• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Ngaji Kitab Hikam, Mudir JATMAN DKI: Jangan Campuri Urusan Allah

Ngaji Kitab Hikam, Mudir JATMAN DKI: Jangan Campuri Urusan Allah

August 20, 2022
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Tasawuf

Ngaji Kitab Hikam, Mudir JATMAN DKI: Jangan Campuri Urusan Allah

liputan9news by liputan9news
August 20, 2022
in Tasawuf
A A
0
Ngaji Kitab Hikam, Mudir JATMAN DKI: Jangan Campuri Urusan Allah

KH. MUHAMMAD DANIAL NAFIS, MSI., Pengasuh Zawiyah Arraudhah Ihsan Foundation

511
SHARES
1.5k
VIEWS

Jakarta, Liputan9.id – Mudir Idaroh Wustho JATMAN DKI jakarta KH. Muhammad Danial Nafis dalam kajian Kitab Al-Hikam Al-Atho’iyyah di Zawiyah Ar-Raudah, Tebet, Jakarta Selatan menjelaskan kepada jamaah bahwa Iradah (Keinginan) dibagi menjadi 3:

  1. Thobi’iy: Keinginannya masih diselimuti dengan nafsu. Karena tingkatan nafsu itu masih mengandung keinginan. Hanya saja berbeda rasanya.
  2. Tamanni: Keinginan untuk mendekat kepada Allah (Ahlut Tawajjuh), Cita-cita yang luhur tapi memikirkan posisi keberadaanya di hadapan Allah. Hal ini boleh bagi Muridin (Para Salik).
  3. Al-Haq: yakni Kehendak Allah, agar seorang bisa menyeleraskan kehendaknya dengan kehendak Allah. Caranya adalah dengan menafikan/meniadakan irodah nafsu, dan ini butuh perjuangan yang sungguh-sungguh. Hal ini yang dilakukan Orang yang telah wushul kepada Allah (Washilin).

‘وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ (69)’ [سورة العنكبوت]

Orang yang sudah wushul kepada Allah itu ketika memandang kesenangan dan kesulitan itu sama, dalam artian datar tak ada bedanya.

BeritaTerkait:

Kiai Ali Masukur Musa Lantik Idarah Wustha JATMAN Banten

JATMAN Akan Menggelar Baiat Syadziliyah Ad Dalhariyyah Watucongol

Gandeng YBM PLN, JATMAN Berikan Beasiswa Mahasiswa S2 dan S3 UNUSIA

JATMAN Serahkan Laporan Kagiatan Pelantikan dan Rakernas I kepada Kementerian Agama

Berbeda dengan sebagian orang jawa yang menganut Aliran Kebatinan, mereka merasa sudah sampai kepada Allah. Tetapi malah meninggalkan sholat dan syariat karena dirinya ‘merasa’ yang penting eling lan waspodo. Hal demikian keliru besar.

Karena orang yang ma’rifat kepada Allah (Arifin) dia semakin berusaha untuk terus istiqomah beramal saleh meskipun dia sudah mencapai tahapan Nafsu Kamilah.

Ketauhidan yang murni itu tidak ada bentuk syirik khofi maupun jalliy (Samar maupun Nyata).

Bagaimana kita selamat dari keinginan yang bisa melalaikan kita? Caranya adalah dengan melandasi segala keinginan dengan timbangan syariat lalu taqwa kepada Allah. Sehingga menutup celah keinginan kepada hal yang dilarang Allah.

Nafsu adalah sebab untuk melakukan syirik khofi (menyekutukan Allah secara samar), belum murni Lillahi taala ibadahanya. sehingga dalam ibadah masih mengharapkan yang bersifat makhluk atau kefanaan.

Orang yang sudah ditempatkan Allah pada maqom(posisi) tajrid, maka jangan sekali-kali ingin untuk menjadi ahli asbab (sebab akibat), karena hal tersebut dinamakan Syahwat Khofiyah.

Ibarat Seorang Raja yang memiliki 2 Ajudan, sang Raja berhak menempatkan 2 ajudan dimanapun yang ia kehendaki. Yang satu tugas-tugas nya ringan dan mendapat fasilitas yang digunakan Raja, sedangakan yang satunya lagi ditugaskan untuk pekerjaan yang berat. Tapi bagi kedua ajudan tersebut, tidak memilki hak untuk bertukar posisi tanpa izin sang raja. Begitulah manusia, tidak boleh menebak dan menerka di posisi apa ia ditempatkan oleh Allah dan tidak boleh memiliki keinginan pindah dari posisi yang pada masa ini Allah tetapkan untuknya.

Jadi, Tajrid dan Asbab adalah urusan Allah. Manusia tidak berhak mengintervensi kehendak Allah.
Maka yakinilah Inspirasi yang kau terima itu adalah Cahaya keilmuan yang diberikan Allah kepada dirimu. Sebab manusia pada hakikatnya tidak memiliki apa-apa dan tidak bisa melakukan apa-apa. Semua nya berasal dari Allah.

Dalam Hikam, kita diajarkan untuk menjadi sebenar-benar Hamba. Dari Sholawat Ummi kita belajar bagaimana kepribadian Rasululllah, bahwa beliau memilih menjadi seorang Hamba dengan sebenar-benar penghambaan.

Karena tidaklah menjadi Nabi dan Rasul kecuali telah benar-benar menjadi seorang hamba. Sebab penghambaan yang totalitas adalah syarat menjadi Nabi dan Rasul.

اللهم صل على سيدنا محمد عبدك ورسولك النبيّ الأمّيّ وعلى آله وصحبه وسلم.

Lafad hamba disebut pertama sebelum menyebutkan status kerasulan dan kenabian.

Kalam Hikmah Ke-3

سَـوَ ابِـقُ الْهِمَمِ لاَ تَخـْرِقُ أَسْوَارَ اْلأَقْدَارِ

Semangat perjuanganmu yang menggelora untuk memenuhi cita-cita itu tidak dapat menembus dinding-dinding takdir.

Jadi segala keinginanmu dan cita-citamu yang tidak selaras dengan kehendak Allah, tidak akan bisa mengubah apa-apa yang telah ditetapkan Allah.

Cara orang memandang orang lain:

1. Dengan Akalnya, penuh dengan perhitungan dan rasio.

2. Dengan Nafsunya, identik dengan meremehkan orang lain atau pandangan hasud

3. Dengan Bashiroh (Mata Hatinya), penuh dengan perasaan diawasi Allah.

Maka orang yang sudah sampai ke Allah akan menghadapi masalah dengan penuh senyuman. Karena dia yakin semua yang ia hadapi itu diatur oleh Allah.

قُلِ اللَّهُ ۖ ثُمَّ ذَرْهُمْ فِي خَوْضِهِمْ يَلْعَبُونَ (91)’ [سورة الأنعام]

Dalam menjalani hidup ketika berinteraksi dengan orang lain, gunakanlah standar syariat dan adab dalam memilih pertemanan. Karena lingkungan pertemananmu yang buruk bisa menyeretmu untuk terjerumus dalam keburukan yang mereka geluti.

Orang yang lingkungannya buruk, sehingga hatinya tertutup akan sulit untuk menerima pancaran cahaya nasehat. Bahkan nasehat dari Rasulullah, seperti halnya yang terjadi pada masa dakwah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Kalam Hikmah Ke-4

أَرِحْ نــَفْسَـكَ مِنَ الـتَّدْبِــيْرِ، فَمَا قَامَ بِـهِ غَيْرُ كَ عَـنْكَ لاَ تَـقُمْ بِـهِ لِنَفْسِكَ

“Istirahatkan dirimu dari tadbiir (melakukan pengaturan-pengaturan)! Maka apa saja yang telah diatur oleh selainmu, janganlah engkau (turut) mengaturnya untuk dirimu.”

Maka antum perlu untuk berkomunikasi dengan pembimbing(mursyid) , “Bagaimana Kyai tentang permasalahan saya ini? Langkah apa yang harus saya lakukan?”

Guru yang baik adalah Guru yang tidak memaksakan semua muridnya untuk menyepi dan menghindar dari manusia, tapi memposisikan muridnya dengan posisi yang dikehendaki Allah bukan atas keinginan murid itu sendiri. Tapi jika dianggap gurunya murid perlu untuk berkholwat, maka guru akan menyutuh murid tsb untuk berkholwat.

Your Planning, But not your plan. (Rencana yang kamu canangkan hakikatnya adalah Allah yang berkehendak atas rencana tersebut).

Cara menyeleraskan keinginan dengan Kehendak Allah adalah dengan melakukan sholat istikhoroh dan hajat, serta memohon petunjuk sebelum melangkah/melakukan aktivitas-aktivitas strategis.

Dan ketika engkau memulai, awalilah dengan bismilillah pada lisan, hati dan pikiran

Maka tidaklah heran bagaimana Imam Bukhori dalam menulis Shohih Bukhori, dia melakukan sholat sunnah dan amal-amal salehnya. Dengan bertujuan memohon pertolongan dan petunjuk dari Allah. Sehingga sejatinya dia menyelerasi keinginannya dengan keinginan Allah. Sehingga apa yang ia tulis ‘ala Irodatillah. Atas dasar kesadaran beliau dalam memohon pertolongan

Begitupun Imam al-Ghazali, dengan berbagai magnum opus nya yang memiliki kesan ‘keabadian’. Karena beliau menulis bukan atas kehendaknya, tetapi dengan kesadaran sebagai hamba. Bukan ditulis dengan atas keahlianya, kemampuannya.

Kita ini sering membanding-bandingkan pewaris Rasulullah saw, sehingga kita belum bisa hormat betul dengan pewarisnya Nabi. “Ah ga pinter” “Ah ga alim”.

Seseorang yang paham bahwa Allah yang Maha Berkehendak maka dia akan profesional ketika diamanahkan Allah untuk mengemban suatu tugas. (Abdussalam Arfan/Warto’i/Jatmanonline)

Tags: HikamJatmanKH. Muhammad Danial NafisNgaji KitabZawiyah Arraudhah
Share204Tweet128SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Kiai Ali Masukur Musa Lantik Idarah Wustha JATMAN Banten
Nasional

Kiai Ali Masukur Musa Lantik Idarah Wustha JATMAN Banten

by liputan9news
December 14, 2025
0

TANGERANG | LIPUTAN9NEWS Mudir 'Ali JATMAN, Prof. Dr. K.H. Ali Masykur Musa, S.H., M.Si., M.Hum melantik langsung Idarah Wustha Provinsi...

Read more
Media Sembilan Nusantara

JATMAN Akan Menggelar Baiat Syadziliyah Ad Dalhariyyah Watucongol

November 19, 2025
Penyarahan Beasiswa kerjasama YBM PLN dgn IA JATMAN utk Mahasiswa S2 dan S3 UNUSIA di PP Pasulukan Al-Masykuriyyah, Kamis (13/11/2025).

Gandeng YBM PLN, JATMAN Berikan Beasiswa Mahasiswa S2 dan S3 UNUSIA

November 13, 2025
JATMAN Serahkan Laporan Kagiatan Pelantikan dan Rakernas I kepada Kementerian Agama

JATMAN Serahkan Laporan Kagiatan Pelantikan dan Rakernas I kepada Kementerian Agama

November 12, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In