• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Ketum PBNU Gus Yahya dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Achyar (Instagram/@yahyacholilstaquf)

Minimnya Kehadiran Ulama dan PWNU, Kiai Imjaz: Indikasi Serius Lemahnya Dukungan Kultural dan Struktural Terhadap Kepemimpinan Gus Yahya

November 25, 2025
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, April 3, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Minimnya Kehadiran Ulama dan PWNU, Kiai Imjaz: Indikasi Serius Lemahnya Dukungan Kultural dan Struktural Terhadap Kepemimpinan Gus Yahya

liputan9news by liputan9news
November 25, 2025
in Nasional
A A
0
Ketum PBNU Gus Yahya dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Achyar (Instagram/@yahyacholilstaquf)

Ketum PBNU Gus Yahya dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Achyar (Instagram/@yahyacholilstaquf)

580
SHARES
1.7k
VIEWS

CIREBON | LIPUTAN9NEWS
Dinamika internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) baru-baru ini memperlihatkan ketegangan antara struktur tertinggi (Syuriah yang dipimpin Rais Aam KH Miftachul Akhyar) dan eksekutif (Tanfidziyah yang dipimpin Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya).

Konflik ini bermula dari mosi tidak percaya Syuriah terhadap Ketua Umum Tanfidziyah, yang berujung pada permintaan pengunduran diri yang tidak diindahkan, memicu serangkaian peristiwa yang menguji marwah organisasi.

“Langkah awal Syuriah dan Rais Aam yang meminta Gus Yahya untuk mengundurkan diri secara baik-baik merupakan tindakan bijaksana yang mengedepankan etika dan penyelesaian internal demi menjaga marwah PBNU di mata public,” kata Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, KH. Imam Jazuli.

Ia melanjutkan, dalam struktur NU, Syuriah adalah badan legislatif dan yudikatif tertinggi yang mengawasi Tanfidziyah, sehingga keputusannya bersifat mengikat. Imbauan ini didasari adanya dugaan “pelanggaran berat” berupa menyusupnya agen zionisme dan tata kelola keuangan yang melanggar hukum syara’ yang dinilai merugikan organisasi.

BeritaTerkait:

Gus Yahya Sebut Kiai Nurul Huda Djazuli Usulkan Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo

PBNU Nyatakan Dukungan untuk Iran, Gus Yahya Serukan Perdamaian

Survei Insantara Menunjukkan Kiai Imam Jazuli Jadi Kandidat Terkuat Ketum PBNU 2026-2031

Tak Perlu Keluar, PBNU Dorong RI Manfaatkan Board of Peace untuk Damaikan Iran-AS

“Permintaan mundur ini memberikan kesempatan bagi Ketua Tanfidziyah untuk introspeksi atau menjelaskan duduk perkaranya dalam forum internal yang tertutup, sehingga konflik tidak meluas ke ranah publik. Ketua Tanfidziyah, alih-alih mengindahkan himbauan tersebut, justru menolak keputusan Syuriah, menyebut rapat Syuriah tidak sah dan tidak berwenang memecatnya,” ujar Kiai Imam.

Gus Yahya, lanjut Pengurus PBNU periode 2010-2015 ini, kemudian mengambil langkah politis dengan menggalang kekuatan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di Surabaya. Namun, upaya ini dinilai sepi dukungan dan tidak efektif.

“Laporan media mengindikasikan bahwa meskipun Gus Yahya mengumpulkan para Ketua PWNU se-Indonesia, banyak di antara mereka yang memilih untuk tidak hadir dalam pertemuan di Surabaya tersebut. Hanya 11 Ketua PWNU saja yang hadir,” ungkapnya.

Maka, menurut Kiai Imam, hal tersebut bertentangan dengan klaim dukungan penuh dari jajaran PWNU se-Indonesia. Ketidakhadiran yang signifikan ini dapat diartikan sebagai kurangnya soliditas dukungan struktural dari seluruh PWNU.

Bahkan, manuver selanjutnya Gus Yahya mengundang sekitar 76 alim ulama ke PBNU, namun dari Sumber terpercaya yang ia dapat, menyebutkan hanya 5 ulama yang hadir dari semestinya 76 undangan. Kelimanya itu adalah Gus Ghofur, Kiai Said Asrori, Gus Athoillah, Kiai Ubaidillah Shodaqoh, dan Syeh Ali Akbar Marbun.

Ketidakhadiran mayoritas ulama, termasuk beberapa Mustasyar PBNU, lanjut Kiai Imam, menimbulkan keraguan serius terhadap dukungan kultural (para kiai dan ulama senior) terhadap kepemimpinan Gus Yahya.

“Sekali lagi, fakta rendahnya partisipasi, baik dari segi struktural (ketua PWNU) maupun kultural (alim ulama), dalam pertemuan-pertemuan yang diadakan Gus Yahya di tengah krisis kepemimpinan, menjadi bukti kuat betapa lemahnya dukungan penuh dari seluruh elemen Nahdlatul Ulama. Dan, ini memperkuat argumen bahwa basis dukungan Gus Yahya, meskipun ada, tidak sebulat suara seperti yang diklaim,” ujarnya.

Kiai Imam melanjutkan, melihat respons Ketua Tanfidziyah yang tidak kooperatif dan bahkan terkesan “melawan” (sebagaimana istilah dalam permintaan, ‘mbahlelo’), Syuriah segera mengambil sikap tegas. Langkah Syuriah sebaiknya segera mengadakan pleno Syuriah untuk memberhentikan Ketua Tanfidziyah dan mengangkat Pejabat Sementara (Pjs) adalah puncak dari langkah bijaksana dalam menegakkan aturan organisasi.

“Untuk memastikan bahwa keputusan pimpinan tertinggi (Rais Aam dan Syuriah) dihormati dan dijalankan, perlu ditegakkan aturan dengan tindakan disiplin lanjutan, sebagai upaya mencegah potensi kerusakan lebih lanjut akibat konflik berkepanjangan dan dugaan pelanggaran berat,” katanya.

Maka, menurtnya, pengangkatan Pjs dan pendaftaran perubahan struktur di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) merupakan tindakan administratif yang sah secara hukum untuk memastikan keberlangsungan organisasi dan menghindari kevakuman kepemimpinan.

Dengan langkah-langkah tersebut, kata Kiai Imam, maka Syuriah dan Rais Aam PBNU menunjukkan kebijaksanaan yang berimbang antara mengedepankan etika internal dan ketegasan struktural. Mereka, lanjut dia, telah memberikan kesempatan penyelesaian secara musyawarah, namun ketika tidak diindahkan, mereka menggunakan mekanisme organisasi yang sah (pleno) untuk mengambil keputusan demi menjaga marwah dan stabilitas PBNU.

“Dukungan dari berbagai elemen NU, termasuk Poros Muda NU, terhadap keputusan Rais Aam semakin memperkuat legitimasi tindakan Syuriah tersebut,” pungkas Kiai Imam.

(Ai/Msn)

Tags: Gus YahyaImam JazuliKetua Umum PBNURais Aa
Share232Tweet145SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Ketum PBNU Gus Yahya saat sowan ke ndalem KH Anwar Manshur di Pesantren Lirboyo, Kediri, Sabtu (28/3/2026). (Foto: dok PBNU)
Nasional

Gus Yahya Sebut Kiai Nurul Huda Djazuli Usulkan Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo

by liputan9news
March 30, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya melakukan safari Lebaran...

Read more
Pertemuan Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammed Boroujer di Jakarta, Jumat (27/3/2026). (Foto: LTN PBNU)

PBNU Nyatakan Dukungan untuk Iran, Gus Yahya Serukan Perdamaian

March 29, 2026
KH. Imam Jazuli, Lc., MA.

Survei Insantara Menunjukkan Kiai Imam Jazuli Jadi Kandidat Terkuat Ketum PBNU 2026-2031

March 19, 2026
Gus Yahya

Tak Perlu Keluar, PBNU Dorong RI Manfaatkan Board of Peace untuk Damaikan Iran-AS

March 6, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In