• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Dinamika Muktamar ke-35 NU: Sinyal Transformasi di Balik Dominasi Pasangan Kiai Asep - Kiai Imam Jazuli, Simak Hasil Polingnya!

Dinamika Muktamar ke-35 NU: Sinyal Transformasi di Balik Dominasi Pasangan Kiai Asep – Kiai Imam Jazuli, Simak Hasil Polingnya!

January 16, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Dinamika Muktamar ke-35 NU: Sinyal Transformasi di Balik Dominasi Pasangan Kiai Asep – Kiai Imam Jazuli, Simak Hasil Polingnya!

liputan9news by liputan9news
January 16, 2026
in Nasional
A A
0
Dinamika Muktamar ke-35 NU: Sinyal Transformasi di Balik Dominasi Pasangan Kiai Asep - Kiai Imam Jazuli, Simak Hasil Polingnya!

Dinamika Muktamar ke-35 NU: Sinyal Transformasi di Balik Dominasi Pasangan Kiai Asep - Kiai Imam Jazuli, Simak Hasil Polingnya! (Foto: AI/MSN)

589
SHARES
1.7k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Menjelang perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), peta dukungan kepemimpinan nasional organisasi ini mulai menunjukkan pergeseran yang cukup tajam. Hasil polling sementara yang dirilis oleh Padasuka TV mencatatkan kejutan besar: pasangan Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA dan KH. Imam Jazuli, Lc., MA, memimpin dengan perolehan 50,5% suara.

Poling Padasuka TV Bursa Calon Pimpinan PBNU

Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan representasi dari aspirasi akar rumput Nahdliyin yang mulai mendambakan “wajah baru” dengan visi transformatif. Berikut adalah analisa mengenai kekuatan masing-masing kandidat utama:

Pertama; Pasangan KH. Asep Saeifuddin Chalim & KH. Imam Jazuli : Simbol Kemandirian dan Modernisasi

Dominasi pasangan ini (50,5%) mencerminkan keinginan kuat warga NU untuk melihat kepemimpinan yang menggabungkan tradisi kiai sepuh dengan manajerial modern.

Kiai Asep Saifuddin Chalim dikenal sebagai sosok visioner yang berhasil membangun kemandirian ekonomi pesantren melalui Pondok Pesantren Amanatul Ummah. Beliau adalah bukti nyata bahwa pendidikan pesantren bisa berkualitas internasional dan mandiri secara finansial.

BeritaTerkait:

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

Gus Yahya Dikabarkan Menerima Secara De Facto Atas Sanksi Pemecatan Syuriyah PBNU

Kehadiran KH. Imam Jazuli sebagai calon Ketua Umum Tanfidziyah memberikan energi muda yang progresif. Sebagai pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, ia membawa konsep “Pesantren Transformatif” yang relevan dengan tantangan disrupsi teknologi saat ini. Duet ini dianggap sebagai “Poros Jatim-Jabar” yang mampu mengonsolidasi basis massa terbesar NU dengan narasi kemandirian organisasi. Kedua figur ini juga dikenal jalur langitnya; shahibul tirakat dalail, shalat malam dan dermawan.

Kedua; Pasangan KH. Said Aqil Siroj & Gus Salam: Penjaga Marwah dan Stabilitas

Berada di posisi kedua dengan 38,0% suara, pasangan ini tetap menjadi kekuatan utama yang sulit diabaikan. KH. Said Aqil Siroj adalah intelektual kelas dunia yang memiliki akar kuat dalam pemikiran Islam Nusantara dan moderasi beragama (wasathiyah). Pengalamannya memimpin PBNU selama dua periode memberikan jaminan stabilitas ideologis bagi warga NU.

Dukungan terhadap Kiai Said sering kali datang dari kelompok yang menginginkan NU tetap menjadi jangkar perdamaian nasional yang kokoh. Munculnya nama Gus Salam (KH Abdussalam Shohib) sebagai pendamping memberikan representasi dari trah pendiri NU (Tebuireng/Denanyar), yang memperkuat legitimasi moral di mata para kiai struktural maupun kultural.

Tiga; Spektrum Alternatif: Keberagaman Preferensi Nahdliyin

Selain dua pasangan utama, munculnya nama-nama seperti KH. Nurulhuda Djazuli & KH. Nasaruddin Umar (3,2%) KH. Maruf Amin & Gus Yahya (2,4%) KH Miftachul Akhyar & Gus Zulfa(2,9%) hingga KH.Kafabihi & Gus Rozin ( 2,9%) menunjukkan bahwa kanal komunikasi di internal NU sangat terbuka.

Rendahnya angka polling bagi tokoh-tokoh incumbent atau tokoh senior lainnya bisa diinterpretasikan sebagai kejenuhan publik terhadap pola kepemimpinan lama yang dianggap terjebak dalam pusaran konflik internal. Warga NU nampaknya mulai memprioritaskan figur yang fokus pada pemberdayaan ekonomi dan kualitas pendidikan langsung ke basis pesantren.

Hasil polling Padasuka TV selama hampir satu minggu ini menegaskan bahwa Muktamar ke-35 tidak akan menjadi sekadar seremoni formalitas. Dominasi pasangan Kiai Asep – Kiai Imam Jazuli memberikan peringatan bahwa suara arus bawah menginginkan perubahan nyata. NU yang lebih mandiri, lebih modern, dan lebih hadir dalam solusi persoalan hidup jamaahnya.

Pertarungan di Muktamar mendatang akan menjadi ajang adu gagasan antara kemandirian baru (Kiai Asep-Kiai Imam) melawan kemapanan intelektual (Kiai Said-Gus Salam). Suara Nahdliyin kini tidak lagi hanya soal mengikuti titah, tetapi soal memilih arah masa depan organisasi di tengah perubahan zaman yang kian cepat.

(AI/MSN)

Tags: Asep Saifuddin ChalimGus SalamImam JazuliKH. Said Aqil SirojMuktamar ke-35PBNUPolling
Share236Tweet147SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur
Opini

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

by liputan9news
February 1, 2026
0

JOMBANG | LIPUTAN9NEWS Jangan salah menilai kiai-ulama pesantren yang seringkali dipahami berpikir tradisional. Dalam sejarahnya, pandangan geopolitik kiai-ulama bisa menembus...

Read more
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menggelar Konferensi Pers di Plaza PBNU Jalan Kramat Raya No. 164 Jakarta Pusat, Rabu (03/12/2025) (Foto: MSN/ASR)

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

January 30, 2026
PBNU Dirundung Masalah, Gus Faris: Gus Yahya, Kiai Miftahul Ahyar dan Gus Ipul Harus Dicopot Semua

Gus Yahya Dikabarkan Menerima Secara De Facto Atas Sanksi Pemecatan Syuriyah PBNU

January 30, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In