• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama mempunyamisi visi memberikan dampak kepada dunia internasional semenjak organisasi NU Didirikan. Sebagai wujud konkrit dari visi tersebut adalah partisipasi NU dalam perjuangan

Sambut Harlah NU, Gus Yahya Ajak Warga Nahdliyin Jaga Persatuan

January 7, 2026
Dr. KHM. Saeful Kurniawan, MA,Pendakwah dan Penulis

Fiqih Lingkungan: Anak yang Meninggal Dunia Investasi Akhirat

May 23, 2026
Oknum Pimpinan Ponpes Lakukan Pencabulan, Sejumlah Santriwati Lapor ke Mapolres Ngawi

Oknum Pimpinan Ponpes Lakukan Pencabulan, Sejumlah Santriwati Lapor ke Mapolres Ngawi

May 23, 2026
PNIB Tolak Impor Tabung CNG China, Berdayakan Produk Anak Bangsa, Kedaulatan Energi Harga Mati

PNIB Tolak Impor Tabung CNG China, Berdayakan Produk Anak Bangsa, Kedaulatan Energi Harga Mati

May 23, 2026
M Nadhim Ardiansyah, Dir Pertanian dan Energi BEM PTNU Se Nusantara

BEM PTNU: Jangan Politisasi MBG di Lingkungan Kaum Akademisi

May 23, 2026
Hilman Latief

KPK Periksa Hilman Latief dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

May 22, 2026
Karakteristik Dasar Bank Syariah: Konsep, Penerapan, dan Perbandingan dengan Perbankan Konvensional

Karakteristik Dasar Bank Syariah: Konsep, Penerapan, dan Perbandingan dengan Perbankan Konvensional

May 21, 2026
Foto: Ilustrasi Hasan Yazid

Khutbah Jumat: Ketika Cinta Butuh Pengorbanan

May 21, 2026
PNIB: Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Teguhkan Indonesia Negeri Pancasila Pusat Kesetaraan dan Toleransi Dunia

PNIB: Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Teguhkan Indonesia Negeri Pancasila Pusat Kesetaraan dan Toleransi Dunia

May 21, 2026
Aguk Irawan

Napas Panjang Kemanusiaan: Dari Fatwa Mbah Hasyim hingga Sumud Flotilla

May 21, 2026
KH Achmad Rosikh Roghibi atau Gus Rosikh, Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmi As-Syar’iyati (MIS) Sarang Rembang.

Gus Rosikh Ajak Muktamar NU Ke-35 Kembalikan PBNU Sesuai Khittoh 1926, Bukan Menjadi Stempel Agenda Global

May 21, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Sunday, May 24, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Sambut Harlah NU, Gus Yahya Ajak Warga Nahdliyin Jaga Persatuan

liputan9news by liputan9news
January 7, 2026
in Nasional
A A
0
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama mempunyamisi visi memberikan dampak kepada dunia internasional semenjak organisasi NU Didirikan. Sebagai wujud konkrit dari visi tersebut adalah partisipasi NU dalam perjuangan

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama mempunyamisi visi memberikan dampak kepada dunia internasional semenjak organisasi NU Didirikan. Sebagai wujud konkrit dari visi tersebut adalah partisipasi NU dalam perjuangan (Foto: Suwito/MSN)

518
SHARES
1.5k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9EWS
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama mempunya visi memberikan dampak kepada dunia internasional semenjak organisasi NU Didirikan. Sebagai wujud konkrit dari visi tersebut adalah partisipasi NU dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yahya saat memberikan sambutan dalam gelaranacara peringatan Harlah NU ke-103 yang digelar di Plaza Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya No 164 Jakarta Pusat, Senin (05/01/2026) malam Selasa.

Gus Yahya menegaskan bahwa berdirinya Negara Kesatuan RepublikIndonesia (NKRI) mempunyai maknastrategis dalam pembangunan peradaban. Ia mengatakan, Indonesia menjadi markas utama perjuangan tersebut.

“NKRI ini adalah markasnya, adalah kubu dari perjuangan membangun peradaban,” terangnya dihadapat pada hadirin yang hadir.

BeritaTerkait:

Gus Rosikh Ajak Muktamar NU Ke-35 Kembalikan PBNU Sesuai Khittoh 1926, Bukan Menjadi Stempel Agenda Global

Menjelang Muktamar NU dan Harapan Lahirnya Energi Baru

Sinyal Kuat Regenerasi PBNU: Gus Yusuf, KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid dan Gus Miftah ‘Satu Shaf’ di PMKNU Cirebon

Gus Kikin Beri Sinyal Siap Pimpin NU, Serukan Kembalinya Soliditas Nahdliyin Jelang Muktamar ke-3

Lebih lanjut Gus Yahya menjelaskan, bahwa sejak awal NU tidak pernah berdiri sendiri dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Nahdlatululama terlibat aktif dalam berbagai gerakan nasional bersama elemen lainnya demi mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

“Perjuangan tidak bisa didirikan, tidak bisa dilakukan oleh Nahdlatul Ulama sendirian, harus bersama-sama dengan elemen yang lain dan harus ada markasnya,” utara Gus Yahya.

Selaiitu, Gus Yahya juga menegaskan, visi membangun peradaban yang diusung NU sejalan dengan amanat Proklamasi Kemerdekaan dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Lalu, Ia mengutip pembukaan UUD 1945 yang menegaskan kemerdekaan sebagai hak seluruh bangsa di dunia.

“Kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan,” Jelasnya.

Kemudian, Gus Yahya menekankan bahwa sejak awal Indonesia didirikan bukan hanya untuk kepentingan kelompok atau suku tertentu, melainkan untuk kemaslahatan seluruh umat manusia.

“Ini jelas sekali bahwa Indonesia ini didirikan dengan cita-cita untuk kemaslahatan segala bangsa. Bukan cuma orang Betawi saja, bukan cuma Sunda, Jawa, Batak, Bugis dan lain-lain saja menjadi bagian Indonesia, tetapi untuk segala bangsa,” paparnya.

Pada momen Harlah sederhana tersebut, Gus Yahya juga mengajak seluruh warga NU dan masyarakat Indonesia untuk terus menghidupkan cita-cita peradaban mulia dalam pikiran dan hati. Menurutnya, kekuatan perjuangan hanya dapat terwujud jika semua pihak bersatu.

“Tidak ada pilihan menjadi barisan perjuangan yang kuat selain kita harus bersatu,” katanya.

Selain menyoroti visi kebangsaan dan peradaban, Gus Yahya turut mengingatkan pesan pendiri NU, Hadratusyekh KH Hasyim Asy’ari, tentang pentingnya menjaga kasih sayang dan persaudaraan di antara sesama Nahdliyin.

“Masuklah kalian semua ke dalam Jamiyyah Nahdlatul Ulama ini dengan mahabbah, dengan rasa cinta, wal widaad, dan kasih sayang. Kalau sudah mau masuk jamiyyah ini harus bisa saling menyayangi sesama jamaah, harus bisa saling mencintai dengan sesama jamaah,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa prinsip saling menyayangi merupakan syarat utama menjadi bagian dari NU.

“Kalau tidak bisa, pergi saja, enggak usah ikut NU. Kalau ikut NU harus siap harus menyayangi, karena perintah Hadratusyekh,” pungkasnya.

(HAZAT)

Tags: Gus YahyaHarlah NUHarlah NU Ke-103Ketua Umum PBNUPBNU
Share207Tweet130SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH Achmad Rosikh Roghibi atau Gus Rosikh, Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmi As-Syar’iyati (MIS) Sarang Rembang.
Nasional

Gus Rosikh Ajak Muktamar NU Ke-35 Kembalikan PBNU Sesuai Khittoh 1926, Bukan Menjadi Stempel Agenda Global

by liputan9news
May 21, 2026
0

REMBANG | LIPUTAN9NEWS Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmi As-Syar’iyati (MIS) Sarang Rembang, KH Achmad Rosikh Roghibi, menegaskan bahwa momentum Muktamar...

Read more
Menjelang Muktamar NU dan Harapan Lahirnya Energi Baru. Menjelang Muktamar NU dan Harapan Lahirnya Energi Baru

Menjelang Muktamar NU dan Harapan Lahirnya Energi Baru

May 19, 2026
Sinyal Kuat Regenerasi PBNU: Gus Yusuf, KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid dan Gus Miftah ‘Satu Shaf’ di PMKNU Cirebon

Sinyal Kuat Regenerasi PBNU: Gus Yusuf, KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid dan Gus Miftah ‘Satu Shaf’ di PMKNU Cirebon

May 14, 2026
Gus Kikin Beri Sinyal Siap Pimpin NU, Serukan Kembalinya Soliditas Nahdliyin Jelang Muktamar ke-3

Gus Kikin Beri Sinyal Siap Pimpin NU, Serukan Kembalinya Soliditas Nahdliyin Jelang Muktamar ke-3

May 8, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2565
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Dr. KHM. Saeful Kurniawan, MA,Pendakwah dan Penulis

Fiqih Lingkungan: Anak yang Meninggal Dunia Investasi Akhirat

May 23, 2026
Oknum Pimpinan Ponpes Lakukan Pencabulan, Sejumlah Santriwati Lapor ke Mapolres Ngawi

Oknum Pimpinan Ponpes Lakukan Pencabulan, Sejumlah Santriwati Lapor ke Mapolres Ngawi

May 23, 2026
PNIB Tolak Impor Tabung CNG China, Berdayakan Produk Anak Bangsa, Kedaulatan Energi Harga Mati

PNIB Tolak Impor Tabung CNG China, Berdayakan Produk Anak Bangsa, Kedaulatan Energi Harga Mati

May 23, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In