• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Kabah

Nabi Melakukan Umrah 3 Kali di Bulan Dzulqa’dah, Ini Sebabnya!

September 25, 2024
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Nabi Melakukan Umrah 3 Kali di Bulan Dzulqa’dah, Ini Sebabnya!

Oleh: Mohammad Yazid Mubarok

liputan9news by liputan9news
September 25, 2024
in Opini
A A
0
Kabah

Foto: Gambar Ka'bah

503
SHARES
1.4k
VIEWS

Bondowoso | LIPUTAN9NEWS
Nabi melakukan umrah tiga kali di bulan dzulqa’dah, bukan karena keutamaan bulan dzulqa’dah, tapi Nabi ingin melakukan ibadah haji di bulan tersebut namun tekendala oleh pemberlakuan kalender lunisolar yang saat itu digunakan oleh orang arab jahiliyah. Islam menggunakan kalender lunar sementara arab jahiliyah menggunakan kalender lulisolar.

Kalender lunar berbeda dengan kalender lunisolar. Kalender lunar menghitung jumlah bulan berdasarkan peredaran bulan yaitu 12 bulan dalam setahun. Sedangkan kalender lunisolar menghitung bulan berdasarkan peredaran bulan dan matahari, sehingga pada tahun kabisat jumlah bulannya bisa mencapai 13 bulan dalam setahun.

Perbedaan ini tejadi karena kalender lunisolar mencampuradukkan perhitungan lunar dan solar sehingga pada tahun kabisat jumlah bulan yang biasanya 12 bulan dalam setahun, menjadi 13 bulan dalam setahun. Akibat penambahan bulan tersebut, maka perhitungan bulan antara lunar dan lunisolar menjadi berbeda.

BeritaTerkait:

Arab Saudi Resmi Pangkas Masa Visa Umrah jadi Satu Bulan

Kenapa Harus Bermaulid Nabi?

Presiden Prabowo Umrah dan Masuk Ka’bah, Menag Nasaruddin Doakan Keberkahan bagi Bangsa Indonesia

PT Barokah Haromain Wisata Diduga Kembali Tipu Tiket Travel Umroh Jamaah Haji

Dengan kata lain, bulan yang dianggap bulan dzulqa’dah (bulan ke-11) menurut perhitungan hijriah, sebenarnya adalah bulan dzulhijjah (bulan ke-12) berdasarkan kalender lunisolar. Jadi, ketika Nabi melakukan umrah pada bulan dzulqa’dah pada tahun 6, 7, dan 8 hijriah sebetulnya berada di bulan dzulhijjah berdasarkan kalender lunisolar.

Seperti yang kita ketahui bersama, Nabi melakukan haji di bulan dzulqa’dah sebanyak 3 kali dan 1 kali di bulan dzulhijjah pada saat melakukan haji wada’. Jadi, Nabi melakukan umrah sebanyak 4 kali. Sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadis berikut ini:

اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَرْبَعَ عُمَرٍ، كُلَّهُنَّ فِي ذِي القَعْدَةِ، إِلَّا الَّتِي كَانَتْ مَعَ حَجَّتِهِ، عُمْرَةً مِنَ الحُدَيْبِيَةِ فِي ذِي القَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مِنَ العَامِ المُقْبِلِ فِي ذِي القَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مِنَ الجِعْرَانَةِ، حَيْثُ قَسَمَ غَنَائِمَ حُنَيْنٍ فِي  ذِي القَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مَعَ حَجَّتِهِ (رواه البخاري)

Artinya: “Rasulullah saw berumrah sebanyak empat kali, semuanya pada bulan Dzulqa’dah kecuali umrah yang dilaksanakan bersama haji beliau, yaitu satu umrah dari Hudaibiyah, satu umrah pada tahun berikutnya, satu umrah dari Ji’ranah ketika membagikan rampasan perang Hunain dan satu lagi umrah bersama haji” (HR al-Bukhari).

Ketika membaca hadis ini, mungkin anda bertanya-tanya, apa alasan Nabi melakukan umrah tiga kali di bulan dzulqa’dah. Padahal keutamaan umrah bukan berada di bulan dzulqa’dah melainkan di bulan ramadhan.

فَإِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فَاعْتَمِرِي ، فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً مَعِي

Artinya: “Apabila datang bulan Ramadan, lakukanlah umrah, karena umrah di bulan Ramadhan senilai haji bersamaku.“ (HR. Bukhari dan Muslim)

Pada hadis tesebut, Nabi memerintahkan umatnya agar melakukan umrah di bulan ramadhan. Karena umrah di bulan ramadhan sama seperti melakukan haji bersama Nabi. Padahal Nabi tidak pernah melakukan umrah di bulan Ramadhan. Semua itu sengaja disampaikan Nabi, karena keutamaan umrah di bulan ramadhan lebih besar nilainya dari pada umrah di bulan dzulqa’dah.

Nabi melakukan dan mencontohkan pada kita untuk umrah di bulan dzulqa’dah. Tapi justru dalam hadis di atas, Nabi memerintahkan kita untuk umrah di bulan ramadhan. Ini semua terjadi karena pada tahun 6, 7, dan 8 hijriah, Nabi berniat bukan untuk umrah di bulan dzulqa’dah, melainkan berniat untuk melaksanakan ibadah haji namun terkendala dengan sistem kalender yang berlaku di mekkah.

Kalender yang berlaku di mekkah saat itu adalah kalender lunisolar bukan kalender lunar. Oleh karena itu, Nabi tidak bisa menunaikan ibadah haji pada tahun terasebut. Nabi baru bisa menunaikan ibadah haji pada tahun 10 hijriah. Karena pada tahun ini, perhitungan kalender lunar dengan kalender lunisolar bertemu di bulan yang sama. Karena menurut perhitungan, setiap beberapa tahun sekali, antara kalender lunar dan lunisolar bertemu di bulan dan tanggal yang sama.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan umrah yang dilakukan Nabi pada bulan dzulqa’dah, bukan karena keutamaan bulan dzulqa’dah. Hal itu terbukti pada tahun 10 hijriah Nabi tidak melakukan umrah tamattuknya di bulan dzulqa’dah melainkan di bulan dzulhijjah. Karena itu, dalam hadis yang lain, Nabi justru bersabda agar melakukan umrah di bulan ramadhan, bukan bulan dzulqa’dah. Itu semua bisa dimengerti, jika kita memahami kalender yang berlaku di zaman itu. Wallahualam.

Mohammad Yazid Mubarok, Penulis Buku Kajian Ilmu as-Sa’ah

Tags: Bulan Dzulqa'dahNabi MuhammadUmrah
Share201Tweet126SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

MIW
Internasional

Arab Saudi Resmi Pangkas Masa Visa Umrah jadi Satu Bulan

by liputan9news
November 3, 2025
0

JAKARTA  | LIPUTAN9NEWS Pemerintah Arab Saudi memangkas masa berlaku visa masuk bagi jemaah umrah dari semula tiga bulan menjadi satu...

Read more
Kemarin saya memenuhi undangan anggota DPRD dari fraksi partai Gerindra bapak Abdul Madjid, S. Pd di kediamannya Pujer Bondowoso.

Kenapa Harus Bermaulid Nabi?

September 15, 2025
Prabowo

Presiden Prabowo Umrah dan Masuk Ka’bah, Menag Nasaruddin Doakan Keberkahan bagi Bangsa Indonesia

July 4, 2025
Haromain

PT Barokah Haromain Wisata Diduga Kembali Tipu Tiket Travel Umroh Jamaah Haji

March 22, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In