• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KH Miftachul Akhyar

Beredar Undangan Harlah NU ke-100, KH Miftachul Akhyar Kirim Surat Tabayun ke Gus Yahya

January 28, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Beredar Undangan Harlah NU ke-100, KH Miftachul Akhyar Kirim Surat Tabayun ke Gus Yahya

Atas beredarnya Undangan Harlah NU ke-100, KH Miftakhul Akhyar Kirim Surat Tabayun ke Gus Yahya. KH Miftakhul Akhyar menyampaikan doa dan harapan agar Allah SWT senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada seluruh jajaran PBNU.

liputan9news by liputan9news
January 28, 2026
in Nasional
A A
0
KH Miftachul Akhyar

KH Miftachul Akhyar, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2021-2026. (Foto: Liputan9news/NU)

571
SHARES
1.6k
VIEWS

JAKARTA  | LIPUTAN9NEWS
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, mengirimkan surat tabayun kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyusul beredarnya undangan Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-100 kalender Masehi yang mencantumkan namanya.

Surat tersebut dikirim pada Senin, 26 Januari 2026, sebagai respons atas berbagai pertanyaan publik terkait keabsahan undangan kegiatan yang direncanakan berlangsung pada 31 Januari 2026 di Istora Senayan, Jakarta.

Surat resmi itu diawali dengan salam dan doa, seraya memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan pertolongan dalam setiap ikhtiar menjaga kemaslahatan jam’iyah.

Dalam substansinya, KH Miftachul Akhyar menyampaikan bahwa sejak Senin (26/01/2026) dirinya menerima banyak pertanyaan dari berbagai pihak mengenai kebenaran undangan Harlah NU ke-100 tersebut.

BeritaTerkait:

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

“Disampaikan dengan hormat bahwa pada hari Senin, 26 Januari 2026, telah diterima banyak pertanyaan dari berbagai pihak terkait kebenaran undangan Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-100 Masehi sebagaimana terlampir,” tulis salah satu bagian surat Tabayun tersebut.

Atas dasar itu, Rais Aam PBNU meminta agar pihak terkait dapat memberikan klarifikasi secara terbuka guna menghindari kesalahpahaman di tengah warga Nahdliyin maupun masyarakat luas.

Permintaan klarifikasi ini disebut sebagai langkah tabayun, atau upaya mencari kejelasan secara bijak dan beradab dalam menyikapi persoalan internal organisasi.

Dalam suratnya, Kiai Miftach juga mengingatkan kembali dinamika yang telah berlangsung sejak akhir tahun 2025. Kiai Miftach menyebut, pada pertemuan di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, pada Jumat pagi, 26 Desember 2025, telah ditegaskan pentingnya pelaksanaan rapat pleno PBNU sebagai tindak lanjut atas hasil rapat konsultasi Syuriyah bersama para Mustasyar yang digelar sehari sebelumnya.

Menurutnya, rapat pleno dipandang sebagai forum resmi dan strategis untuk menata kembali komunikasi serta pengambilan keputusan penting di tubuh PBNU, terutama yang berkaitan dengan agenda besar organisasi.

Penegasan serupa kembali disampaikan pada Senin, 12 Januari 2026, ketika rencana kegiatan tanggal 31 Januari 2026 mulai dibicarakan.

“Pada saat itu kembali dipertanyakan kapan agenda Rapat Pleno akan dilaksanakan. Namun pertanyaan tersebut dijawab dengan usulan pelaksanaan Rapat Gabungan, yakni Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah,” tulis Kiai Miftach dalam suratnya.

Surat Tabayun Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar kepada Gus Yahya

Selain itu, Rais Aam PBNU menyatakan hingga kini masih menunggu tanggapan atas surat jawaban tertanggal 24 Januari 2026 yang telah dikirimkan sebelumnya.

Surat tersebut, menurutnya, merupakan hasil musyawarah bersama dua Wakil Rais Aam, yang dimaksudkan sebagai ikhtiar meredakan kegaduhan internal serta mengembalikan suasana kebersamaan di lingkungan PBNU sebagaimana pada awal masa kepengurusan.

Kiai Miftach berharap, surat permohonan maaf yang telah disampaikan itu dapat menjadi penutup polemik, sekaligus membuka ruang rekonsiliasi agar roda organisasi dapat kembali berjalan secara harmonis, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam bagian lain, Kiai Miftach turut menyinggung perihal draf undangan kepada Presiden Republik Indonesia yang hanya ditandatangani oleh dua pihak. Ia menilai, secara organisatoris, undangan semestinya ditandatangani oleh empat pihak sebagaimana praktik yang lazim dilakukan PBNU selama ini.

Pertimbangan tersebut, kata dia, bukan semata soal administrasi, melainkan juga demi menjaga marwah organisasi, sekaligus memberi pesan kepada Presiden dan masyarakat bahwa kepengurusan PBNU berada dalam kondisi normal dan solid.

Namun, Kiai Miftach menegaskan bahwa sebelum penandatanganan dilakukan, terdapat prosedur organisasi yang harus dipenuhi, yakni melalui penyelenggaraan rapat pleno.

Atas dasar berbagai pertimbangan itu, Rais Aam PBNU berharap agar rencana penyelenggaraan Harlah NU ke-100 pada 31 Januari 2026 dapat dipertimbangkan kembali.

Ia membuka kemungkinan agar peringatan tersebut dilaksanakan pada waktu lain setelah seluruh mekanisme organisasi dijalankan secara lengkap dan musyawarah internal mencapai kesepahaman.

“Hal yang terpenting saat ini adalah agar Jam’iyah dapat berjalan dengan baik, tertib, serta sesuai dengan kaidah berorganisasi yang baik,” terangnya yang tersirat dalam surat Tabayun.

Di akhir surat tabayun, Kiai Miftach menyampaikan doa dan harapan agar Allah SWT senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada seluruh jajaran PBNU, serta meridai setiap ikhtiar yang dilakukan untuk menjaga kemaslahatan Nahdlatul Ulama dan bangsa Indonesia.

(asr/msn)

Tags: Gus YahyaHari Lahir (Harlah) Ke-100Ketum PBNUKiai MiftachRais Aam PBNUSurat TabayunYahya Cholil Staquf
Share228Tweet143SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Gus Yahya
Nasional

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

by liputan9news
February 1, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Nahdlatul Ulama (NU) menggelar perayaan puncak hari lahir (harlah) ke-100 di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (31/01/2026)....

Read more
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

January 30, 2026
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menggelar Konferensi Pers di Plaza PBNU Jalan Kramat Raya No. 164 Jakarta Pusat, Rabu (03/12/2025) (Foto: MSN/ASR)

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

January 30, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In