• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Oknum Pengurus PBNU Ingin Mengkebiri Intelektualitas

Oknum Pengurus PBNU Ingin Mengkebiri Intelektualitas

April 22, 2024
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Oknum Pengurus PBNU Ingin Mengkebiri Intelektualitas

Oleh: Ahmad Suhadi

liputan9news by liputan9news
April 22, 2024
in Uncategorized
A A
0
Oknum Pengurus PBNU Ingin Mengkebiri Intelektualitas
586
SHARES
1.7k
VIEWS

Bogor, LIPUTAN 9 NEWS
Sebenarnya sangat tidak menarik untuk dikomentari perdebatan tadi malam yang terjadi antara Kiai Imadudin dan Gus Fahrurozi sebagai perwakilan PBNU. Gus Fahrur mengkalim dirinya sebagai perwakilan pengurus PBNU Bidang keagamaan. Perdebatan tersebut digelar live streaming Kamis malam di Padasuka TV. Apa yang disampaikan Gus Fahrurozi terkait tesis kiai Imadudin tentang nasab balawi sama sekali tidak ada semangat Taswirul Afkar sebagaimana spirit berdirinya Nahdlatul Ulama dalam membangun gagasan pemikiran.

Isi pembicaraan yang disampaikan Gus Fahrurozi jika ditelisik sama sekali tidak berbobot, bahkan terkesan meremehkan lawan bicaranya dan sama sekali tidak memiliki hujah yang kuat.

Catatan penting, sangat miris apa yang dilakukan oleh Gus Fahrur sapaan akrab Gus Fahrurroji. Diera digital saat ini masyarakat tentu akan menilai apa yang dilakukan Gus Fahrur dari mulai beliau mendengarkan paparan kiai Imadudin yang terlihat tidak menghargai lawan bicara ditambah cara duduk yang tidak bisa diam, selalu gerak-gerak dan merubah-rubah posisi badan, ketika dibuka perdebatan beliau malah menanggapi dengan cengengesan, hal-hal semacam itu masyarakat tentu akan menilai apakah beliau sebagai perwakilan PBNU yang representasi wajah PBNU saat ini atau beliau perwakilan Robithoh Alawiyah yang ditugasi untuk mempreming umat seakan-akan tesis kyai Imadudin sama sekali tidak bermutu?, apa yang dilakukan Gus Fahrurroji, ini yang saya maksudkan *freming kontrasepsi intelektual* untuk mengkebiri pemikiran generasi muda NU.

BeritaTerkait:

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

Gus Yahya Dikabarkan Menerima Secara De Facto Atas Sanksi Pemecatan Syuriyah PBNU

Alasan saya, semua apa yang diutarakan oleh Gus Fahrurozi isinya hanya cemoohan hingga intimidasi terhadap kyai Imadudin, seakan-akan dengan tesis yang dibuat oleh kyai Imadudin dalam mempersoalkan ketersambungan nasab klan ba’lawi adalah cara yang sangat memalukan dan merusak NU, bahkan beliau beralibi tesis yang mencuat untuk memutuskan nasab balawi sehingga menjadi polemik nasab saat ini adalah upaya memecah belah NU dan akan berekses pemecatan terhadap kyai Imadudin sebagai pengurus LBM PBNU dan RMI PWNU Banten.

Jika dicerna, apa yg disangkal Gus Fahrurrozi saat berdebat hanya memberikan ultimatum agar kyai Imadudin tidak terus-terusan memframing umat Islam untuk bertikai, memang satu sisi baik tapi disisi lain apa yang disampaikan Gus Fahrur terasa tidak adil dan terkesan beliau tidak merasakan permasalahan diakar rumput terhadap warga NU yang banyak menjadi korban para habaib yang dawir, jualan nasab dengan mengatasnamakan keturunan Nabi Muhammad Saw ujung-ujungnya mencari keuntungan materi dan kedudukan di masyarakat.

Bahkan Gus Fahrur ketika bicara tidak ada sama sekali mengarah kepada substansi masalah nasab yang sedang ramai diperbincangkan mengenai keterputusan nasab habaib ke rosulullah, sejak mulai nama Ubaydillah yang diklaim sebagai anak Sayyid Ahmad bin Isa, keberadaan Alwi sebagai anak ubaydillah, hingga perpindahan Isa annaqib yang dikenal Isa almuhajir ke Yaman semua tidak mendapat bantahan, tapi tetap saja Gus Fahrur beralibi beliau punya data dan referensi kuat utk mematahkan argumentasi kyai Immadudin malah-malah beliau siap akan berdebat dan akan membawa data yang kuat anehnya saat diminta bukti, Gus Fahrur malah mengelak dengan 1000 macam alasan yang lucunya lagi beliau sempat mengatakan malas untuk berdebat tentang nasab.

Masyakat saat ini mulai cerdas, semua tantangan Gus Fahrur dan ditantang balik oleh kyai Imadudin tidak akan lagi terjadi pertemuan debat antara Kyai Imadudin Vs Gus Fahrur, dan dipastikan Gus Fahrur tidak akan sanggup menghadirkan data yang kuat untuk membantah tesis kyai Immadudin apalagi beliau menganggap debat tentang Nasab tersebut hanyalah debat kusir semata-mata.

Sungguh sangat menyedihkan sekali, mungkin para kyai se Nusantara sudan mulai tercerahkan dengan tesis kyai Imadudin dan semua akan mendukung harokah(gerakan)fikroh ijtihadiyah(ijtihad pemikiran)kyai Imadudin, dan beliaulah sebagai tokoh muda NU dengan penuh kesadaran ingin menghidupkan kembali semangat taswirul afkar(membangun pemikiran) di dalam Nahdlatul Ulama, walaupun memiliki konsekwensi resiko yang sangat besar.

Kiai Ahmad Suhadi, S.Pd.I, Ketua Ikatan Mubaligh-mubalighoh Nusantara (IMMAN) DPD Kabupaten Bogor dan Katib JATMAN Kabupaten Bogor.

Tags: Gus FahrurKH. ImaduddinNasab HabibPBNU
Share234Tweet147SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)
Internasional

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

by liputan9news
February 2, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan, sikap PBNU...

Read more
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menggelar Konferensi Pers di Plaza PBNU Jalan Kramat Raya No. 164 Jakarta Pusat, Rabu (03/12/2025) (Foto: MSN/ASR)

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

January 30, 2026
PBNU Dirundung Masalah, Gus Faris: Gus Yahya, Kiai Miftahul Ahyar dan Gus Ipul Harus Dicopot Semua

Gus Yahya Dikabarkan Menerima Secara De Facto Atas Sanksi Pemecatan Syuriyah PBNU

January 30, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In