• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Yudhie Haryono, Presidium Forum Negarawan

Resensi Buku Dipenjara Uang Itu Manusia Modern

March 15, 2026
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, April 3, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Resensi

Resensi Buku Dipenjara Uang Itu Manusia Modern

Oleh: Yudhie Haryono

liputan9news by liputan9news
March 15, 2026
in Resensi
A A
0
Yudhie Haryono, Presidium Forum Negarawan

Yudhie Haryono, Presidium Forum Negarawan

494
SHARES
1.4k
VIEWS

Resensi Buku
Judul asli: The Uncomfortable Truth About Money.
Penulis: Paul Podolsky.
Penerbit: Penerbit Baca.
Tahun: 2025.
Genre: Non-Fiksi
ISBN: 978-623-8371-44-0.
Ukuran: 13x20cm
Jumlah halaman: 280+vii.
Harga: Rp111.000,-

“Satu-satunya yang bisa membuat orang mabuk kepayang selain cinta adalah uang,” demikian jawaban kekasihku ketika kutanya mengapa ia selingkuh. Ia tegas bilang mabuk pada uang, yang memang tak banyak kumiliki.

Di tengah kepariaan itu, hari-hariku kini sibuk mencari tahu apa itu uang. Mengapa ia begitu sakti. Dan, ketemulah buku ini. Sebuah buku lucu, tipis dan renyah berjudul “The Uncomfortable Truth About Money.”

Dengan bahasa yang sederhana dan kisah pribadi yang relatable, Podolsky mengajak kita melihat uang bukan sekadar angka, tetapi sebagai kekuatan yang membentuk keputusan, peluang, dan kehidupan kita. Dari jebakan kelas sosial hingga politik kantor, dari ketidaktahuan hingga kesalahan finansial yang tak terhindarkan, buku ini membongkar semuanya—tanpa basa-basi.

BeritaTerkait:

Yaqut Kembali Dipenjara, Setelah KPK Jadikan Tahanan Rumah

Launching Buku “Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung”, Bamsoet Tegaskan Politik Akal Sehat Kunci Stabilitas dan Rekonsiliasi Bangsa

Mengatur Uang, Menjaga Kewarasan: Fakta di Balik Keuangan dan Kesehatan Mental

Gus Baha: Ia Hanya Minta Buku dan Pena, Tapi Negeri Ini Tak Mendengar

Buku ini membahas bagaimana uang mengambil peran dalam kehidupan, menyoroti fakta menyakitkan tentang keuangan yang sering diabaikan. Uang itu angka, ilusi, nyata, fotamorgana, dan penjara. Keren penulis berhipotesa.

Kisah kehidupan modern kita sesungguhnya 99% adalah uang dan arsitektur ekonomi “tricle up effect.” Kisah berlangsungnya bisnis dan aksiologi “kaum miskin mensubsidi kaum kaya.” Pedih, tapi itu kenyataan tak terelakan.

Pada uang, kita mengumpulkannya dalam percakapan dan tabungan, sampai tak satu hari pun kita benar-benar lepas darinya. Uang menentukan tempat tinggal kita, makanan yang kita makan, bahkan bagaimana kita dilahirkan dan akhirnya dimakamkan. Kita hidup di dalam sangkar uang, tetapi tak tahu cara kerja jerujinya.

Coba simak tesis ini: ekonomnya kebanyakan alumni UI, ITB dan UGM. Tiga kampus terbaik di republik. Tapi, arsitektur ekonominya jualan bakso, bubur kacang ijo dan gado-gado. Ini ekonomnya yang geblek atau warganya yang goblok yah?

Tesis itu sudah lama disetujui oleh Adiaksa Wibowo (2026) sehingga menurutnya, kegagalah mendelet paradok itu akan menghasilkan rangkaian peristiwa besar. Ketika dogma kita lantang bicara kadilan sosial, ternyata yang datang kesenjangan sosial. Tentu ini akan mengakibatkan keresahan sosial. Selanjutnya, jika tak ditangani akan melahirkan kerusuhan sosial. Ujungnya pasti kerakyatan asosial. Satu postulat negara anti pancasila, tentu saja.

Balik ke buku dan uang seperti inti dalam buku yang kubaca. Paul menjelaskan bahwa sifat uang itu menyukai keteraturan dan sering menjauh dari kekacauan. Maksudnya di sini Paul ingin menunjukkan bahwa ketika sisi emosional seseorang cenderung stabil, maka uang akan mudah dan lancar dimiliki. Begitupula sebaliknya.

Pada bab 7 Paul menjelaskan bahwa dana darurat merupakan sarana pelindung dalam menghadapi gangguan keuangan yang mungkin terjadi secara tiba-tiba. Besarannya tidak ditentukan secara pasti. Hal ini adalah hal yang paling tidak disadari dan dikerjakan oleh warga negara Indonesia. Krisis dan kemiskinan membuat warga kita tak cukup dana untuk disimpan, terutama dana darurat.

Karena ditulis oleh mantan eksekutif hedge fund, buku ini menggabungkan wawasan ekonomi praktis dengan pengalaman pribadi, berfokus pada manajemen emosi, kesabaran, dan disiplin dalam mengelola keuangan. Ini kelebihan lainnya dari buku tipis yang kita baca.

Yang jelas, tulisannya memberikan pandangan jujur, tajam, dan tidak menggurui mengenai realitas ekonomi yang sering ribet, menyebalkan sekaligus memenjara. Ya, duit dan uang memang “penjara modern” abad ini.

Akhirnya, dengan buku ini kita menyadari bahwa hidup hari ini sedang di puncak zaman amoral dan feodal karena “uangisme.” Ini zaman yang penuh distraksi, kontradiktoris dan godaan. Hampir semua orang rusak, khianat, dajjal, psikopat dan rakus pada uang dan uang. Bahkan, peradaban kita kini bertumpu dan berputar dari, oleh dan untuk uang.

Yudhie Haryono, Presidium Forum Negarawan

Tags: BukuDipenjaraPenjaraResensiuang
Share198Tweet124SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Banser Ansor Geruduk KPK, Protes Penahanan Yaqut Cholil Qoumas
Nasional

Yaqut Kembali Dipenjara, Setelah KPK Jadikan Tahanan Rumah

by liputan9news
March 23, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penahanan di rutan KPK terhadap Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas...

Read more
Launching Buku “Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung”, Bamsoet Tegaskan Politik Akal Sehat Kunci Stabilitas dan Rekonsiliasi Bangsa

Launching Buku “Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung”, Bamsoet Tegaskan Politik Akal Sehat Kunci Stabilitas dan Rekonsiliasi Bangsa

February 19, 2026
Mengatur Uang, Menjaga Kewarasan: Fakta di Balik Keuangan dan Kesehatan Mental

Mengatur Uang, Menjaga Kewarasan: Fakta di Balik Keuangan dan Kesehatan Mental

February 11, 2026
Sekretaris PWNU DKI Jakarta, KH. MH. Bahaudin atau akrab disapa Gus Baha (Foto: Ist/MSN)

Gus Baha: Ia Hanya Minta Buku dan Pena, Tapi Negeri Ini Tak Mendengar

February 5, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2540
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In