• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Heru

Apa Pentingnya? Prinsip Keseimbangan dalam Hidup

July 26, 2025
Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

May 19, 2026
Keterangan Gambar : Ilustrasi AI simulasi rekaman CCTV (Night Vision/Noise), yang direkonstruksi berdasarkan Laporan Polisi, dimana menunjukkan mobil Daihatsu Rocky merah di bahu jalan tol Tol Jakarta-Tangerang (Kebon Jeruk) dini hari. Terdapat label 'PELAKU MENDEKATI MOBIL' dan 'KORBAN DI SEMAK-SEMAK.

Pelaku Pencurian Mobil Sigra Di Tol Km 3,8 Diburu Polisi, Korban Berharap Bisa Tertangkap

May 19, 2026
Yudhie Haryon (CEO Nusantara Centre) dan Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Rupiah Lemah itu Taktis

May 19, 2026
Kritik Pertumbuhan Ekonomi 2026 Kepada Prabowo, Lebih Beresensi Pujian dan Dukungan

Kritik Pertumbuhan Ekonomi 2026 Kepada Prabowo, Lebih Beresensi Pujian dan Dukungan

May 19, 2026
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Muhammad Ikhsanurrizqi, Ketua BEM PTNU Se-Nusantara.

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

May 18, 2026
Kongkalikong Tender Gedung BTN Sulampua? Logis 08 Desak BTN dan Danantara Buka-bukaan

Logis 08 Soroti Danantara, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

May 16, 2026
Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

May 16, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, May 19, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Apa Pentingnya? Prinsip Keseimbangan dalam Hidup

Oleh: Dr. Heru Siswanto, M.Pd.I

liputan9news by liputan9news
July 26, 2025
in Opini
A A
1
Heru

Apa Pentingnya? Prinsip Keseimbangan dalam Hidup

500
SHARES
1.4k
VIEWS

SIDOARJO | LIPUTAN9NEWS

Patut menjadi apresiasi dan catatan hidup kita bersama, bahwa lulus dari suatu perguruan tinggi baik dari jenjang sarjana, magister, doktor adalah sebuah pencapaian akademik belaka, dan bukan akhir dari segala-galanya. Mulai dari beakhirnya berkarya, berakhirnya dari menuntut ilmu, berakhirnya dari menantang perubahan zaman maupun berakhirnya menciptakan peluang dari zaman itu sendiri.

Mengingat dalam kampus kehidupan yang sebenarnya, tak akan pernah menanyakan ijazah kita, dari kampus mana?…kampus negeri atau swasta?….akreditasi prodinya apa?….IPK-nya berapa?….he he. he..namun yang lebih penting dari itu semua adalah integritas kita ketika sudah terjun di tengah masyarakat, mengabdi kepada bangsa dan negara tercinta ini.

Dengan hadirnya tantangan zaman yang begitu kompleks, menuntut setiap individu untuk menciptakan peluang dari setiap kesempatan yang ia miliki. Ini lagi-lagi mengingatkan kita, bahwa dunia kerja saat ini tak selalu menguji teori yang kita miliki, teori yang pernah kita temukan, dan teori yang pernah kita banggakan dulu pada waktu kuliah atau pas waktu jadi aktivis mahasiswa..he.he.he. Namun dunia kerja saat ini, terkadang lebih mengutamakan menguji mental dan moralitas kita seberapa tangguh, unggul, serta berdaya saing dengan yang lainnya.

BeritaTerkait:

Kuota Hidup Kian Menipis, Ali Mochtar Ngabalin Ajak Masyarakat Isi Hidup Bermakna dan Penting

Menjadi Bermakna Sebagai Manusia

Khutbah Jumat: Dengan Berserah, Hidup Menjadi Terarah

Kebodohan yang Terorganisir

Lebih ironisnya lagi, dalam catatan pojok kampus kehidupan, bahwa banyak dan tak sedikit orang yang menyandang banyaknya gelar tinggi, namun menemui kegagalan dalam ujian-ujian dasar. Seperti memiliki kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan amanah dalam setiap kesempatan yang ia miliki.

Untuk itu menjadi tuntutan kita bersama terkait akan hal ini, memiliki prinsip keseimbangan dalam hidup adalah suatu kewajiban bersama, yakni antara lain:

Pertama, ketika kita lulus secara akademik, seharusnya kita juga harus lulus ujian dalam kehidupan yang kita jalani. Sebab banyak orang yang pandai berteori, namun terjebak dalam keegoisan, arogansi, malas mengembangkan diri, tidak memiliki simpati maupun empati terhadap yang lainnya. Ini adalah suatu ketidaklulusan dalam hidup.

Kedua, ketika kita memiliki kecerdasan secara akademik, seharusnya kita juga harus memiliki kecerdasan secara emosional. Terkadang dengan nilai IPK yang kita miliki begitu sempurna, namun terkadang juga kita tidak memiliki kemampuan untuk menjaga emosi atau kemarahan saat diuji oleh orang tua, pasangan, atasan maupun rekan kerja kita.

Ketiga, ketika kita memiliki ijazah pendidikan formal, seharusnya kita juga memiliki etika sejati (jujur, amanah, tanggungjawab) dalam menjalani hidup. Mengingat bangku sekolahan ataupun perkuliahan dengan level jenjangnya bisa saja mengajarkan definisi kebenaran dengan berbagai macam pendekatan dan lengkap dengan referensinya. Namun dibalik itu semua ada yang lebih penting lagi, yakni kehidupanlah yang akan mengajarkan kita mengamalkan makna dari keadilan, kepedulian, dan pentingnya menciptakan kebersamaan di atas banyaknya simpul perbedaan.

Untuk itu janganlah kita bangga hanya karena gelar akademik di belakang maupun di depan nama kita…. he. he. he….

Namun tetap berbanggalah jika kita masih bisa jujur, amanah, tanggungjawab dan tidak mudah tergoda dengan rayuan fenomena zaman dengan berbagai pernak-perniknya yang bersifat sesaat. Dengan tetap bisa tenang dan bisa mengusai diri saat dihina oleh ulah tangan-tangan jahil, tetap bisa sabar dan pantang menyerah saat berjuang menuju kesuksesan, tetap bisa rendah hati dan tidak membusungkan dada saat memiliki banyaknya prestasi.

Sebab kampus kehidupan yang sesungguhnya tidak akan menilai ataupun menanyakan ijazah kita. Namun yang akan menjadi kebanggaan dan prestasi dalam hidup kita adalah bagaimana cara kita untuk bertahan hidup dan tetap bisa menjadi manusia seutuhnya dengan menerapkan prinsip keseimbangan hidup sebagaimana tersebutkan di atas he.he.he. Luangkan waktu sejenak, mari kita merenung. Semoga bermanfaat.

Dr. Heru Siswanto, M.Pd.I., Ketua Program Studi dan Dosen PAI-BSI (Pendidikan Agama Islam-Berbasis Studi Interdisipliner) Pascasarjana IAI Al-Khoziny Sidoarjo; Dosen PAI-Terapan Poltek Pelayaran Surabaya; Pengurus Lembaga Takmir Masjid PCNU Sidoarjo; Ketua Lembaga Dakwah MWCNU Krembung.

Tags: Heru SiswantoHidupPrinsip
Share200Tweet125SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Ali Mochtar Ngabalin
Nasional

Kuota Hidup Kian Menipis, Ali Mochtar Ngabalin Ajak Masyarakat Isi Hidup Bermakna dan Penting

by liputan9news
January 2, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Tokoh naisonlan dan Ketua DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional, Prof Dr...

Read more
Sulaiman Djaya

Menjadi Bermakna Sebagai Manusia

December 11, 2025
Khutbah Jumat: Dengan Berserah, Hidup Menjadi Terarah

Khutbah Jumat: Dengan Berserah, Hidup Menjadi Terarah

October 30, 2025
Heru siswanto

Kebodohan yang Terorganisir

May 24, 2025
Load More

Comments 1

  1. herpafend says:
    3 months ago

    **herpafend**

    herpafend is a natural wellness formula developed for individuals experiencing symptoms related to the herpes simplex virus.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2561
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

May 19, 2026
Keterangan Gambar : Ilustrasi AI simulasi rekaman CCTV (Night Vision/Noise), yang direkonstruksi berdasarkan Laporan Polisi, dimana menunjukkan mobil Daihatsu Rocky merah di bahu jalan tol Tol Jakarta-Tangerang (Kebon Jeruk) dini hari. Terdapat label 'PELAKU MENDEKATI MOBIL' dan 'KORBAN DI SEMAK-SEMAK.

Pelaku Pencurian Mobil Sigra Di Tol Km 3,8 Diburu Polisi, Korban Berharap Bisa Tertangkap

May 19, 2026
Yudhie Haryon (CEO Nusantara Centre) dan Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Rupiah Lemah itu Taktis

May 19, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In