• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Konsistensi Merawat Pancasila

Santri Membangun Peradaban

October 19, 2022
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Santri Membangun Peradaban

Oleh: Ma’muri Santoso

Abdus Saleh Radai by Abdus Saleh Radai
October 19, 2022
in Uncategorized
A A
0
Konsistensi Merawat Pancasila
499
SHARES
1.4k
VIEWS

Dalam beberapa hari ke depan masyarakat tanah air, terlebih kalangan pesantren dan santri akan kembali memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Hari Santri Nasional sendiri ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015.

Ditetapkannya HSN setiap tanggal 22 Oktober tidak lepas dari sejarah penting bagi perjalanan bangsa ini yakni peristiwa “Resolusi Jihad” yang dicetuskan oleh Hadratus Syeikh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Resolusi Jihad berisi seruan fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari rongrongan penjajah. Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Kontribusi kaum santri bagi keberlangsungan bangsa ini sudah tidak diragukan lagi. Sumbangsih kaum santri bagi perjalanan bangsa dan negara tidak diberikan pada saat ini saja, melainkan jauh sebelum republik ini lahir. Kaum santri memiliki andil yang cukup besar dalam membidani lahirnya kemerdekaan bangsa. Kaum santri juga terus konsisten dalam berjuang mengawal masa-masa sulit setelah bangsa ini merdeka.

BeritaTerkait:

Membincang Islam dan Peradaban (Diskusi Ngabuburit Ramadan Kubah Budaya 8 Maret 2025) 

KBRI Tunis Gelar Kuliah Umum Geopolitik, Peran Perempuam, dan Hubungan Bilateral Indonesia-UAE

Ponpes Al-Istighotsah Gelar Halaqah Fiqih Peradaban

Dari Nol Hingga Sepuluh, Nalar Peradaban Indonesia

Banyak pahlawan nasional yang lahir dari kalangan pesantren seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Ahmad Dahlan, KH. As’ad Syamsul Arifin, KH. Abdul Wahid Hasyim, KH. Wahab Hasbullah, serta para ulama lainnya. Dari para ulama nusantara ini kita dapat belajar dan mewarisi dua hal penting, yakni konsistensi dakwah beragama secara moderat sebagai wujud konsep rahmatan lil ‘alamin serta kecintaan yang demikian besar terhadap tanah air. Kecintaan terhadap tanah air yang sudah menyatu dengan spirit beragama. Hubbul wathan minal iman, kecintaan terhadap tanah air bagian dari iman.

Bagi kalangan pesantren dan santri, kecintaan terhadap agama dan tanah air merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Agama mengajarkan kepada umatnya untuk mencintai tanah air sebagai tempat dimana seseorang lahir, hidup, tinggal, serta tempat dalam mengamalkan ajaran agamanya. Sementara negara memerlukan spirit nilai-nilai luhur agama untuk membentuk warga negara yang saleh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Saleh dalam berbangsa dan bernegara adalah sebuah sikap seseorang untuk selalu cinta dan peduli terhadap bangsa dan negaranya. Seseorang yang saleh secara ritual namun tidak memiliki kecintaan serta kepedulian terhadap tanah airnya maka tentu saja kadar keimanannya dipertanyakan.

Adanya perilaku sekelompok orang yang merongrong NKRI dengan dalih taat terhadap ajaran agama seperti semangat khilafah maupun ideologi NII jelas melenceng dari nilai-nilai luhur agama itu sendiri. Rasulullah SAW sendiri telah menelandankan kepada kita semua tentang arti penting cinta tanah air. Praktek kehidupan yang rukun dan harmonis dari masyarakat Madinah adalah contoh dimana kecintaan terhadap negara adalah merupakan ajaran agama itu sendiri. Masyarakat yang menjunjung tinggi konsensus bersama untuk hidup dengan berdampingan dan damai.

Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Corak keislaman yang moderat di negara ini hendaknya bisa menjadi contoh terhadap bangsa lain bagaimana praktek berislam dan bernegara merupakan dua hal yang tidak boleh dipertentangkan satu sama lain. Islam dan keindonesiaan merupakan suatu hal yang selaras. Konsep Pancasila dan NKRI sebagai suatu hal yang final di republik ini harus menjadi pegangan bagi setiap warga negara. Dengan demikian maka kita berkewajiban untuk mengawal republik ini dari segala hal yang dapat merongrong ideologi negara ini.

Energi yang kita miliki mesti kita gunakan untuk hal-hal yang produktif demi kemajuan bangsa dan negara. Hal-hal yang dapat menguras energi seperti mempertentangkan kembali ideologi dengan keislaman kita harus segera diakhiri. Kita perlu fokus pada upaya peningkatan kualitas SDM agar dapat bersaing dengan bangsa lain untuk menjadi bangsa yang maju dengan SDM yang unggul di berbagai bidang kehidupan.

Konsep pemahaman Islam yang moderat merupakan modal berharga bagi bangsa ini untuk selalu menyampaikan pesan kepada dunia bahwa Islam adalah agama yang selaras dengan kemajuan. Islam juga agama yang sangat menekankan arti penting ilmu pengetahuan. Dengan fokus pada upaya peningkatan ilmu pengetahuan dan pemahaman agama yang moderat, toleran, dan ramah maka kita akan dapat berbuat banyak untuk terus memberikan sumbangsih bagi kemajuan peradaban serta menjaga martabat kemanusiaan.

Ma’muri Santoso, Instruktur Nasional JATMAN dan Alumnus Program Standardisasi Kompetensi Dai Lembaga Dakwah PBNU.

Tags: Hari Santri 2022Mamuri Santosoperadaban
Share200Tweet125SendShare
Abdus Saleh Radai

Abdus Saleh Radai

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Membincang Islam dan Peradaban (Diskusi Ngabuburit Ramadan Kubah Budaya 8 Maret 2025) 
Agenda

Membincang Islam dan Peradaban (Diskusi Ngabuburit Ramadan Kubah Budaya 8 Maret 2025) 

by liputan9news
March 7, 2025
0

Banten | LIPUTAN9NEWS “Karena ilmu dan pengetahuan, si tua renta jadi kuat perkasa” (Ferdowsi dari Iran, Shah Nameh – Buku...

Read more
Zuhairi Misrawi

KBRI Tunis Gelar Kuliah Umum Geopolitik, Peran Perempuam, dan Hubungan Bilateral Indonesia-UAE

September 7, 2024
Ponpes Al-Istighotsah Gelar Halaqah Fiqih Peradaban

Ponpes Al-Istighotsah Gelar Halaqah Fiqih Peradaban

December 19, 2023
Dari Nol Hingga Sepuluh, Nalar Peradaban Indonesia

Dari Nol Hingga Sepuluh, Nalar Peradaban Indonesia

July 26, 2023
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In