• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Maulid Nabi, Tradisi, Syaikh Ali Jum’ah dan Lubernya Barokah.

Maulid Nabi, Tradisi, Syaikh Ali Jum’ah dan Lubernya Barokah.

September 10, 2024
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Amaliah NU

Maulid Nabi, Tradisi, Syaikh Ali Jum’ah dan Lubernya Barokah.

Oleh: Aguk Irawan MN

liputan9news by liputan9news
September 10, 2024
in Amaliah NU
A A
0
Maulid Nabi, Tradisi, Syaikh Ali Jum’ah dan Lubernya Barokah.

Syaikh DR. Ali Jum'ah Muhammad Abdul Wahhab

521
SHARES
1.5k
VIEWS

LIPUTAN9.ID – Pada Minggu malam yang dingin di ndalem Habib Hilal Krapyak, Ahad 8 Oktober 2023 ada yang begitu syahdu. Lebih dari sekadar perjumpaan dengan Masayikh Al-Azhar, yang mendebarkan bagi kami santri-santrinya, saat bisa merapat dengan jarak yang sangat dekat, menatap, kemudian bertemu dan mencium tangan satu persatu, tetapi disana juga tersuguhkan haflah Maulid Nabi dengan yang cara sangat istimewa.

Saat sholawat dan tholaal badru dikumandangkan, berdirilah para hadirin, lalu ubarampe berupa “tumpeng grebek maulid” yang terdiri dari makanan, buah-buahan, telur, beserta aroma wangi taburan melati serta asap menyan menyeruak semerbak bak kasturi. Sungguh menggetarkan. Apalagi acara ditutup dengan saling berebut uang lima ribuan.

Saat itu saya perhatikan dua pasang mata guru kami, Syaikh Ali Jum’ah, mantan mufti itu. Sungguh berbinar-binar dan bibirnya terus mengulas senyum, tanda bahagia. Sebuah ekpresi cinta dan kerinduan kepada Rasulallah yang memancar dari wajahnya.

BeritaTerkait:

Setelah “Islah”?

Kiai Zulfa Mustofa Kunjungi Sejumlah Pondok Pesantren di Jawa Timur

Air Mata yang Belum Diakui

NU, Organisasi dan Arogansi

Tentu saja antara tradisi, ekpresi, cinta, dan haflah maulid, selain memilki garis hubung spiritual yang menjadi titik tolak bertemunya doktrin tasawuf, juga punya jejak historis yang panjang, terutama di Nusantara. Dahulu kala tradisi grebek maulid, sebagaimana yang dituturkan Babad Jawi, terjadi pertama kali saat Kanjeng Sunan Bonang meresmikan Masjid Jami’ Kadilangu Demak Bintoro. Seperangkat tumpeng raksasa dibuat dan diarak dari Keraton Ke Masjid.

Tumpeng (tumindak kang lempeng) adalah sebuah simbol gunung, dan jejak hidup manusia yang amat berjasa pada umat, kehadirannya mirip seperti gunung itu. Untuk meneladaninya orang perlu menghadirkan dirinya yang telah wafat, tetapi sebanyak apapun orang berkumpul tak bisa merangkul gunung, oleh karena itu gunung mesti dibuat miniatur, dan itu adalah tumpeng, kata Sunan Ampel suatu waktu kepada putranya Sunan Bonang agar tradisi tumpengan Kapityan dilanjutkan.

Supaya bisa dibedakan antara tumpeng penganut agama terdahulu pra-islam yang menamanai diantaranya dengan tumpeng tantra dan bhirawa, Kangjeng Sunan Ampel mengganti nama tersebut dengan tumpeng Ambyok (Ambiya) dan Rangsulan (Rasul) sebagai simbol insan paripurna teladan umat islam. (Babad Tanah Jawi, versi Drajat; EAP 061/2/54).

Karena itu sejatinya orang yang menghidangkan tumpeng dalam ritual kebudayaannya, itu sejatinya adalah sedang membaca sirah Nabi dan Rasul, karena figur tersebut dalam Kitab Maulid disebut, mahma tafanna tassifuu fii wasfihi, yafna zamanu fi washfihi lam yushafi (aduhai, hingga habis umur kita untuk menyebut-nyebut sifat baiknya Nabi tidaklah cukup bisa menyebutkan semuanya…”

Lalu kenapa telur? Telur sebagai lambang dari “wiji dadi” atau benih terjadinya manusia, maka proses kehadirannya harus terus dingatkan, supaya kita tahu hak dan kewajiban sebagai manusia. Mengingat manusia adalah makhluk yang istimewa, yang karenanya Iblis dahulu kala diminta Allah untuk bersujud kepadanya.

Janin atau simbolisme telur yang disebut sebagai cikal bakal ini pada mulanya adalah spermatoza yang jumlahnya sekitar 300 juta calon manusia, menurut ilmuwan biologi, kemudian setelah nberjalan sejauh 9 mil menuju ovum yang memiliki autosom X yang selamat hanya 10, dan dalam waktu dua haru setelah keluar dari indung telur hanya selamat satu.

Itu artinya untuk memasuki kehidupan alam kandungan, maka terdapat 300 juta kurang satu yang harus mengalami kematian. Oleh karenanya kita yang sudah terlahir di dunia ini disebut sebagai manusia pilihan, karena proses menuju janin kita disaring dengan ketat dan kitalah yang keluar di muka bumi ini, sehingga sangat naif kalau menyianyiakan kesempatan baik untuk berjuang.

Sungguh seakan ada simpul ikatan makna dan sanad keilmuan dari Kanjeng Sunan Ampel abad 14 itu hadir kembali pada ke Syaikh Ali Jum’ah, ketika beliau menyampaikan mauidlohnya dan mengatakan; “Dua telur yang saya dapatkan ini, akan terus saya pegang erat agar tak hilang dan akan saya bawa ke hotel untuk dimakan dengan sepenuh doa.

Semoga dengan barokahnya Kanjeng Nabi melalui haflah maulid ini, jiwa-raga saya menjadi lebih baik dan diri saya menjadi salah satu penerima berkah pancaran cahaya dari kemilau cahaya-cahaya yang tak pernah padam pada semesta ini. Aku percaya kepada berkah—yang selalu menakjubkan, menakjubkan, dan menakjubkan….” Pungkasnya.

Aguk Irawan MN, santri Alumni Darul Ulum, Langitan. Pernah kuliah jurusan Aqidah-Filsafat di Al-Azhar University Cairo dan Sekolah Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga. Pengajar Antropologi-budaya di STIPRAM Yogyakarta, serta di Ma’had Aly KH. Ali Maksum Krapyak dan STAI Pandanaran Yogyakarta. Buku terbarunya terbit di penerbit Mizan Group; Genealogi Etika Pesantren, Kajian Intertekstual (2018) dan Sosrokartono, Sebuah Biografi Novel (2018).

Tags: Aguk Irawan MNAjaranAl-Azhar MesirBarokahBudayaMaulid NabiSyaikh DR. Ali Jum'ah Muhammad Abdul WahhabTradisi
Share208Tweet130SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Rais Aam PBNU KH Miftachul Achyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf sepakat islah dan mengakhiri konflik internal dalam pertemuan yang digagas kiai sepuh di Lirboyo, Kediri, Kamis (25/12/2025). (Foto: ist/Ai/MSN)
Opini

Setelah “Islah”?

by liputan9news
January 2, 2026
0

YOGYAKARTA | LIPUTAN9NEWS Kata—"ishlah"—pernah amat menggembirakan nahdliyin, bagai janji tentang siang yang teduh. Ia disambut, dengan kelegaan bersama, tak hanya...

Read more
Penjabat (Pj.) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Zulfa Mustofan menyambangi sejumlah pesantren di Jawa Timur. (Foto: Dok. PBNU).

Kiai Zulfa Mustofa Kunjungi Sejumlah Pondok Pesantren di Jawa Timur

December 19, 2025
Siklon tropis melanda Sumatra (27/11/2025), sebabkan banjir bandang & longsor. 61 tewas, 100 hilang, ribuan mengungsi. Akses terputus, upaya penyelamatan terkendala. (Foto: ANTARA/Syifa Yulinnas/foc).

Air Mata yang Belum Diakui

December 1, 2025
NU, Organisasi dan Arogansi

NU, Organisasi dan Arogansi

November 25, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In