• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Intelektual Muslim

Sumber Ketaatan dan Pembangkangan

September 13, 2023
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Syiar Islam

Sumber Ketaatan dan Pembangkangan

Oleh: Dr. KH. Zakky Mubarak, MA

liputan9news by liputan9news
September 13, 2023
in Syiar Islam
A A
1
Intelektual Muslim

Dr KH Zakky Mubarok, MA, Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU)/Foto: Liputan9news

511
SHARES
1.5k
VIEWS

LIPUTAN9.ID – Perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari, tidak terlepas dari dua hal, yaitu ketaatan kepada Allah s.w.t. dan pembangkangan atau kemasiatan kepada-Nya. Masing-masing perilaku itu memiliki sumber yang jelas. Sumber dari ketaatan adalah kesadaran yang tinggi yang dimiliki seseorang untuk menghindari nafsu syahwat, serta memantapkan diri untuk tidak terjebak dalam keinginan hawa nafsu. Sedangkan sumber pembangkangan atau kemaksiatan adalah sikap lalai, sehingga melupakan Allah s.w.t. dan terbelenggu oleh hawa nafsunya sendiri. Apabila manusia berpaling dari Allah, dan memperturutkan hawa nafsunya, akan menjerumuskan dirinya pada kehancuran duniawi dan ukhrawi.

Sesungguhnya apabila manusia mau menggunakan pikiran dan akalnya, niscaya ia akan menyadari bahwa nafsu yang menyesatkan dan tidak terkendali itu akan menyeret manusia pada kubangan kehinaan dan kehancuran. Sungguhpun nafsu yang ada pada diri seseorang harus terus diwaspadai, namun demikian tidaklah mungkin nafsu itu dihilangkan sama sekali. Itulah letak perbedaan manusia dengan malaikat. Manusia memiliki nafsu dan akal pikiran, sedangkan malaikat memiliki akal pikiran dan tidak memiliki nafsu. Nafsu yang dikelola secara positif akan menggerakkan manusia menuju kemajuan dan kesuksesan. Tanpa nafsu, manusia tidak akan berusaha untuk meraih kemajuan demi kemajuan dan kesuksesan demi kesuksesan.

Nafsu yang ada pada diri manusia dapat diketegorikan menjadi tiga macam, yaitu (1) Nafsul Ammarah disebut juga Nafsul Ammarah Bissu’, suatu kecenderungan yang mendorong umat manusia untuk berbuat keburukan, kejahatan, pembangkangan dan perbuatan tercela lainnya.

BeritaTerkait:

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

Gus Yahya Sebut Kiai Nurul Huda Djazuli Usulkan Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo

PBNU Nyatakan Dukungan untuk Iran, Gus Yahya Serukan Perdamaian

PBNU Ikhbarkan Idul FItri 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

۞وَمَآ أُبَرِّئُ نَفۡسِيٓۚ إِنَّ ٱلنَّفۡسَ لَأَمَّارَةُۢ بِٱلسُّوٓءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّيٓۚ إِنَّ رَبِّي غَفُورٞ رَّحِيمٞ

Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang. (QS. Yusuf, 12:53).

Nafsu jenis ini menjadi sumber segala macam keburukan dan kemaksiatan, baik lahir maupun batin. Nafsu yang ke (2) Nafsu Lawwamah, yaitu potensi yang ada pada diri manusia yang bersifat gamang, belum bisa memastikan, mana yang diikuti. Orang seperti ini sudah bisa membedakan baik dan buruk. Dia sudah mengakui bahwa perbuatan baik itu akan mengantarkan dirinya pada keluhuran dan perbuatan tercela itu akan mengantarkan dirinya pada kegagalan demi kegagalan. Namun demikian, ia belum bisa melaksanakan pemahamannya tersebut, sehingga tetap terjebak dalam perbuatan yang tercela.

Nafsu berikutnya (3) adalah Nafsu Muthmainnah, yaitu kecenderungan pada diri manusia yang menimbulkan ketenangan dan ketentraman, serta dapat dikendalikan dengan baik. Nafsu seperti ini tidak menimbulkan kecenderungan untuk berbuat keburukan, kejahatan, kemaksiatan, atau perbuatan tercela lainnya.

يَٰٓأَيَّتُهَا ٱلنَّفۡسُ ٱلۡمُطۡمَئِنَّةُ ٱرۡجِعِيٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةٗ مَّرۡضِيَّةٗ

Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. (QS. Al-Fajr, 89:27-28).

Nafsu Amarah terdiri dari enam bagian, yaitu (1) nafsu syahwat, yaitu suatu kecenderungan yang mengarah pada tiga hal, (a) kecenderungan yang terletak pada perut, sehingga menjadi budak dari perutnya sendiri, makan dan minum secara berlebihan. (b) terletak pada libido seksual, sehingga ia menyalurkan libidonya dengan cara yang salah dan terkutuk, sehingga menimbulkan kerusakan bagi dirinya dan orang lain. Bahkan dari nafsu ini, bisa menimbulkan berbagai macam kejahatan kriminal yang sangat mengerikan. (c) hawa nafsu yang menyesatkan. Apabila orang terjebak dalam hawa nafsu ini, dengan cepat akan terjerumus pada kehancuran lahir dan batin.

Nafsu Amarah yang ke (2) adalah ghadab atau kemarahan yang sangat keras. Nafsu ini sangat berbahaya, sehingga Nabi pernah dimintai seorang anak muda suatu nasehat yang akan mengantarkannya pada kesuksesan yang maksimal. Nabi memberikan jawaban kepada anak muda itu dengan kalimat yang singkat: Laa Taghdab, kamu jangan marah dan jangan bersikap emosional. Anak muda itu, tampaknya kurang puas dengan jawaban itu. Maka ia memohon lagi nasehat dari Nabi. Beliau mengulang nasehat itu sebanyak tiga kali. Baru ia sadar bahwa kalimat yang singkat itu merupakan kunci sukses bagi seseorang, apabila ia dapat mengendalikan amarah dan emosinya.

Nafsu Amarah yang ke (3) adalah rakus atau merasa kurang dalam segala hal dan tidak pernah merasa puas. Nafsu Amarah yang ke (4) adalah takabbur atau sombong. Nafsu Amarah yang ke (5) adalah riya’, yaitu kecenderungan untuk memamerkan kebaikannya kepada orang banyak. Nafsu Amarah yang ke (6) adalah hasad atau dengki. Cara mengatasi enam macam nafsu amarah itu, (1) banyak mengerjakan ibadah dan amal shaleh untuk mendekatkan diri kepada Allah. (2) Amarah harus diatasi dengan sifat sabar, (3) rakus diatasi dengan sikap qana’ah atau merasa cukup dengan apa yang ada. (4) sikap takabbur atau sombong harus diatasi dengan sikap tawadu atau rendah hati, (5) sikap riya harus diatasi dengan sikap ikhlas dalam berbagai amal dan perbuatan. (6) sikap dengki harus diatasi dengan sikap pasrah dan menerima apa yang sudah ditakdirkan Allah s.w.t. bagi dirinya.

Dr. KH. Zakky Mubarok Syakrakh, MA., Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU) dan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Tags: Dr. KH. Zakky MubarakLADISNUNafsuPBNUSumberSyiar IslamTaat
Share204Tweet128SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)
Nasional

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

by liputan9news
April 2, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menemui Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Abdullah Al-Amudi di Kantor...

Read more
Ketum PBNU Gus Yahya saat sowan ke ndalem KH Anwar Manshur di Pesantren Lirboyo, Kediri, Sabtu (28/3/2026). (Foto: dok PBNU)

Gus Yahya Sebut Kiai Nurul Huda Djazuli Usulkan Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo

March 30, 2026
Pertemuan Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammed Boroujer di Jakarta, Jumat (27/3/2026). (Foto: LTN PBNU)

PBNU Nyatakan Dukungan untuk Iran, Gus Yahya Serukan Perdamaian

March 29, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf bersama Ketua LF PBNU KH Sirril Wafa (kanan) dan Sekretaris LF PBNU H Asmui (kiri) (Foto: NU Online/Haekal)

PBNU Ikhbarkan Idul FItri 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

March 20, 2026
Load More

Comments 1

  1. finessa says:
    2 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In