• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KH. Muhammad Romly Tamim

Mengenang KH. Muhammad Romly Tamim di Haulnya yang Ke-69 (16 Ramadan 1377 H – 16 Ramadan 1446 H)

March 18, 2025
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Tokoh

Mengenang KH. Muhammad Romly Tamim di Haulnya yang Ke-69 (16 Ramadan 1377 H – 16 Ramadan 1446 H)

Oleh: Dr. Heru Siswanto, M.Pd.I

liputan9news by liputan9news
March 18, 2025
in Tokoh
A A
1
KH. Muhammad Romly Tamim

KH. Muhammad Romly Tamim

519
SHARES
1.5k
VIEWS

Sidoarjo | LIPUTAN9NEWS

KH. Muhammad Romly Tamim atau lebih dikenal di masyarakat dengan panggilan Romly Tamim adalah seorang kiai yang berasal dari Bangkalan, Madura serta pengasuh Pondok Pesantren Darul ‘Ulum (Rejoso), Peterongan, Jombang. Ia lahir pada tahun 1888 di Bangkalan Madura.

Muhammad Romly Tamim adalah salah satu putra dari empat putra KH Tamim Irsyad, seorang kiai asal Bangkalan Madura. Keempat putra KH Tamim Irsyad yaitu Muhammad Fadlil, Siti Fatimah, Romly Tamim dan Umar Tamim.
Ketika masih kecil, beliau sudah diboyong oleh orang tuanya KH. Tamim Irsyad ke Jombang. Di masa kecilnya ini beliau belajar ilmu dasar-dasar agama dan Al-Qur’an kepada ayahnya, selain itu juga belajar kepada kakak iparnya yakni KH. Kholil.

Setelah menginjak usia dewasa, beliau dikirim orang tuanya belajar kepada Syaikhona Kholil di Bangkalan. Setelah dirasa cukup belajarnya oleh Syaikhona Kholil di Bangkalan, beliau ditugaskan untuk membantu KH. Hasyim Asy’ari di Pesantren Tebuireng untuk mengajarkan ilmu agamanya. Sampai beliau akhirnya pada tahun 1923 M diambil mantu oleh KH. Hasyim Asy’ari. Dinikahkan dengan putrinya yang bernama Nyai Izzah binti Hasyim Asy’ari, namun pernikahan ini seumur jagung (tidak berlangsung lama dan berakhir dengan perceraian).

BeritaTerkait:

Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan Sebut KEK Tembakau sebagai Model Pembangunan Ekosistem Ekonomi dari Hulu hingga Hilir

Peringati Haul 2 Tahun Rizal Ramli, FJN Bertekat  Hidupkan Pemikiran dan Mengenang Kebaikan RR

Lembaga Ketabiban PWPSNU PAGARNUSA Jatim Gelar Pengobatan Gratis untuk Peserta Napak Tilas 1 Abad NU di Tebuireng

Teladan KHR Asnawi dari Kudus, Menjaga Suluh di Tengah Zaman Harj

Setelah bercerai, beliau pulang ke rumah orang tuanya di Rejoso, Peterongan. Tak berselang lama kemudian beliau menikah dengan seorang gadis yang bernama Maisaroh dari desa Besuk, Mojosongo, Jombang. Dari pernikahannya dikaruniai dua orang putra yaitu Ishomuddin Romly dan Musta’in Romly, namun tak lama kemudian Ishomuddin Romly wafat saat masih muda karena tertembak oleh tentara Belanda.

Kemudian setelah kewafatannya Nyai Maisaroh, beliau menikah lagi dengan seorang gadis yang bernama Khodijah putri KH. Luqman dari Swaru Mojowarno. Dari pernikahannya dengan istri ketiga dikaruniai putra-putra beliau yaitu KH. Ahmad Rifa’iy Romly, KH Ahmad Shonhaji Romly, KH. Muhammad Damanhuri Romly, KH. Ahmad Dimyati Romly dan KH Ahmad Tamim Romly.

Sebagai seorang Kyai besar, beliau juga memiliki santri-santri yang terkenal kealimannya antara lain KH Muhammad Abbas (Buntet Cirebon), KH. Muhammad Utsman Ishaq (Sawahpuloh Surabaya), KH. Shonhaji (Kebumen). KH. Imron Hamzah (Sidoarjo).

Disamping itu selain sebagai seorang mursyid, beliau juga aktif dalam menulis kitab. Diantaranya karya beliau yaitu kitab Al-Istighotsah bi Hadrati Rabbil-Bariyyah,Tsamratul Fikriyah, Risalatul Waqi’ah, Risalatush Shalawat An-Nariyah.

Selain itu beliau juga memiliki banyak karomah yang sering diceritakan oleh santri-santrinya atau para kiai diantaranya adalah pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, saat berkecamuknya perang melawan sekutu yang diboncengi NICA. Beliau ikut terjun dan menggerakkan santri-santrinya dengan dibekali minuman dan diberi kepalan-kepalan tanah liat yang telah diasma’i sebagai senjatanya. Untuk maju perang bersama barisan komando Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari, yang juga guru sekaligus mertua beliau. Konon, setiap kepalan tanah liat itu dilemparkan, akan bereaksi seperti bom yang meluluh lantakkan musuh. Sehingga kemenangan berhasil diraih para pejuang Hizbullah.

Di kesempatan lain, KH. Muhammad Romly Tamim pernah di tahan oleh penjajah pada waktu itu, namun anehnya setiap sholat jama’ah di Pondok Rejoso akan dimulai, beliau selalu hadir dan mengimami sholat, kemudian kembali lagi. Hal inilah yang pada akhirnya menggemparkan para penjajah pada saat itu, yang dikemudian hari pada akhirnya dibebaskan.

Termasuk juga tentang keberadaan bioskop yang pernah ada di sekitar pasar Peterongan. Karena keberadaannya ini mengundang banyak maksiat dan sangat meresahkan masyarakat pada saat itu. Sehingga banyak yang mengadukan hal itu kepada beliau. Beliau hanya berpesan untuk melemparkan beberapa butir batu ke halaman bioskop tersebut. Selang beberapa waktu akhirnya dengan sendirinya bioskop tersebut tutup.

KH. Muhammad Romly Tamim wafat pada tanggal 16 Ramadlan 1377 H atau tanggal 6 April 1958 M di Rejoso. Kurang lebih tiga bulan menjelang kewafatan Kiai Romly Tamim, dalam pertemuan-pertemuan beliau mengemukakan bahwa thariqah akan menjadi besar dan memasyarakat apabila dipimpin oleh putranya.

Ketika KH. Muhammad Romly Tamim sakit, beliau memerintahkan dua muridnya yaitu Kiai Muhammad dan Kiai Makshum Jakfar, Porong untuk mencari Kiai Mustain Romly. Setelah datang, dengan mantapnya KH. Muhammad Romly Tamim mengijazahkan bai’at kepada Kiai Mustain Romly, sebagaimana berikut ini:

أجزتك وألبستك خرقة الصوفية أجازة مبايعة مطلقة

Aku berikan ijazah kepadamu dan aku berikan pakaian sufi dengan ijazah mutlak kepadamu.

Kemudian dijawab oleh Kiai Mustain Romly:

قبلت اجازتكم

Aku terima ijazah Panjenengan

Setelah KH. Muhammad Romly Tamim wafat, Kiai Mustain Romly menjadi muryid thariqah dengan meneruskan baiat ke khalifah-khalifahnya KH. Muhammad Romly Tamim. Setelah Kiai Mustain mendapatkan ijazah irsyad dari ayahandanya, Kiai Utsman Al-Ishaqi kemudian mentarbiyah Kiai Mustain Romly dalam thariqah, sebagai capaian kesempurnaan kemursyidan-nya.

Sebagai catatan kita bersama, jika pada masa KH. Muhammad Romly Tamim, thariqah Qodiriyah wan Naqsyabandiyah dikenal luas oleh masyarakat pesantren saja, maka pada masa Kiai Mustain Romly, thariqah dikenal luas di berbagai kalangan dan lapisan masyarakat. Sedangkan kewafatannya Kiai Mustain pada tahun 1985 dengan meninggalkan kepemimpinannya yang kharismatik di Pesantren Darul Ulum, termasuk kampus Universitas Darul Ulum, dan jamaah thariqah Qodiriyah wan Naqsyabandiyah….Barokallah. Semoga kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari setiap perjalanan hidupnya beliau……al-Fatihah.

Dr. Heru Siswanto, M.Pd.I., Ketua Program Studi PAI-BSI (Pendidikan Agama Islam-Berbasis Studi Interdisipliner) dan dosen Pascasarjana IAI Al-Khoziny Buduran Sidoarjo; Dosen PAI-Terapan Politeknik Pelayaran Surabaya; Pengasuh Balai Peduli Pendidikan Indonesia; Pengurus LTMNU PCNU Sidoarjo; Ketua LDNU MWCNU Krembung.

Tags: BangkalanHaulHaulnya yang Ke-69KH. Muhammad Romly TamimMaduraTasawuf
Share208Tweet130SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan Sebut KEK Tembakau sebagai Model Pembangunan Ekosistem Ekonomi dari Hulu hingga Hilir
Bisnis

Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan Sebut KEK Tembakau sebagai Model Pembangunan Ekosistem Ekonomi dari Hulu hingga Hilir

by Moh. Faisal Asadi
January 31, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) bekerja sama dengan Komunitas Muda Madura (KAMURA) menggelar...

Read more
Haul Rizal Ramli

Peringati Haul 2 Tahun Rizal Ramli, FJN Bertekat  Hidupkan Pemikiran dan Mengenang Kebaikan RR

January 10, 2026
Lembaga Ketabiban PWPSNU PAGARNUSA Jatim Gelar Pengobatan Gratis untuk Peserta Napak Tilas 1 Abad NU di Tebuireng

Lembaga Ketabiban PWPSNU PAGARNUSA Jatim Gelar Pengobatan Gratis untuk Peserta Napak Tilas 1 Abad NU di Tebuireng

January 5, 2026
Teladan KHR Asnawi dari Kudus, Menjaga Suluh di Tengah Zaman Harj

Teladan KHR Asnawi dari Kudus, Menjaga Suluh di Tengah Zaman Harj

December 20, 2025
Load More

Comments 1

  1. Kısıklı su kaçak tespiti says:
    11 months ago

    Kısıklı su kaçak tespiti Hızlı ve güvenilir bir hizmet sundular. Teşekkür ederiz! https://rossaofficial.com/?p=3808

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In