• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Kiai Said

Kiai Said: Waspadai Metamorfosa Gerakan Cyber Attack dan Digital Terorism

August 16, 2024
Pasangan KH Said Aqil Siroj dan KH Zulfa Mustofa (Foto: Ilustrasi/MSN)

Menimbang Formasi Ideal Kepemimpinan PBNU; Rais Aam KH. Said Aqil Siroj dan Ketua Umum KH. Zulfa Mustofa

February 2, 2026
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, February 3, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Kiai Said: Waspadai Metamorfosa Gerakan Cyber Attack dan Digital Terorism

liputan9news by liputan9news
August 16, 2024
in Uncategorized
A A
0
Kiai Said

Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj MA, Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) dan Lembaga persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK)/Foto: Liputan9news-Akbar

510
SHARES
1.5k
VIEWS

Jakarta, LIPUTAN 9 NEWS
Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) dan Lembaga persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK) Bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan kajian mendalam terkait Metamorfosa Gerakan dan Paham Radikal Terorisme dan Beberapa Upaya Mitigasinya. Kegiatan Tersebut di selenggarakan di Hotel Royal Kuningan Jakarta, pada hari, Kamis (15/08/24).

Ketua Umum LPOI dan LPOK, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj MA, dalam pidatonya menyampaikan bahwa “Fenomena Pembubaran Jamaah Islamiyah dan keberadaan “Zero Terorism Attact” merupakan pertanda lahirnya babak baru penyebarluasan Ideologi Radikal, Intoleransi, Ektremisme dan Terorisme, yang bergerak massif secara terselubung dan undercover.

Menurut Kiai Said “Indeks Potensi Radikalisme” bukan pertanda perang terhadap Gerakan dan Paham Radikal Terorisme berakhir. Kelompok Intoleran dan Radikal Terorisme kini tengah menyusup, bergerak senyap dan mengkonsolidasikan kekuatannya dengan Strategi Infiltrasi dan Akuisisi disemua sector kehidupan sosial, ekonomi, politik, kebudayaan, kesehatan, Pendidikan, pertahan dan keamanan.

BeritaTerkait:

Menimbang Formasi Ideal Kepemimpinan PBNU; Rais Aam KH. Said Aqil Siroj dan Ketua Umum KH. Zulfa Mustofa

Road to Muktamar ke-35 NU: KH Said Aqil Siroj Dinilai Paling Memenuhi Kriteria Rais Aam PBNU

Dari Forum Dunia, Kiai Said Kirim Pesan untuk NU

Kesatuan Umat Islam antara Keragaman Mazhab dan Penolakan atas Klaim Monopoli Kebenaran

“Kelompok Intoleran dan Kelompok Radikal Terorisme tengah berusaha merebut dan mengambil alih kepemimpinan disemua sector dan menguasai seluruh sumberdaya yang ada di Negeri ini. Mereka tengah melakukan metamorfosa gerakan dari yang bersifat frontal konfrontatif menjadi bersifat “low explosives-high impact (Rendah Ledakan-Berdampak Tinggi),” ujarnya didepan para hadirin yang hadir.

Lebih lanjut, Ketua Umum PBNU (masa khidmat 2010-2021) itu menegaskan pernyataannya bahwa “Para Penyelenggara Negara, Aparat Penegak Hukum dan Khususnya BNPT harus lebih waspada dan melakukan screening secara lebih detail terhadap sel sel Intoleransi dan Sel Sel Radikal Terorisme yang bergerak lebih leluasa di ruang publik.

“Sel sel tersebut tidak lagi menunjukkan tampang garang dan bergerak secara sembunyi sembunyi, tetapi dengan terang benderang mereka bergerak menggunakan berbagai identitas dan cover, baik sebagai politisi, polisi, tantara, pebisnis, pendidik, agamawan dan atau profesi lainnya,” ucapnya.

Selain itu, Kiai Said juga menjelaskan bahwa Maraknya “Cyber Attack (Serangan Siber) dan Digital Terorism”, yang dibarengi dengan pressure terhadap Imunitas Ideologi Warga Bangsa Indonesia, ditengah serbuan Ideologi Transnasional, bila dibiarkan dan tidak diantisipasi, berpotensi mampu meretakkan kedaulatan nasional bangsa Indonesia dan mengacaukan kesatuan dan persatuan Indonesia.

“Kedaulatan Digital harus diprioritaskan selain keberadaan kedaulatan teritorial yang juga harus di Jaga,” tutur pengasuh Ponpes Luhur Al-Tsaqafah Jakarta Selatan itu.

Pada moment tersebut Kiai Said juga mengingatkan bahwa benang kusut perbedaan pandangan dan pilihan Politik harus diakhiri dan rasa persaudaraan sebagai sesama warga bangsa harus segera dipulihkan kembali, demikian halnya visi kebangsaan mendesak untuk ditancapkan. Seluruh Steakeholder bangsa harus mewaspadai kemungkinan terjadi turbulensi pasca pilpres, khususnya di momentum transisi kepemimpinan beberapa bulan kedepan.

“Dampak Krisis Global dan Residu Politik Pilpres 2024, harus segera di mitigasi dan di solusikan bersama, sehingga persatuan dan kesatuan nasional dan masa depan Bangsa tidak terkoyak,” kata Kiai Said yang Mustasyar PBNU.

“Momentum tersebut sangat mungkin akan muncul berbagai riak riak aspirasi rakyat untuk pertanggung jawaban kepemimpinan nasional dan munculnya berbagai negosiasi posisi dan jabatan kepemimpinan baru.” Imbuh Kiai Said yang juga Ketua Dewan Pembina LADISNU.

Lalu, pada akhir pidatonya, Kiai Said mengajak semua pihak dan mengundang semua tim pemerintahan baru, untuk bersama-sama menyusun road map (peta jalan) pembangunan Indonesia. Dengan melibatkan seluruh stakeholder bangsa dan membangun konsensus nasional untuk masa depan Indonesia yang lebih baik. Kata Kiai Said, agar kedepan Blue Book Pembangunan bukan hanya menjadi domain penyelenggara negara saja. Tetapi menjadi domain semua pihak untuk kemajuan Bersama.

“LPOI dan LPOK Siap menjadi konsolidator diplomasi dunia Islam di kancah internasional, sekaligus menjadi orkestrator harmoni pembangunan nasional untuk kebaikan bersama,” pungkasnya. (*/MSN) 

Tags: Digital TerorismGerakan Cyber AttackKH. Said Aqil SirojLPOILPOKMetamorfosa Gerakan
Share204Tweet128SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Pasangan KH Said Aqil Siroj dan KH Zulfa Mustofa (Foto: Ilustrasi/MSN)
Opini

Menimbang Formasi Ideal Kepemimpinan PBNU; Rais Aam KH. Said Aqil Siroj dan Ketua Umum KH. Zulfa Mustofa

by liputan9news
February 2, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum penentuan arah jam’iyyah di tengah perubahan...

Read more
Road to Muktamar ke-35 NU: KH Said Aqil Siroj Dinilai Paling Memenuhi Kriteria Rais Aam PBNU

Road to Muktamar ke-35 NU: KH Said Aqil Siroj Dinilai Paling Memenuhi Kriteria Rais Aam PBNU

January 24, 2026
Dari Forum Dunia, Kiai Said Kirim Pesan untuk NU

Dari Forum Dunia, Kiai Said Kirim Pesan untuk NU

January 21, 2026
KH Said Aqil Siroj

Kesatuan Umat Islam antara Keragaman Mazhab dan Penolakan atas Klaim Monopoli Kebenaran

January 21, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Pasangan KH Said Aqil Siroj dan KH Zulfa Mustofa (Foto: Ilustrasi/MSN)

Menimbang Formasi Ideal Kepemimpinan PBNU; Rais Aam KH. Said Aqil Siroj dan Ketua Umum KH. Zulfa Mustofa

February 2, 2026
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In