• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
PNIB

PNIB Minta Waspadai Kudeta Berdarah di Sudan dan Nigeria, Jangan Biarkan Merembet ke Indonesia

November 6, 2025
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

Tetap Istiqomah Pasca Ramadan

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

PNIB Minta Waspadai Kudeta Berdarah di Sudan dan Nigeria, Jangan Biarkan Merembet ke Indonesia

liputan9news by liputan9news
November 6, 2025
in Nasional
A A
0
PNIB

PNIB Minta Waspadai Kudeta Berdarah di Sudan dan Nigeria, Jangan Biarkan Merembet ke Indonesia (Foto: Liputan9news/WLY)

616
SHARES
1.8k
VIEWS

JOMBANG | LIPUTAN9NEWS
Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB), AR Waluyo Wasis Nugroho atau Gus Wal, mengingatkan pemerintah dan masyarakat Indonesia agar tidak lengah terhadap potensi bangkitnya khilafah, terorisme dan konflik politik bersenjata berdarah yang merenggut puluhan ribu jiwa, seperti yang saat ini terjadi di Nigeria dan Sudan.

Dalam pernyataannya, Gus Wal menegaskan bahwa tragedi yang saat ini melanda Nigeria dan Sudan harus dijadikan peringatan keras untuk terus menjaga stabilitas keamanan nasional dari ancaman ideologi transnasional dan kepentingan kekuasaan yang berpotensi memecah belah bangsa Indonesia.

Gus Wal menjelaskan, Nigeria dan Sudan sebelumnya terbelah menjadi dua negara, yakni Sudan utara yang mayoritas Muslim dan Sudan Selatan yang mayoritas Non Muslim. Namun, setelah Sudan utara berhasil mengkudeta pemerintahan Muslim sebelumnya, kini negara itu justru terjebak dalam perang saudara antar sesama faksi militer Muslim.

Konflik Negeria dan Sudan tersebut mempertemukan tentara pemerintah (SAF) dengan pasukan pemberontak (RSF) yang dulunya bersama-sama menggulingkan rezim sebelumnya. Akibatnya, warga sipil menjadi korban karena dianggap berpihak pada salah satu kelompok.

BeritaTerkait:

PNIB Minta Usut Tuntas Pelaku dan Dalang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

PNIB: Idul Fitri Momentum Menyatukan Perbedaan, Intoleransi, Terorisme dan Intimidasi Bukan Budaya Kita

PNIB dan Pagar Nusa Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia Diatas Segalanya

Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

“Situasi itu sangat memprihatinkan. Sesama bangsa dan sesama umat saling menghancurkan hanya karena haus kekuasaan dan dipengaruhi oleh faktor ideologi Khilafah terorisme,” ujar Gus Wal, Rabu (05/11/2025).

Selanjutnya, PNIB menilai konflik Sudan adalah contoh nyata bagaimana perebutan kekuasaan atas nama agama dengan membawa ideologi khilafah dan Terorisme dapat menghancurkan tatanan negara dan menghancurkan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Karena itu.

Gus Wal mengingatkan agar Indonesia tidak terjebak pada polarisasi serupa. Ia juga menyinggung situasi di beberapa negara Timur Tengah seperti Suriah, yang menurutnya harus menjadi cerminan bagi bangsa Indonesia.

“Jangan memberi ruang bagi ideologi Khilafah dan Terorisme, serta corong-corong tokoh propogandanya yang menimbulkan benih-benih kekacauan yang serupa terjadi di suriah dan sudan,” terangnya.

Selain itu, Gus Wal juga mengungkapkan potensi ancaman baru dari kelompok-kelompok eks radikal yang kini mulai muncul kembali di ruang publik. Ia menyoroti kabar kembalinya Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, salah satu tokoh senior Jamaah Islamiyah (JI) kembali kepangkuan NKRI dengan ikrar cinta tanah air. Hal itu tandai dengan pertemuannya dengan beberapa tokoh elit politik nasional.

“Menerima mereka dengan tangan terbuka itu baik. Tanda kebesaran jiwa bangsa Indonesia. Tapi jangan lupa, kewaspadaan tetap wajib utama dijaga. Jangan sampai pengalaman pahit di Timur Tengah suriah dan sudan dijadikan momentum oleh pihak-pihak tertentu untuk “kumat kumatan” dan membuat kekacauan. Lebih parahnya menyiapkan skenario kudeta berkedok agama yang didasari dengan ideologi Khilafah terorisme,” tutur Gus Wal dengan nada tegas.

PNIB menyerukan agar seluruh elemen bangsa baik itu pemerintah, aparat keamanan, dan juga masyarakat sipil seluruh anak bangsa tumpah darah Indonesia bersatu menjaga keutuhan dan stabilitas keamanan NKRI. Siaga dari berbagai bahaya ideologi Khilafah dan terorisme. Juga waspada terhadap politik identitas, infiltrasi ideologi asing lainnya yang merusak persaudaraan nasional sesama anak bangsa.

“Kita tidak boleh terpecah. Apa yang terjadi di Sudan, Suriah, dan negara-negara lain itu cukup menjadi pelajaran. Indonesia harus tetap berdiri tegak sebagai bangsa yang utuh, aman makmur damai, berdaulat, dan beradab,” pungkasnya.

(WLY/MSN)

Tags: Bersenjataideologi khilafahKudetaPNIBTerorisme
Share246Tweet154SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Foto: PNIB
Nasional

PNIB Minta Usut Tuntas Pelaku dan Dalang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

by liputan9news
March 27, 2026
0

JOMBANG | LIPUTAN9NEWS Pengungkapan pelaku pengiriman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus memasuki babak baru. Penetapan 4 terduga pelaku...

Read more
PNIB: Idul Fitri Momentum Menyatukan Perbedaan, Intoleransi, Terorisme dan Intimidasi Bukan Budaya Kita

PNIB: Idul Fitri Momentum Menyatukan Perbedaan, Intoleransi, Terorisme dan Intimidasi Bukan Budaya Kita

March 26, 2026
PNIB dan Pagar Nusa Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia DiatasSegalanya

PNIB dan Pagar Nusa Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia Diatas Segalanya

March 18, 2026
Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

March 16, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In