• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Khilafah Dalam Islam: Manhajin Nubuwah Fase Kedua, Perspektif Hadits (Part 4)

Khilafah Dalam Islam: Manhajin Nubuwah Fase Kedua, Perspektif Hadits (Part 4)

February 20, 2023
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Khilafah Dalam Islam: Manhajin Nubuwah Fase Kedua, Perspektif Hadits (Part 4)

Oleh: KH. Khotimi Bahri

liputan9news by liputan9news
February 20, 2023
in Uncategorized
A A
1
Khilafah Dalam Islam: Manhajin Nubuwah Fase Kedua, Perspektif Hadits (Part 4)
495
SHARES
1.4k
VIEWS

Mewasdapai propaganda sesat HTI tentang khilafah
Banyak klaim gerakan yang mengatasnakan penegakan khilafah ‘ala manhajin nubuwah fase kedua. Seperti isyarat dalam hadits Imam Ahmad bahwa setelah fase mulkan ‘addhan dan jabbariyun, kepemimpinan akan kembali ke manhaj nabawi sebagaimana era khulafaur rosyidien. Ini tidak dipungkiri lagi kebenarannya dan ini sudah menjadi khobar nubuwah. Hanya saja tidak sedikit gerakan-gerakan politik yang mendompleng khobar nubuwah ini. Sebenarnya apa isyarat Rosul terkait khilafah ini?

Dalam salah satu sabdanya beliau menegaskan:
“Sungguh akan saling membunuh tiga orang di sisi perbendaharaan kalian. Mereka semua adalah putra mahkota khalifah (penguasa). Tapi tak seorangpun diantara mereka yang berhasil menguasainya. Kemudian munculah bendera hitam dari arah timur lantas mereka memerangi kalian (orang Arab) dengan suatu peperangan yang belum pernah dialami oleh kalian sebelumnya. Maka jika kalian melihatnya (kemunculan kholifah) berbaiatlah walaupun dengan merangkak diatas salju karena dia adalah khalifah Allah al-Mahdi (Riwayat Tsauban)

Dalam isyarat ini jelas bahwa khalifah akan muncul hampir bersamaan dengan huru-hara perebutan tahta kerajaan. Menurut beberapa pakar tahta ini adalah tahta kerajaan yang menguasai tanah suci. Jadi sebutan putra mahkota kholifah adalah sebutan untuk putra mahkota raja (kholifah : raja). Sebab kholifah yang akan membangun kekhifahan ‘ala manhajin nubuwah sebagaimana khulafaur rosyidin disebut Rosulullah dengan “kholifah Allah al-Mahdi”.

BeritaTerkait:

Fenomina Kiai Imam Jazuli Ditengah Kemelut NU (Catatan Kiritis terhadap Surat Terbuka Abuya Mama KH Abdullah El Bashar)

PNIB Minta Waspadai HTI Pengusung Khilafah, Sasar Medsos sebagai Alat Propaganda Generasi Muda

PNIB: Rakyat Indonesia Patut Bersyukur Punya Densus 88, Selalu Jaga Keamanan dari Ancaman Terorisme seluruh Indonesia dari Aceh Hingga Papua

Pelajar SMA Menjadi Terduga Terorisme, PNIB: Waspada Perekrutan Wahabi dan Khilafah melalui Medsos

Siapakah kholifah Allah al-Mahdi yang akan membangun kekhalifahan ‘ala manhajin nubuwah?

Simak hadits Rosulullah : “Sungguh bumi ini akan dipenuhi kedzaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kedzaliman dan kesemena-menaan telah penuh maka Allah akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari keturunanku, namanya seperti namaku, dan nama bapaknya sama seperti nama bapakku. Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran sebagaimana telah dipenuhi sebelumnya oleh kedzaliman dan kesemena-menaan” (Shahih al-Jami, 5073)

Kapan kehalifahan itu akan turun untuk membebaskan manusia dari kedzaliman dan membangun kehidupan dengan kemakmuran dan keadilan? Serta dimana pusat pemberangkatannya?

Dalam sebuah hadits diceritakan :” Wahai Ibnu Hawalah, jika engkau melihat kekhalifahan turun di bumi al-maqdis (Baitul Maqdis) maka itu pertanda telah dekatnya berbagai guncangan, kegundahan, dan peristiwa-peristiwa besar. Bagi umat manusia kiamat lebih dekat bagi mereka daripada dekatnya telapak tanganku dengan kepalamu ini ” (HR. Abu Dawud)

Isyarat nubuwah bahwa kekhalifahan ‘ala manhajin nubuwah dibawah Imam Mahdi (yang berasal dari dzurriyah Rosul) meliputi seluruh dunia lintas teritorial negara.

” Kalian akan memerangi semenanjung Arabia, lalu Allah akan menaklukannya untuk kalian, setelah itu Persia, dimana Allahpun akan menaklukannya untuk kalian, kemudian Romawi dimana Allah akan menaklukannya untuk kalian, kemudian kalian memerangi dajjal dimana Allah akan menaklukannya untuk kalian” (HR. Muslim, Ahmad, Ibnu Majah)

Ini mempertegas akan kemunculan kembali khilafah ‘ala manhajin nubuwah ditangan dzurriyah Rosul sebagai Imam Mahdi yang akan berhadapan dengan dajjal dan akan memimpin dunia. Bukan dalam konteks lain

Maka hentikan klaim pejuang Islam untuk meneggakkan sistem Islam (khilafah). Apalagi disertai tudingan liberalis, sosialis, sistem kufur, toghut dan lain-lain terhadap yang berbeda. Siapa kita jika dibandingkan dengan para sahabat Rosulullah. Sahabat Rosulullah saja diminta tetap taat, tidak melakukan bughot, tidak membuat pemerintahan baru, tidak mengganti sistem. Padahal dengan jelas Rosulullah menerangkan bahwa mereka akan menjumpai pemerintahan/sistem, yang mengganti sistem pemerintahan khulafaur rosyidien (yang ‘ala manhajin nubuwah) dengan model kerajaan atau dinasti.

Ini menunjukkan bahwa sistem itu ijtihadi bukan tauqifi, tapi membangun keadilan dan kemakmuran itulah yang tauqifi. Bersambung !!

KH. Khotimi Bahri, Syuriah PCNU Kota Bogor, Ketua Komisi I MUI Kota Bogor, Penasehat Barisan Kesatria Nusantara (BKN), dan Staf Pengajar Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Napala Bogor.

Tags: HaditsKhilafahKhotimi Bahri
Share198Tweet124SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Imam Jazuli
Opini

Fenomina Kiai Imam Jazuli Ditengah Kemelut NU (Catatan Kiritis terhadap Surat Terbuka Abuya Mama KH Abdullah El Bashar)

by liputan9news
December 27, 2025
0

BOGOR | LIPUTAN9NEWS Belakangan Kiai Imam Jazuli (selanjutnya saya sebut kiai Imjaz) banyak mendapat sorotan. Mayoritas mengkritisi secara keras bahkan...

Read more
PNIB

PNIB Minta Waspadai HTI Pengusung Khilafah, Sasar Medsos sebagai Alat Propaganda Generasi Muda

October 8, 2025
PNIB: Rakyat Indonesia Patut Bersyukur Punya Densus 88, Selalu Jaga Keamanan dari Ancaman Terorisme seluruh Indonesia dari Aceh Hingga Papua

PNIB: Rakyat Indonesia Patut Bersyukur Punya Densus 88, Selalu Jaga Keamanan dari Ancaman Terorisme seluruh Indonesia dari Aceh Hingga Papua

August 7, 2025
PNIB

Pelajar SMA Menjadi Terduga Terorisme, PNIB: Waspada Perekrutan Wahabi dan Khilafah melalui Medsos

May 27, 2025
Load More

Comments 1

  1. Pingback: Khilafah Dalam Islam: Perspektif Hadits Nabawi (Part 3) - Liputan 9

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In