• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Heru

Apa Pentingnya? Prinsip Keseimbangan dalam Hidup

July 26, 2025
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, April 3, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Apa Pentingnya? Prinsip Keseimbangan dalam Hidup

Oleh: Dr. Heru Siswanto, M.Pd.I

liputan9news by liputan9news
July 26, 2025
in Opini
A A
1
Heru

Apa Pentingnya? Prinsip Keseimbangan dalam Hidup

499
SHARES
1.4k
VIEWS

SIDOARJO | LIPUTAN9NEWS

Patut menjadi apresiasi dan catatan hidup kita bersama, bahwa lulus dari suatu perguruan tinggi baik dari jenjang sarjana, magister, doktor adalah sebuah pencapaian akademik belaka, dan bukan akhir dari segala-galanya. Mulai dari beakhirnya berkarya, berakhirnya dari menuntut ilmu, berakhirnya dari menantang perubahan zaman maupun berakhirnya menciptakan peluang dari zaman itu sendiri.

Mengingat dalam kampus kehidupan yang sebenarnya, tak akan pernah menanyakan ijazah kita, dari kampus mana?…kampus negeri atau swasta?….akreditasi prodinya apa?….IPK-nya berapa?….he he. he..namun yang lebih penting dari itu semua adalah integritas kita ketika sudah terjun di tengah masyarakat, mengabdi kepada bangsa dan negara tercinta ini.

Dengan hadirnya tantangan zaman yang begitu kompleks, menuntut setiap individu untuk menciptakan peluang dari setiap kesempatan yang ia miliki. Ini lagi-lagi mengingatkan kita, bahwa dunia kerja saat ini tak selalu menguji teori yang kita miliki, teori yang pernah kita temukan, dan teori yang pernah kita banggakan dulu pada waktu kuliah atau pas waktu jadi aktivis mahasiswa..he.he.he. Namun dunia kerja saat ini, terkadang lebih mengutamakan menguji mental dan moralitas kita seberapa tangguh, unggul, serta berdaya saing dengan yang lainnya.

BeritaTerkait:

Kuota Hidup Kian Menipis, Ali Mochtar Ngabalin Ajak Masyarakat Isi Hidup Bermakna dan Penting

Menjadi Bermakna Sebagai Manusia

Khutbah Jumat: Dengan Berserah, Hidup Menjadi Terarah

Kebodohan yang Terorganisir

Lebih ironisnya lagi, dalam catatan pojok kampus kehidupan, bahwa banyak dan tak sedikit orang yang menyandang banyaknya gelar tinggi, namun menemui kegagalan dalam ujian-ujian dasar. Seperti memiliki kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan amanah dalam setiap kesempatan yang ia miliki.

Untuk itu menjadi tuntutan kita bersama terkait akan hal ini, memiliki prinsip keseimbangan dalam hidup adalah suatu kewajiban bersama, yakni antara lain:

Pertama, ketika kita lulus secara akademik, seharusnya kita juga harus lulus ujian dalam kehidupan yang kita jalani. Sebab banyak orang yang pandai berteori, namun terjebak dalam keegoisan, arogansi, malas mengembangkan diri, tidak memiliki simpati maupun empati terhadap yang lainnya. Ini adalah suatu ketidaklulusan dalam hidup.

Kedua, ketika kita memiliki kecerdasan secara akademik, seharusnya kita juga harus memiliki kecerdasan secara emosional. Terkadang dengan nilai IPK yang kita miliki begitu sempurna, namun terkadang juga kita tidak memiliki kemampuan untuk menjaga emosi atau kemarahan saat diuji oleh orang tua, pasangan, atasan maupun rekan kerja kita.

Ketiga, ketika kita memiliki ijazah pendidikan formal, seharusnya kita juga memiliki etika sejati (jujur, amanah, tanggungjawab) dalam menjalani hidup. Mengingat bangku sekolahan ataupun perkuliahan dengan level jenjangnya bisa saja mengajarkan definisi kebenaran dengan berbagai macam pendekatan dan lengkap dengan referensinya. Namun dibalik itu semua ada yang lebih penting lagi, yakni kehidupanlah yang akan mengajarkan kita mengamalkan makna dari keadilan, kepedulian, dan pentingnya menciptakan kebersamaan di atas banyaknya simpul perbedaan.

Untuk itu janganlah kita bangga hanya karena gelar akademik di belakang maupun di depan nama kita…. he. he. he….

Namun tetap berbanggalah jika kita masih bisa jujur, amanah, tanggungjawab dan tidak mudah tergoda dengan rayuan fenomena zaman dengan berbagai pernak-perniknya yang bersifat sesaat. Dengan tetap bisa tenang dan bisa mengusai diri saat dihina oleh ulah tangan-tangan jahil, tetap bisa sabar dan pantang menyerah saat berjuang menuju kesuksesan, tetap bisa rendah hati dan tidak membusungkan dada saat memiliki banyaknya prestasi.

Sebab kampus kehidupan yang sesungguhnya tidak akan menilai ataupun menanyakan ijazah kita. Namun yang akan menjadi kebanggaan dan prestasi dalam hidup kita adalah bagaimana cara kita untuk bertahan hidup dan tetap bisa menjadi manusia seutuhnya dengan menerapkan prinsip keseimbangan hidup sebagaimana tersebutkan di atas he.he.he. Luangkan waktu sejenak, mari kita merenung. Semoga bermanfaat.

Dr. Heru Siswanto, M.Pd.I., Ketua Program Studi dan Dosen PAI-BSI (Pendidikan Agama Islam-Berbasis Studi Interdisipliner) Pascasarjana IAI Al-Khoziny Sidoarjo; Dosen PAI-Terapan Poltek Pelayaran Surabaya; Pengurus Lembaga Takmir Masjid PCNU Sidoarjo; Ketua Lembaga Dakwah MWCNU Krembung.

Tags: Heru SiswantoHidupPrinsip
Share200Tweet125SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Ali Mochtar Ngabalin
Nasional

Kuota Hidup Kian Menipis, Ali Mochtar Ngabalin Ajak Masyarakat Isi Hidup Bermakna dan Penting

by liputan9news
January 2, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Tokoh naisonlan dan Ketua DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional, Prof Dr...

Read more
Sulaiman Djaya

Menjadi Bermakna Sebagai Manusia

December 11, 2025
Khutbah Jumat: Dengan Berserah, Hidup Menjadi Terarah

Khutbah Jumat: Dengan Berserah, Hidup Menjadi Terarah

October 30, 2025
Heru siswanto

Kebodohan yang Terorganisir

May 24, 2025
Load More

Comments 1

  1. herpafend says:
    2 months ago

    **herpafend**

    herpafend is a natural wellness formula developed for individuals experiencing symptoms related to the herpes simplex virus.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In