• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Zakky Mubarok

Toleransi pada Masyarakat Multikultural

August 12, 2025
Kiai Said Aqil Siroj Tegaskan Bangun Palang Pintu Perlintasan Kereta bukan Kewajiban KAI

Kiai Said Aqil Siroj Tegaskan Bangun Palang Pintu Perlintasan Kereta bukan Kewajiban KAI

April 29, 2026
Kiai Said Sebut Taksi Listrik Green SM Pemicu Tabrakan Maut Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line

Kiai Said Sebut Taksi Listrik Green SM Pemicu Tabrakan Maut Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line

April 29, 2026
Sosok Nurhayati, Pengurus Muslimat NU Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta di Bekasi

Sosok Nurhayati, Pengurus Muslimat NU Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta di Bekasi

April 29, 2026
BEM PTNU Wilayah Jakarta Dukung Pansus DPRD DKI dalam Pengelolaan Sampah dan Penguatan Inovasi Energi Berbasis Masyarakat

BEM PTNU Wilayah Jakarta Dukung Pansus DPRD DKI dalam Pengelolaan Sampah dan Penguatan Inovasi Energi Berbasis Masyarakat

April 29, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy", "Warga NU, Kiai Kampung, Pengusaha Rokok

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35

April 28, 2026
Nanda Asifa Putri, Presiden Organisasi Cakrawala Indonesia Bangkit (CIB) Periode 2026-2027.

Penetapan Presiden Cakrawala Indonesia Bangkit Periode 2026–2027: Hasil Seleksi Kepemimpinan Berbasis Analisis dan Objektivitas

April 28, 2026
Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal)

Diduga Ada Keterlibatan Oknum Aparat dalam Penolakan Gereja di Lampung, PNIB Turunkan Tim Investigasi

April 28, 2026
Gedung PBNU

Tenggat Waktu sampai Agustus Tak Ada Muktamar, PWNU dan PCNU Mosi Tidak Percaya ke PBNU

April 28, 2026
VinFast Mobil Listrik Asal Vietnam Mogok Sebabkan 7 Tewas

VinFast Mobil Listrik Asal Vietnam Mogok Sebabkan 7 Tewas

April 28, 2026
KH. Ishak Sakurdin, S.Pd.I, Mudir Idarah Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Kabupaten Bekasi

JATMAN Kabupaten Bekasi Apresiasi Peningkatan Pelayanan Jamaah Haji 2026 sebagai Wujud Nyata Melayani Umat

April 28, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 30, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Syiar Islam

Toleransi pada Masyarakat Multikultural

Oleh: Dr. KH. Zakky Mubarak, MA

liputan9news by liputan9news
August 12, 2025
in Syiar Islam
A A
1
Zakky Mubarok

Dr. KH. Zakky Mubarak, MA Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU)/Foto: Liputan9news

500
SHARES
1.4k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS

Islam sebagai agama yang menjadi rahmat bagi alam semesta, tidak hanya mengajarkan toleransi antara umat beragama, tapi juga membangun toleransi dalam masyarakat yang lebih luas yang disebut multikultural. Masyarakat seperti ini merupakan kenyataan yang dijumpai setiap orang dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Masyarakat terdiri dari berbagai ras, bangsa, agama, suku, kepercayaan, adat istiadat, budaya, peradaban, dan latar belakang kehidupan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya.

Kehidupan yang digambarkan di atas merupakan hal yang lumrah dalam masyarakat Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara multikultural terbesar di dunia. Hal ini dapat dilihat dari kondisi sosio kultural, sosio geografis yang sangat beragam dan luas. Pada saat ini, jumlah pulau yang ada di Indonesia mencapai sekitar 13 ribu pulau, besar dan kecil. Jumlah penduduknya 284 juta jiwa, terdiri dari 300 suku yang menggunakan lebih kurang 200 bahasa yang berbeda.

Penduduk Indonesia menganut berbagai agama dan kepercayaan yang berbeda-beda seperti Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha, Konghucu, dan berbagai macam aliran yang bersifat lokal. Itu semua hanya merupakan salah satu wajah dari sekian banyak wajah multikultural. Lebih detail lagi, apabila ditinjau dari cara pandang, tindakan, dan wawasan setiap individu atau kelompok yang ada terhadap berbagai macam fenomena sosial, budaya, ekonomi, politik, dan sebagainya.

BeritaTerkait:

Forum Persatuan Islam Indonesia Akan Tempuh Jalur Hukum demi Stabilitas Umat Beragama

Jaminan Bagi Manusia yang Bertakwa

Momentum Ramadan, Saatnya Perkuat Toleransi dan Moderasi Beragama

Pemimpin Harus Mengafirmasi Aspirasi Masyarakat

Seperti itulah kondisi masyarakat dan bangsa Indonesia, apabila dikembangkan lebih jauh ke masyarakat dunia, maka perbedaan dan persamaan antar kelompok semakin besar dan semakin banyak. Masyarakat multikultural yang bersifat global, merupakan suatu kenyataan yang dihadapi seluruh bangsa di dunia. Kajian ini akan menyajikan bagaimana pandangan Islam menghadapi kenyataan tersebut.

Sebagai agama yang menebarkan kedamaian, Islam mengarahkan semua umat manusia agar mengembangkan toleransi atau tasamuh dalam menyikapi perbedaan dan perselisihan di tengah kehidupan manusia. Sikap toleransi atau tasamuh yang bersifat global itu, dirumuskan dalam konsep Islam yang berkaitan toleransi dalam kemajemukan, membangun toleransi masyarakat multikultural, mengembangkan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, ukhuwah insaniah, dan hubungan sesama makhluk.

Toleransi dipahami secara sederhana, berarti bersikap atau bersifat menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kebiasaan, kelakuan, dan sebagainya) yang berbeda atau bertentangan dengan pendiriannya sendiri. (KBBI, 1999:106).

Secara ringkas, toleransi berarti sikap seseorang yang merasa tidak keberatan dengan perbedaan-perbedaan orang lain yang tidak sesuai dengan keyakinan dan pendapatnya sendiri. Istilah toleransi dalam bahasa Indonesia disebut dengan kata tasamuh, berasal dari bahasa Arab artinya sikap yang baik dan berlapang dada terhadap perbedaan-perbedaan dengan orang lain yang tidak sesuai dengan pendirian dan keyakinannya. (Ibnu Mandzur, 1992:489).

Secara realitas, manusia diciptakan dalam berbagai ras, bangsa, suku, golongan, bahasa, warna kulit, kebudayaan, dan agama yang berbeda. Menghadapi kenyataan ini, maka setiap orang harus bersikap toleran atau tasamuh, sebagai salah satu bukti dari perwujudan akhlak dan budi pekerti. Setiap individu manusia, harus berlapang dada dan memahami dengan baik segala perbedaan yang dijumpai. Dengan demikian, setiap individu berhak meyakini agama, falsafah hidup, adat istiadatnya sendiri, dan tidak merasa keberatan dengan apa yang diyakini oleh orang lain.

Dalam al-Qur’an dan al-Sunnah, banyak ditegaskan tentang keharusan bertoleransi sebagaimana disebutkan di atas, antara lain:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujurat, 13).

Mengenai larangan saling mencela terhadap kepercayaan dan keyakinan orang lain disebutkan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekelompok orang laki-laki menghina kelompok yang lain, boleh jadi yang dihina itu lebih baik dari yang menghina. Dan jangan pula sekelompok perempuan merendahkan kelompok lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik (dari yang merendahkan). Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (QS. Al-Hujurat, 11).

Larangan saling mencela terhadap masing-masing keyakinan dan agama disebutkan dalam al-Qur’an:

وَلَا تَسُبُّوا الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَيَسُبُّوا اللّٰهَ عَدْوًاۢ بِغَيْرِ عِلْمٍۗ كَذٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ اُمَّةٍ عَمَلَهُمْۖ ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمْ مَّرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

Dan janganlah kamu memaki sesembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa dasar pengetahuan. Demikianlah, Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan tempat kembali mereka, lalu Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. (QS. Al-An’am, 108).

Toleransi dalam masyarakat multikultural tersebut akan terwujud apabila umat manusia sudah menegakkan tentang persamaan hak, satu dengan yang lainnya tanpa membedakan ras, bangsa, suku, nasab, keturunan, dan asal usul mereka, sesuai dengan pesan Rasulullah s.a.w. saat melaksakana haji terakhir.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَلَا إِنَّ رَبَّكُمْ وَاحِدٌ وَإِنَّ أَبَاكُمْ وَاحِدٌ، أَلَا لَا فَضْلَ لِعَرَبِيٍّ عَلَى أَعْجَمِيٍّ وَلَا لِعَجَمِيٍّ عَلَى عَرَبِيٍّ وَلَا لِأَحْمَرَ عَلَى أَسْوَدَ وَلَا أَسْوَدَ عَلَى أَحْمَرَ إِلَّا بِالتَّقْوَى

“Wahai sekalian umat manusia, ketahuilah sesungguhnya Tuhanmu satu (esa). Nenek moyangmu juga satu. Ketahuilah, tidak ada kelebihan bangsa Arab terhadap bangsa selain Arab (Ajam), dan tidak ada kelebihan bangsa lain (Ajam) terhadap bangsa Arab. Tidak ada kelebihan orang yang berkulit merah (putih) terhadap yang berkulit hitam, tidak ada kelebihan yang berkulit hitam dengan yang berkulit merah (putih), kecuali dengan taqwanya”. (HR. Ahmad, 22978).

Dr. KH. Zakky Mubarok Syakrakh, MA., Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU) dan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Tags: Dr. KH. Zakky MubarakMasyarakatMultikulturalToleransi
Share200Tweet125SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Ketua Forum Persatuan Islam Indonesia (FPII) Muhammad Fathur Rozaq, menyikapi pernyataan Jusuf Kalla
Nasional

Forum Persatuan Islam Indonesia Akan Tempuh Jalur Hukum demi Stabilitas Umat Beragama

by liputan9news
April 16, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Ketua Forum Persatuan Islam Indonesia (FPII) Muhammad Fathur Rozaq, menyikapi pernyataan Jusuf Kalla yang mengklaim bahwa ajaran...

Read more
Dr. KH. Zakky Mubarok, MA, Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU)

Jaminan Bagi Manusia yang Bertakwa

April 7, 2026
Momentum Ramadhan, PNIB Tegaskan saatnya Perkuat Toleransi dan Moderasi Beragama, Waspada Massivenya Doktrinasi Wahabi, Intoleransi, Terorisme dan Anarkisme

Momentum Ramadan, Saatnya Perkuat Toleransi dan Moderasi Beragama

March 5, 2026
Sulaiman Djaya

Pemimpin Harus Mengafirmasi Aspirasi Masyarakat

February 25, 2026
Load More

Comments 1

  1. herpafend says:
    3 months ago

    **herpafend**

    herpafend is a natural wellness formula developed for individuals experiencing symptoms related to the herpes simplex virus.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2557
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Kiai Said Aqil Siroj Tegaskan Bangun Palang Pintu Perlintasan Kereta bukan Kewajiban KAI

Kiai Said Aqil Siroj Tegaskan Bangun Palang Pintu Perlintasan Kereta bukan Kewajiban KAI

April 29, 2026
Kiai Said Sebut Taksi Listrik Green SM Pemicu Tabrakan Maut Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line

Kiai Said Sebut Taksi Listrik Green SM Pemicu Tabrakan Maut Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line

April 29, 2026
Sosok Nurhayati, Pengurus Muslimat NU Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta di Bekasi

Sosok Nurhayati, Pengurus Muslimat NU Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta di Bekasi

April 29, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In