak marah besar. Dia pukul iparnya itu. Fatimah mencoba menghalanginya, akan tetapi justru dia sendiri yang dipukulnya sehingga terluka.

“Memang benar, kami telah masuk Islam dan beriman kepada Allah dan rasul-Nya. Silahkan lakukan sekehendakmu!” aku Fatimah selanjutnya.

Melihat itu, Umar menyesal dan luluh. Lalu katanya:
“Berikan kepadaku lembaran itu, yang tadi saya mendengar kalian membacanya. Saya ingin melihat apa yang dibawa oleh Muhammad!”

“Kami hawatir dirimu mengotorinya!” kata Fatimah.
“Jangan takut ..” jawab Umar sambil bersumpah akan mengembalikan itu usai membacanya.

Fatimah melihat secercah harapan saudaranya akan masuk Islam. Dia pun berkata:
“(Akan tetapi) saudaraku, engkau adalah ‘najis’ karena syirikmu, sementara (lembaran) itu hanya boleh disentuh oleh mereka yang suci. Mandi lah atau berwudhu lah!”

Umar pun melakukan wudhu, lalu mengambil lembaran itu. Mulailah ia membaca ayat perayat dari Surah Ṭāhā. Masih di awal-awal Surat, ia telah bergetar. “Alangkah indah dan mulianya tutur kata ini!” katanya. Mendengar itu, Khabbāb keluar dari persembunyiannya dan berkata,

“Wahai Umar, saya benar-benar berharap engkaulah yang mendapat keistimewaan Allah dari doa Nabi-Nya. Kemaren saya mendengar beliau berdoa, ‘Wahai Allah kuatkanlah Islam dengan Abī al Hakam bin Hisyām atau dengan Umar bin Al Khaṭṭāb’. Wahai Umar, penuhilah panggilan Allah!”

Umar pun berkata:
“Wahai Khabbāb, tunjukkan kepadaku di mana Muhammad. Saya akan datang kepadanya dan masuk Islam.” [3]

Setelah pulang dari Taif dengan membawa “ketidak-berhasilan” dakwah, Nabi Muhammad Saw. memulai berkeliling ke kabilah-kabilah, dan di saat musim haji ia mendatangi para jemaah. Tak ada yang menerima dakwah Nabi, sampai pada suatu saat Nabi bertemu dengan enam orang dari Kabilah Khazraj dari Madinah.

“Siapa kamu sekalian?” tanya Nabi Muhammad Saw.
“Kami adalah sekelompok orang-orang Khazraj.” Jawab mereka.
“Apakah bagian dari mereka yang berserikat dengan Yahudi?”
“Iya .. benar”
“Apakah kamu sekalian berkenan untuk duduk? Saya ingin berbicara dengan kamu sekalin.”
“Tentu saja ..”

Mereka lalu duduk bersama Nabi Muhammad Saw, kesempatan yang tak mungkin disia-siakan oleh Baginda Rasul. Dengan tutur kata yang baik, beliau mengenalkan kepada mereka Gusti Allah yang sejatinya, jauh dari segala kemusyrikan, dan mengajak mereka kembali kepada-Nya. Beliau menawarkan mereka bergabung dalam agama Islam yang dia bawa. Beliau bacakan kepada mereka ayat-ayat Al-Qur’an.

“Wahai kaum, demi Allah kamu sekalian mengetahui bahwa dia adalah nabi yang dibicarakan oleh orang-orang Yahudi dengan ancaman akan membersamai mereka dalam perang melawan kita. Maka, jangan sampai mereka mendahului kita (beriman kepada Nabi ini),” demikian mereka saling berbisik.

Orang enam itu segera beriman kepada Nabi Saw. Mereka lalu kembali ke Madinah dan menyebarkan berita telah diutusnya seorang Nabi. Mereka dengan gigih mengajak kaumnya untuk masuk Islam, hingga tak satupun rumah di Madinah yang tak dimasuki oleh Islam. Pada musim haji berikutnya, mereka mengutus dua belas orang sebagai perwakilan Madinah untuk berbaiat kepada Baginda Rasul Saw.

Al-Qur’an telah menyentuh hati Umar bin Al Khaṭṭāb hingga mengubahnya dari pembenci Islam-bahkan sampai pada batas membawa pedang untuk membunuh Nabinya-menjadi salah satu pembela tergigih terhadap Islam. Hal yang sama dialami oleh enam orang dari Khazraj Madinah, mereka adalah bibit awal tersemainya Islam dengan subur di Jazirah Arab, lalu menyeberang ke belahan penjuru dunia. Mereka tergerak hatinya masuk Islam setelah bertemu dengan Nabi yang mendakwahinya dengan baik melalui lantunan-lantunan Qur’annya.

Semoga di bulan Ramadan yang suci ini, kita semua menjadi orang-orang saleh berkat Al-Qur’an.

Referensi:

  1. Nabi Muhammad menjadikan Dar al Arqam sebagai markaz dakwah di Makkah. Dar al Arqam terletak di lereng Gunung Shafa.
  2. Mustadh’afin adalah orang-orang lemah di Makkah yang masuk Islam. Mereka tidak memiliki keluarga dan klan yang cukup kuat untuk membela ke-Islamannya.
  3. Ṣābi’, isim fail dari ṣa ba ‘a, adalah mereka yang pindah dari satu agama ke agama yang lain. Kata ini sering disematkan kepada Nabi Muhammad dan pengikutnya karena telah meninggalkan kepercayaan kaumnya.
  4. Al Qurṭubiyy, Tafsīr Al Qurṭubiyy; Ibn Sa’d, Aṭ Ṭabaqāt al Kubrā; Ibn Isḥāq, As Sīrah an Nabawiyyah.

Dr. KH. Abdul Ghofur Maimun, MA, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar 3 Sarang Rembang, Jawa Tengah

Tags: Hidayah Al-Qur'anNuzulul Qur'anRamadan
Share200Tweet125SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Masjidil Aqso
Khutbah

Khutbah Jumat: Meneladani Semangat Rasulullah di Bulan Sya’ban

by liputan9news
January 28, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Rasulullah Saw adalah manusia yang paling pantas dijadikan idola dan teladan bagi kita semua. Salah satu sifat...

Read more
Masjidil Aqso

Khutbah Jumat: Meneguhkan Amal di Bulan Sya’ban, Persiapan Menuju Ramadan

January 23, 2026
Masjid Al Jabbar

Khutbah Jumat: Rajab dan Persiapan Ruhani Menuju Ramadhan

January 1, 2026
PNIB

PNIB Berterima Kasih Pada Densus 88 Jaga Ramadan, Nyepi, Idul Fitri, dan Paskah Aman dari Terorisme

April 21, 2025
Load More

Comments 1

  1. balmorex pro says:
    2 weeks ago

    **balmorex pro**

    balmorex is an exceptional solution for individuals who suffer from chronic joint pain and muscle aches.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In