• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Foto: Ilustrasi

4 Cara Menghilangkan Riya menurut Imam Al-Ghazali

December 14, 2025
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur Bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar

Tokoh Muda Nahdliyin Sebut NU Bukan Komoditas, Muktamar Harus Steril dari Mainan Aktor Politik

April 15, 2026
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/3/2026). (Foto: Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Yaqut Disebut KPK Siapkan USD1 Juta untuk Pansus Haji DPR

April 15, 2026
Pikir Matang Sebelum Berhutang: Antara Kebutuhan dan Godaan Zaman

Pikir Matang Sebelum Berhutang: Antara Kebutuhan dan Godaan Zaman

April 15, 2026
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftahul Achyar, saat menghadiri Muskerwil PWNU Jawa Timur di Sunan Bejagung 2, Tuban, Jaw Timur, Minggu (12/4/2026) (Foto: ANTARA/HO-PWNU Jawa Timur)

Rais Aam PBNU Ungkap Gelaran Muktamar ke-35 NU pada 1-5 Agustus, Tempat Belum Pasti!

April 14, 2026
KPK Uangkap Polisi Aktif Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi

KPK Uangkap Polisi Aktif Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi

April 14, 2026
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (Barong Grup) (Foto: Liputan9news/MSN)

Deklarasi PANCA AMPERA, Gus Lilur Sampaikan Lima Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara

April 13, 2026

Dukungan Tokoh Muda Alkhairaat Menguat, Helmi Kwarta Siap Menjadi Kapolda Sulteng

April 13, 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Foto: Liputan9nwes/MSN)

KPK Periksa Rokhmawan Pengusaha Rokok sebagai Saksi Dugaan Korupsi di Bea Cukai

April 13, 2026
Muhammad Ihsan Adz-Dzikra, Mahasiswa STMIK Tazkia Bogor, Semester 2 - Prodi Teknik Informatika

Bunga, Riba dan Dampaknya dalam Kehidupan Manusia

April 13, 2026
Koalisi Nasional Relawan Prabowo Gibran – Jokowi Laporkan Saiful dan Islah ke Bareskrim, Atas Himbauan Makar

Koalisi Nasional Relawan Prabowo Gibran – Jokowi Laporkan Saiful dan Islah ke Bareskrim, Atas Himbauan Makar

April 12, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 16, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Hikmah

4 Cara Menghilangkan Riya menurut Imam Al-Ghazali

liputan9news by liputan9news
December 14, 2025
in Hikmah
A A
0
Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

502
SHARES
1.4k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Penyakit batin yang rentan menjangkit hati orang mukmin adalah riya, yakni melakukan ibadah namun hatinya ingin mendapatkan perhatian atau pujian dari manusia. Penyakit “tak kasat mata” ini memiliki daya rusak yang luar biasa terhadap amal yang dilakukan. Oleh karena itu, para ulama mengingatkan umat Islam agar menghindari riya saat beribadah.

Di antara ulama tersebut adalah Imam Al-Ghazali, di dalam kitab Minhajul Abidin ia menjelaskan, ada 4 pengingat yang bisa dijadikan sebagai cara untuk menghilangkan riya saat beribadah, yakni sebagaimana berikut:

1. Menyadari Kekurangan Diri

Seorang muslim hendaknya menyadari bahwa dirinya adalah makhluk lemah yang penuh dengan kekurangan. Ketika sudah menyadari kekurangan yang ada dalam diri, tentu saja seorang muslim tidak akan berharap mendapatkan pujian, apalagi hanya dari manusia.

BeritaTerkait:

Balasan Amal Orang Kafir di Dunia dan Akhirat

Menuju Shalat yang Berkualitas Menurut Imam Al-Ghazali

Khutbah Jumat: Empat Fondasi Akhlak Mulia Menurut Imam Al-Ghazali

Siti Masyitoh Wanita Mulia yang Wangi Makamnya Dipuji Rasulullah SAW

Imam Al-Ghazali kemudian mengutip firman Allah dalam Surat At-Thalaq ayat 12:

اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ وَّمِنَ الْاَرْضِ مِثْلَهُنَّۗ يَتَنَزَّلُ الْاَمْرُ بَيْنَهُنَّ لِتَعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ەۙ وَّاَنَّ اللّٰهَ قَدْ اَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا

Artinya: “Allahlah yang menciptakan tujuh langit dan (menciptakan pula) bumi seperti itu. Perintah-Nya berlaku padanya agar kamu mengetahui bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu dan ilmu Allah benar-benar meliputi segala sesuatu.”

Imam Al-Ghazali menjelaskan, ayat tersebut menjadi peringatan sekaligus teguran dari Allah kepada hamba-Nya. Seakan-akan Allah menegaskan bahwa penciptaan langit, bumi, dan segala isinya sudah cukup menjadi bukti agar manusia menyadari betapa besarnya kekuasaan Allah. Namun kenyataannya, masih saja ada manusia yang mengarahkan amalnya bukan kepada Allah, melainkan kepada makhluk yang sama sekali tidak memiliki kuasa apa pun.

2. Mengingat Kerugian Amal

Imam Al-Ghazali mengingatkan kepada umat Islam bahwa balasan amal atau pahala dari Allah itu sangat besar. Namun semua balasan itu tidak akan diberikan ketika amalnya sudah terinfeksi penyakit riya. Hal ini tentu saja akan menjadi kerugian besar karena amalnya tidak diterima oleh Allah.

Diumpamakan Al-Ghazali, orang yang beribadah namun tercampur riya itu seperti seseorang yang punya perhiasan mewah dan akan dibeli oleh penguasa dengan harga milyaran rupiah, namun pemilik perhiasan itu malah memilih menjualnya dengan harga seribu rupiah kepada orang lain. Hal ini tentu saja akan menimbulkan kerugian yang sangat besar.

Imam Al-Ghazali pun menjelaskan:

فاذا أنت أخلصت النية وجردت الهمة للآخرة حصلت لك الآخرة والدنيا جميعا

Artinya: “Apabila engkau mengikhlaskan niat dan mengarahkan tekadmu untuk akhirat, maka engkau akan memperoleh akhirat sekaligus dunia.” (Imam Al-Ghazali, Minhajul Abidin [Indonesia, Pustaka Islamiyah: t.t], h. 76)

Sebaliknya, jika kita beramal hanya mengharapkan dunia maka balasan untuk akhirat tidak akan didapatkan, bahkan bisa jadi balasan untuk dunia pun tidak akan sesuai harapan. Kalau pun didapatkan, bisa jadi hal itu akan segera hilang. Dalam kondisi seperti ini tentu akan menjadi orang yang rugi karena kehilangan dunia sekaligus akhirat.

3. Tidak Disukai Orang Lain

Imam Al-Ghazali mengingatkan, ketika seseorang beribadah namun malah mengharapkan pujian dari orang lain, mungkin saja orang lain tersebut tidak suka dengan ibadah yang sedang dilakukan. Bisa jadi, ketika orang tersebut mengetahui bahwa amal itu ditujukan kepadanya, mungkin saja dia akan memandang hina atau bahkan merasa jijik.

Untuk itu, saat seorang hamba melakukan amal ibadah hendaknya selalu menjaga hati agar tetap fokus karena Allah dan tidak menjadikan manusia sebagai tujuannya.

4. Memilih Rida Allah

Bagi seorang muslim, rida Allah harus dijadikan sebagai prioritas karena rida-Nya jauh lebih utama daripada rida manusia. Dianalogikan Imam Al-Ghazali, rida Allah seperti ridanya seorang raja sedangkan rida manusia seperti ridanya budak yang hina. Ketika seseorang riya dalam beribadah, seolah dia sedang mencari rida budak padahal rida seorang raja sedang menanti.

Demikian 4 pengingat yang disampaikan Imam Al-Ghazali sebagai hikmah agar seorang hamba dapat terhindar dari penyakit riya, yaitu menyadari kelemahan diri, mengingat kerugian amal, merasa orang lain tidak senang jika ada amal yang ditujukan kepadanya, dan memilih rida Allah daripada rida manusia. Wallahu a’lam.

Tags: AmalHikmahImam Al-GhazaliRiya'
Share201Tweet126SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Ahmad Zaini Zamrony
Syiar Islam

Balasan Amal Orang Kafir di Dunia dan Akhirat

by liputan9news
March 25, 2026
0

BANGKALAN | LIPUTAN9NEWS Orang Kafir apa bisa masuk surga? Surga disiapkan untuk orang yang bertaqwa, sebagaimana Neraka disiapkan untuk orang...

Read more
Ilustrasi Shalat Khusu'

Menuju Shalat yang Berkualitas Menurut Imam Al-Ghazali

October 31, 2025
Ilustrasi Materi Khutbah Jumat

Khutbah Jumat: Empat Fondasi Akhlak Mulia Menurut Imam Al-Ghazali

October 30, 2025
Ilustrasi Siti Masyitoh

Siti Masyitoh Wanita Mulia yang Wangi Makamnya Dipuji Rasulullah SAW

October 18, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2549
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur Bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar

Tokoh Muda Nahdliyin Sebut NU Bukan Komoditas, Muktamar Harus Steril dari Mainan Aktor Politik

April 15, 2026
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/3/2026). (Foto: Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Yaqut Disebut KPK Siapkan USD1 Juta untuk Pansus Haji DPR

April 15, 2026
Pikir Matang Sebelum Berhutang: Antara Kebutuhan dan Godaan Zaman

Pikir Matang Sebelum Berhutang: Antara Kebutuhan dan Godaan Zaman

April 15, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In