• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Ketum PBNU Gus Yahya dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Achyar (Instagram/@yahyacholilstaquf)

Minimnya Kehadiran Ulama dan PWNU, Kiai Imjaz: Indikasi Serius Lemahnya Dukungan Kultural dan Struktural Terhadap Kepemimpinan Gus Yahya

November 25, 2025
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Minimnya Kehadiran Ulama dan PWNU, Kiai Imjaz: Indikasi Serius Lemahnya Dukungan Kultural dan Struktural Terhadap Kepemimpinan Gus Yahya

liputan9news by liputan9news
November 25, 2025
in Nasional
A A
0
Ketum PBNU Gus Yahya dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Achyar (Instagram/@yahyacholilstaquf)

Ketum PBNU Gus Yahya dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Achyar (Instagram/@yahyacholilstaquf)

580
SHARES
1.7k
VIEWS

CIREBON | LIPUTAN9NEWS
Dinamika internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) baru-baru ini memperlihatkan ketegangan antara struktur tertinggi (Syuriah yang dipimpin Rais Aam KH Miftachul Akhyar) dan eksekutif (Tanfidziyah yang dipimpin Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya).

Konflik ini bermula dari mosi tidak percaya Syuriah terhadap Ketua Umum Tanfidziyah, yang berujung pada permintaan pengunduran diri yang tidak diindahkan, memicu serangkaian peristiwa yang menguji marwah organisasi.

“Langkah awal Syuriah dan Rais Aam yang meminta Gus Yahya untuk mengundurkan diri secara baik-baik merupakan tindakan bijaksana yang mengedepankan etika dan penyelesaian internal demi menjaga marwah PBNU di mata public,” kata Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, KH. Imam Jazuli.

Ia melanjutkan, dalam struktur NU, Syuriah adalah badan legislatif dan yudikatif tertinggi yang mengawasi Tanfidziyah, sehingga keputusannya bersifat mengikat. Imbauan ini didasari adanya dugaan “pelanggaran berat” berupa menyusupnya agen zionisme dan tata kelola keuangan yang melanggar hukum syara’ yang dinilai merugikan organisasi.

BeritaTerkait:

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

“Permintaan mundur ini memberikan kesempatan bagi Ketua Tanfidziyah untuk introspeksi atau menjelaskan duduk perkaranya dalam forum internal yang tertutup, sehingga konflik tidak meluas ke ranah publik. Ketua Tanfidziyah, alih-alih mengindahkan himbauan tersebut, justru menolak keputusan Syuriah, menyebut rapat Syuriah tidak sah dan tidak berwenang memecatnya,” ujar Kiai Imam.

Gus Yahya, lanjut Pengurus PBNU periode 2010-2015 ini, kemudian mengambil langkah politis dengan menggalang kekuatan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di Surabaya. Namun, upaya ini dinilai sepi dukungan dan tidak efektif.

“Laporan media mengindikasikan bahwa meskipun Gus Yahya mengumpulkan para Ketua PWNU se-Indonesia, banyak di antara mereka yang memilih untuk tidak hadir dalam pertemuan di Surabaya tersebut. Hanya 11 Ketua PWNU saja yang hadir,” ungkapnya.

Maka, menurut Kiai Imam, hal tersebut bertentangan dengan klaim dukungan penuh dari jajaran PWNU se-Indonesia. Ketidakhadiran yang signifikan ini dapat diartikan sebagai kurangnya soliditas dukungan struktural dari seluruh PWNU.

Bahkan, manuver selanjutnya Gus Yahya mengundang sekitar 76 alim ulama ke PBNU, namun dari Sumber terpercaya yang ia dapat, menyebutkan hanya 5 ulama yang hadir dari semestinya 76 undangan. Kelimanya itu adalah Gus Ghofur, Kiai Said Asrori, Gus Athoillah, Kiai Ubaidillah Shodaqoh, dan Syeh Ali Akbar Marbun.

Ketidakhadiran mayoritas ulama, termasuk beberapa Mustasyar PBNU, lanjut Kiai Imam, menimbulkan keraguan serius terhadap dukungan kultural (para kiai dan ulama senior) terhadap kepemimpinan Gus Yahya.

“Sekali lagi, fakta rendahnya partisipasi, baik dari segi struktural (ketua PWNU) maupun kultural (alim ulama), dalam pertemuan-pertemuan yang diadakan Gus Yahya di tengah krisis kepemimpinan, menjadi bukti kuat betapa lemahnya dukungan penuh dari seluruh elemen Nahdlatul Ulama. Dan, ini memperkuat argumen bahwa basis dukungan Gus Yahya, meskipun ada, tidak sebulat suara seperti yang diklaim,” ujarnya.

Kiai Imam melanjutkan, melihat respons Ketua Tanfidziyah yang tidak kooperatif dan bahkan terkesan “melawan” (sebagaimana istilah dalam permintaan, ‘mbahlelo’), Syuriah segera mengambil sikap tegas. Langkah Syuriah sebaiknya segera mengadakan pleno Syuriah untuk memberhentikan Ketua Tanfidziyah dan mengangkat Pejabat Sementara (Pjs) adalah puncak dari langkah bijaksana dalam menegakkan aturan organisasi.

“Untuk memastikan bahwa keputusan pimpinan tertinggi (Rais Aam dan Syuriah) dihormati dan dijalankan, perlu ditegakkan aturan dengan tindakan disiplin lanjutan, sebagai upaya mencegah potensi kerusakan lebih lanjut akibat konflik berkepanjangan dan dugaan pelanggaran berat,” katanya.

Maka, menurtnya, pengangkatan Pjs dan pendaftaran perubahan struktur di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) merupakan tindakan administratif yang sah secara hukum untuk memastikan keberlangsungan organisasi dan menghindari kevakuman kepemimpinan.

Dengan langkah-langkah tersebut, kata Kiai Imam, maka Syuriah dan Rais Aam PBNU menunjukkan kebijaksanaan yang berimbang antara mengedepankan etika internal dan ketegasan struktural. Mereka, lanjut dia, telah memberikan kesempatan penyelesaian secara musyawarah, namun ketika tidak diindahkan, mereka menggunakan mekanisme organisasi yang sah (pleno) untuk mengambil keputusan demi menjaga marwah dan stabilitas PBNU.

“Dukungan dari berbagai elemen NU, termasuk Poros Muda NU, terhadap keputusan Rais Aam semakin memperkuat legitimasi tindakan Syuriah tersebut,” pungkas Kiai Imam.

(Ai/Msn)

Tags: Gus YahyaImam JazuliKetua Umum PBNURais Aa
Share232Tweet145SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)
Internasional

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

by liputan9news
February 2, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan, sikap PBNU...

Read more
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

January 30, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In