• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Benarkah Berdzikir untuk Menghadirkan Khodam?

Mendeteksi Pemahaman Keagamaan Melalui Tradisi dan Gerakan

May 28, 2025
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Mendeteksi Pemahaman Keagamaan Melalui Tradisi dan Gerakan

Oleh: K. Ahmad Suhadi

liputan9news by liputan9news
May 28, 2025
in Opini
A A
0
Benarkah Berdzikir untuk Menghadirkan Khodam?

Ahmad Suhadi, S.Pd.I, Ketua Ikatan Mubaligh-mubalighoh Nusantara (IMMAN) DPD Kabupaten Bogor dan Katib JATMAN Kabupaten Bogor.

504
SHARES
1.4k
VIEWS

Jakarta | LIPUTAN9NEWS

Kemunculan faham keagamaan sejak awal, dari mulai wafatnya Rosulullah hingga terjadi tahkim dimasa kekholifahan Ali bin Abi Tholib dan berlanjut hingga kini, semua itu tidak lepas dilatarbelakangi oleh gerakan politik, tidak berlebihan jika hukum Islam muncul akibat dari pergulatan politik sehingga teks-teks ayat dan hadits ditafsirkan berdasarkan perspektif komunitas keorganisasian suatu kelompok.

Pergulatan politik benih-benihnya mulai muncul sebagai embrio di masa Rosulullah ketika itu rosul akan membagikan ghonimah, muncul seorang pemuda protes kepada Rosul yang dianggapnya Nabi tidak adil dalam pembagian ghonimah. Pemuda tersebut bernama Dzul Khuwaishirah, seorang muslim pedesaan yang merasa dirinya lebih baik daripada Rasulullah Muhammad SAW, Sehingga tak ragu memberikan koreksi pada beliau. Nama Dzul Khuwaishirah populer di kalangan kaum Muslimin tatkala terjadi pembagian hasil rampasan perang Hunain.

Kemunculan Dzul Khuwaishiroh sebagai embrio pemikiran ekstrim sehingga jadi cikal-bakal kemunculan sekte khowarij yang mana kemunculannya menjadi catatan kelam dalam gerakan pemikiran dan gerakan keislaman yang kaku. Kenapa kemunculan gerakan khowarij ini menjadi ekstrim? Karena secara gerakan dan pemikiran tidak lagi memegang prinsif tasamuh (toleran), tawasuth (adil), tawazun (pertimbangan objektif).

BeritaTerkait:

Kiai Zulfa Mustofa Kunjungi Sejumlah Pondok Pesantren di Jawa Timur

Adab dan Adat: Ruh yang Menyatu dalam Tradisi Pesantren

Krisis Gerakan Islam Hidroponik

Keistimewaan Malam 1 Rajab: Momentum Spiritual dan Tradisi Islam Nusantara

Akhirnya khowarij menghalalkan segala cara atas nama agama untuk membantai sesama Islam. Lebih kentaranya gerakan khowarij kapan dan dimanapun akan selalu mengganggu kedaulatan negara yang sah melalui cara mencaci maki dan menghina kepemimpinan dalam kedaulatan suatu bangsa.

Dengan pemikiran khowazij di atas, akhirnya universitalitas ajaran agama yang dibawa Rosulullah tercederai oleh gerakan kaku dan ekstrim ala khowarij. Dari sinilah setiap gerakan yang mengatas namakkan organisasi akan mudah dideteksi karena dibalik gangguan yang mereka lontarkan kepada pemerintah yang sah ada kepentingan komoditi dan kepentingan politik kekuasaan. Akhirnya negara akan rusuh dan terjadi huru-hara dimana-mana dengan alasan tidak percaya kepada pemimpinnya.

Bersambung…………!

Kiai Ahmad Suhadi, S.Pd.I, Ketua Ikatan Mubaligh-mubalighoh Nusantara (IMMAN) DPD Kabupaten Bogor dan Katib JATMAN Kabupaten Bogor.

Tags: gerakanTradisi
Share202Tweet126SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Penjabat (Pj.) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Zulfa Mustofan menyambangi sejumlah pesantren di Jawa Timur. (Foto: Dok. PBNU).
Nasional

Kiai Zulfa Mustofa Kunjungi Sejumlah Pondok Pesantren di Jawa Timur

by Moh. Faisal Asadi
December 19, 2025
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Penjabat (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa melakukan kunjungan sejumlah Pondok Pesantren...

Read more
Tuhan pun Mau Diajak Bernegosiasi: Hikmah Isra-Mi’raj

Adab dan Adat: Ruh yang Menyatu dalam Tradisi Pesantren

December 16, 2025
Ayik Heriansyah: Doktrin al Wala wal Bara Sebabkan Prasangka Buruk Terhadap Umat Islam

Krisis Gerakan Islam Hidroponik

July 11, 2025
Foto: Ilustrasi Bulan Rajab

Keistimewaan Malam 1 Rajab: Momentum Spiritual dan Tradisi Islam Nusantara

December 31, 2024
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In