• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Hijrah: Mekah, Yatsrib, Indonesia

Hijrah: Mekah, Yatsrib, Indonesia

July 30, 2022
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, April 3, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Hijrah: Mekah, Yatsrib, Indonesia

liputan9news by liputan9news
July 30, 2022
in Uncategorized
A A
3
Hijrah: Mekah, Yatsrib, Indonesia
496
SHARES
1.4k
VIEWS

Jakarta, Liputan9 – Setiap dengar kata hijrah, yang ada di otak kelompok radikal adalah migrasi dari darul kufur ke darul islam sambil merasa darul tempat tinggalnya sekarang sebagai darul kufur. Padahal masalah hijrah bukan masalah darul-darulan, tapi masalah keamanan, keselamatan jiwa dan tempat membangun peradaban.

Rasulullah saw memerintahkan sebagian sahabat hijrah pertama kali dari Mekkah ke Habasyah, bukan karena Mekkah saat itu berstatus sebagai darul kufur dan Habasyah sebagai darul islam. Sebab, Habasyah saat itu dipimpin oleh Raja Najasyi yang beragama nasrani, serta mayoritas penduduknya beragama nasrani.

Sedang Mekkah dipuji Nabi Muhammad saw sebagai sebaik-baiknya bumi. “Demi Allah SWT, sesungguhnya engkau adalah sebaik-baiknya bumi Allah SWT dan bumi yang paling Allah sayangi. Kalaulah bukan karena dipaksa keluar, maka aku tidak akan meninggalkan engkau.” (HR at-Turmudzi, No. 3925). Jika seandainya Mekkah itu darul kufur, tidak mungkin menyandang status sebagai sebaik-baiknya bumi Allah swt.

BeritaTerkait:

Khutbah Jumat Pertama Nabi Muhammad SAW Saat Tiba di Madinah Penuh Pesan Takwa

Arus Balik dan Keutamaan Hijrah Berikut Tatacara dalam Perjalanan dalam Islam

Kiai Misbah Doakan Prabawo Subianto dari Tanah Suci Mekah

Dekat Ka’bah Akan Dibangun Bioskop, Apa Reaksi Dunia Islam?

Demikian pula pada hijrah kedua, dari Mekkah ke Yatsrib. Hijrah ini bukan masalah pindah dari darul kufur ke darul islam, akan tetapi pindah dari tempat yang tidak aman untuk membangun peradaban ke tempat yang kondusif untuk itu. Karena itu, Rasulullah saw mengganti nama Yatsrib menjadi Madinah yang mengandung makna keadaban, bukan mengganti nama Yatsrib menjadi darul islam, daulah islamiyah, khilafah, khilafah ‘ala minhajin nibuwwah, khilafah isisiyah, khilafah tahririyah, atau keemiran islam.

Jadi, konteks hijrah pada zaman Nabi Muhammad saw jauh dari hijrah yang dipahami oleh kelompok radikal. Bahkan kebalikannya, jika Rasulullah saw dan para sahabat hijrah dari tempat tidak aman ke tempat yang aman sehingga bisa membangun peradaban, kelompok radikal malah pindah dari daerah aman ke daerah konflik bersenjata dimana sulit bagi mereka untuk bisa membangun peradaban. Misalnya, hijrah dari Indonesia ke medan-medan pertempuran di Afghanistan, Suriah, Libya dan Yaman.

Seandainya Mekkah saat itu aman dan kondusif, mungkin Nabi saw dan para sahabat akan membangun peradaban di sana. Tidak perlu hijrah ke Yatsrib. Setelah futuh Mekkah 8 H, Mekkah menjadi daerah yang aman. Rasulullah saw bersabda: “Tidak ada lagi hijrah setelah kemenangan (Makkah) akan tetapi yang tetap ada adalah jihad dan niat. Maka jika kalian diperintahkan berangkat berjihad, berangkatlah.” (HR Bukhari).

Mekkah dan Madinah zaman kini adalah tempat yang aman dan damai. Tidak perlu lagi ada hijrah. Seperti halnya juga Indonesia. Indonesia negeri yang aman dan damai dimana keselamatan jiwa orang dijamin oleh negara. Indonesia mempunyai TNI, Polri, BIN dan BNPT untuk menjaga dan memelihara keamanan dan kedamaian tersebut yang membuat masyarakat merasa tenang menjalani kehidupan dan membangun peradaban.

Jihad pada masa Nabi saw serupa dengan operasi militer perang mempertahankan kedaulatan dan keutuhan negara. Jihad bukan aneksasi dan invasi ke negara lain. Aneksasi dan invasi ke negara lain baru terjadi pada masa setelah Rasulullah saw wafat yang berlatar belakang politik, bukan agama. Aneksasi dan invasi ke negara lain tidak pernah dicontohkan oleh Nabi saw, sehingga hukum asal jihad adalah pertahanan dan keamanan (defensif).

Di Indonesia, pada dasarkan pertahanan dan keamanan menjadi tanggungjawab bersama yang dikenal dengan istilah pertahanan dan keamanan rakyat semesta (hankamrata). Dalam bahasa agama, jihad mempertahankan kedaulatan dan keutuhan negara Indonesia kewajiban warga negara, yang secara khusus, legal dan formal melalui institusi TNI ditambah komando cadangan. Setiap warga negara yang mau dan mampu, dapat mendaftar menjadi anggota TNI dan komando cadangan.

Seperti Mekkah dan Madinah, Indonesia bukan darul kufur, bukan pula darul islam. Indonesia adalah darul aman. Tempat orang membangun peradaban dengan tenang dan nyaman. Sambil bersiap-siap untuk berjihad mempertahankan kedaulatan dan keutuhan negara dari invasi negara lain dengan menjadi anggota TNI dan komando cadangan.

Oleh: Ayik Heriansyah, Penulis Buku dan Aktifis Kontra Radikalisme

Tags: Ayik HerianstahHijrahMadinahMekkahYatsrib
Share198Tweet124SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Masjid Nabawi
Khutbah

Khutbah Jumat Pertama Nabi Muhammad SAW Saat Tiba di Madinah Penuh Pesan Takwa

by liputan9news
December 16, 2025
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Madinah adalah kota yang tidak hanya menyimpan sejarah, tetapi juga menyinarkan ketenangan spiritual. Di sanalah Rasulullah SAW...

Read more
Toleransi yang Benar: Tidak Ada Paksaan Pakai Baju Natal Bagi Karyawan di Perhotelan dan Pertokoan

Arus Balik dan Keutamaan Hijrah Berikut Tatacara dalam Perjalanan dalam Islam

April 6, 2025
Kiai Misbah Doakan Prabawo Subianto dari Tanah Suci Mekah

Kiai Misbah Doakan Prabawo Subianto dari Tanah Suci Mekah

October 12, 2024
Mekkaf-Al Baraj

Dekat Ka’bah Akan Dibangun Bioskop, Apa Reaksi Dunia Islam?

August 29, 2024
Load More

Comments 3

  1. azirebt says:
    3 years ago

    Ofipiipa Uyepofi jte.glbh.liputan9.id.hfg.tb http://slkjfdf.net/

    Reply
    • liputan9news says:
      3 years ago

      oke

      Reply
  2. finessa says:
    1 month ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In