• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Keum PBNU

Ketum PBNU Sebut MLB NU tidak Punya Landasan AD/ART Nahdlatul Ulama

December 26, 2024
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Ketum PBNU Sebut MLB NU tidak Punya Landasan AD/ART Nahdlatul Ulama

liputan9news by liputan9news
December 26, 2024
in Nasional
A A
0
Keum PBNU

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi kegiagan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) ke-4 PWNU DKI Jakarta, di Hotel Bumi Gumati, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/12/2024)/Foto: Dok. PWNU DKI Jakarta

500
SHARES
1.4k
VIEWS

Jakarta | LIPUTAN9NEWS
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) merespons sekelompok orang yang mendesak digelarnya Muktamar Luar Biasa (MLB) NU.

KH Yahya Cholil Staquf mentakatan, mereka tidak punya landasan untuk menyelenggarakan MLB NU sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU.

Selain itu, Gus Yahya menjelaskan bahwa di dalam AD/ART NU dinyatakan bahwa MLB diterima kalau diusulkan lebih dari 50 persen pengurus wilayah (PW) dan pengurus cabang (PC). Kalaupun diterima, pelaksana MLB adalah PBNU.

BeritaTerkait:

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

Namun demikian, Gus Yahya mengaku tidak punya perasaan negatif kepada orang-orang yang mendesak adanya MLB NU itu, karena mereka adalah warga NU juga.

“Saya mengerti mereka itu merengek soal apa, itu saya ngerti, karena ini juga ekses dari strategi yang kita jalankan, yaitu strategi konsolidasi ini,” ungkapnya saat menghadiri Pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Ke-4 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jakarta di Hotel Bumi Gumati, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/12/2024).

Gus Yahya juga menyatakan bahwa sekelompok orang yang hendak menggelar MLB NU itu menyebut PBNU melakukan kesalahan, tetapi mereka tidak bisa menyebutkannya.

“Pernah mereka sebut apa kesalahannya PBNU? Pernah, enggak? Enggak pernah dengar. Mereka enggak bisa sebutkan. Kenapa? Karena memang enggak ada,” jelasnya.

Menurutnya, mereka yang menggulirkan isu MLB mengatakan bahwa ada beberapa PWNU dan PCNU yang ikut, tetapi mereka tidak bisa menyebutkan PWNU dan PCNU dari mana, karena memang tidak ada.

Mereka juga mengatakan ada sejumlah kiai yang ikut dalam gerakan MLB NU ini, tetapi tidak menyebut siapa sosok kiai itu.

“Kenapa? Karena enggak ada. Tiba-tiba ada Rusli Ahmad yang mendadak dikasih label ‘KH’. Ya kalau sampean tanya ke orang Riau, ketawa semua orang,” selorohnya.

Isu MLB NU ini merupakan di antara konsekuensi-konsekuensi yang dihadapi dalam menggulirkan agenda-agenda PBNU yang membuat tidak nyaman beberapa pihak, yang membuat beberapa pihak menjadi sulit bergerak semaunya atas nama NU.

PBNU, dalam kurun sekitar tiga tahun ini, membuat lebih dari 20 Peraturan Perkumpulan (Perkum) dan Peraturan PBNU yang mengatur berbagai hal terkait tata kelola organisasi, pengkaderan, hingga agenda organisasi.

Sebelumnya, di depan pengurus NU se-Jakarta Gus Yahya menjelaskan tentang konsolidasi tata kelola yang digulirkan PBNU. Konsolidasi itu, salah satunya, memiliki tujuan agar mengeliminasi kesempatan-kesempatan orang menyalahgunakan NU.

“Jangan sampai NU ini disalahgunakan untuk sesuatu yang diklaim atas nama NU, tapi jatuhnya untuk pribadi-pribadi, ini jangan sampai. Selama ini banyak sekali kejadian seperti itu: dibuat inisiatif yang tadinya dilakukan atas nama NU, ‘Ini demi NU, untuk membesarkan NU.’ Nah, setelah berkembang, jadi, bagus, ada hasilnya, lalu tiba-tiba jatuhnya ke pribadi,” tegasnya.

Gus Yahya menyebut, di antara pekerjaan sehari-hari yang memusingkan PBNU adalah adanya begitu banyak tuntutan dari bawah mengenai lembaga-lembaga yang dulu dibuat untuk NU, atas nama NU, demi NU, tapi kemudian belakangan jadi yayasan yang dikuasai oleh pribadi-pribadi.

“Dan bukan barang-barang kecil; ada perguruan tinggi, ada rumah sakit-rumah sakit yang kemudian NU sama sekali tidak punya akses untuk ikut mengawasi, ikut mengendalikan, dan ikut menata lembaga-lembaga yang sudah jadi itu. Ini banyak,” ucapnya,

seraya mencontohkan kasus. “Nah, yang begini-begini mau kita atur supaya tidak terjadi lagi, supaya apa pun yang dimulai atas nama NU itu tetap selama-lamanya menjadi milik NU. Jangan dibawa pulang. Sekarang itu repot kita ini, badan otonom saja bisa digitukan,” ucapnya.

Dalam hal konsolidasi sumber daya manusia, pengaderan yang gencar dilaksanakan di mana-mana membuat saat ini tidak sembarang orang bisa menjadi ketua NU. Sebab ada syaratnya, harus lulus PD-PKPNU atau lulus PMKNU terlebih dulu, baru bisa mencalonkan diri menjadi ketua. “Dulu kan siapa saja boleh datang,” pungkasnya. (HAZAT)

Tags: Gus YahyaKetum PBNUMLBMLB NU
Share200Tweet125SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Gus Yahya
Nasional

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

by liputan9news
February 1, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Nahdlatul Ulama (NU) menggelar perayaan puncak hari lahir (harlah) ke-100 di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (31/01/2026)....

Read more
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

January 30, 2026
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menggelar Konferensi Pers di Plaza PBNU Jalan Kramat Raya No. 164 Jakarta Pusat, Rabu (03/12/2025) (Foto: MSN/ASR)

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

January 30, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In