• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Mengatur Uang, Menjaga Kewarasan: Fakta di Balik Keuangan dan Kesehatan Mental

Mengatur Uang, Menjaga Kewarasan: Fakta di Balik Keuangan dan Kesehatan Mental

February 11, 2026

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel

Mengatur Uang, Menjaga Kewarasan: Fakta di Balik Keuangan dan Kesehatan Mental

Oleh: Sri Mulyantini

Liputan9 | Bekasi by Liputan9 | Bekasi
February 11, 2026
in Artikel
A A
0
Mengatur Uang, Menjaga Kewarasan: Fakta di Balik Keuangan dan Kesehatan Mental
511
SHARES
1.5k
VIEWS

KABUPATEN BEKASI | LIPUTAN9NEWS

Di era modern yang serba cepat, tekanan hidup tidak hanya datang dari tuntutan pekerjaan dan sosial, tetapi juga dari persoalan keuangan. Banyak orang belum menyadari bahwa perilaku keuangan yang merupakan cara seseorang mengelola, membelanjakan, dan memandang uang sangat berkaitan dengan kesehatan mental. Ketika keuangan tidak dikelola dengan baik, dampaknya tidak hanya terasa pada kondisi ekonomi, tetapi juga pada kesejahteraan psikologis seseorang. Berbagai penelitian dan fenomena sosial menunjukkan adanya fakta-fakta unik yang menggambarkan bagaimana uang, emosi, dan kondisi psikologis saling terhubung dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa bikti menunjukkan bahwa stres keuangan lebih berdampak daripada stres pekerjaan. Dimana stres akibat masalah keuangan sering kali lebih berat dibandingkan stres pekerjaan. Ketidakpastian keuangan dapat menimbulkan rasa takut akan masa depan, kecemasan dan gangguan tidur. Bahkan, individu dengan penghasilan cukup pun bisa mengalami stres keuangan jika perilaku pengelolaannya kurang baik. Beberapa fakta lainnya seperti, belanja bisa menjadi terapi semu. Fenomena retail therapy menunjukkan bahwa seseorang cenderung berbelanja saat sedang sedih atau stres. Secara psikologis, aktivitas belanja dapat memicu pelepasan hormon dopamin yang memberikan kesenangan sementara. Namun, efek ini bersifat jangka pendek dan sering kali diikuti rasa bersalah atau penyesalan, yang justru memperburuk kondisi mental. Selanjutnya ada bukti kondisi mental mempengaruhi cara mengambil keputusan keuangan, dimana kesehatan mental memengaruhi rasionalitas keputusan keuangan. Individu yang mengalami depresi cenderung menghindari perencanaan keuangan, sementara orang yang cemas berlebihan sering kali terlalu takut mengambil risiko, termasuk dalam investasi. Artinya, keputusan finansial tidak selalu didasarkan pada logika, tetapi juga pada kondisi emosional.

Selanjutnya ada fakta bahwa orang dengan literasi keuangan yang baik cenderung memiliki tingkat stres lebih rendah dan rasa aman yang lebih tinggi. Bukan semata-mata karena jumlah uang yang dimiliki, melainkan karena kemampuan mengelola keuangan, membuat seseorang merasa lebih berdaya dan tenang secara mental. Selanjutnya terkait pengelolaan utang terutama utang konsumtif, memiliki dampak psikologis yang signifikan. Fakta uniknya, beban mental akibat utang dapat dirasakan bahkan sebelum utang tersebut jatuh tempo. Memikirkan kewajiban pembayaran terus menerus, memicu kecemasan kronis dan menurunkan kualitas hidup. Fakta selanjutnya perilaku keuangan dan respons emosional terhadap uang sering kali terbentuk sejak masa kanak-kanak melalui pola asuh dan lingkungan keluarga. Pengalaman melihat orang tua mengelola atau menghadapi masalah keuangan akan memengaruhi cara seseorang bersikap terhadap uang dan stres di masa dewasa. Fakta menarik lainnya bahwa orang dengan kesehatan mental yang baik cenderung lebih konsisten dalam menabung dan merencanakan keuangan, lebih mampu berpikir jangka panjang, dan mengambil keputusan keuangan yang rasional.

Keterkaitan perilaku keuangan dengan kesehatan mental

Masalah keuangan sering kali menjadi salah satu sumber stres terbesar dalam kehidupan. Terutama saat ekonomi sulit, seperti utang menumpuk atau penghasilan tidak mencukupi, yang memicu berbagai gangguan kesehatan mental, seperti stres berkepanjangan, kecemasan (anxiety), depresi, gangguan tidur. Individu yang mengalami stres atau depresi cenderung membuat keputusan keuangan yang impulsif, seperti belanja berlebihan sebagai pelarian emosional atau menghindari perencanaan keuangan karena merasa kewalahan.

BeritaTerkait:

Ada Jarak Antar Generasi di Kampus, KMNU UNAIR Dorong Revitalisasi Aswaja An-Nahdliyah

Sinergi Tokoh Adat, Kampus, dan Pemuda Menguatkan Masa Depan Pangan Papua

Menyasar Produk Jurnalistik, Penghapusan Konten Demi Reputasi Digital Hendaknya Hormati Kemerdekaan Pers

PNIB Minta Waspadai Anarko dan Gema Pembebasan Dompleng Gerakan Suci Mahasiswa

Hal ini dapat menciptakan lingkaran masalah yang sulit dipecahkan, yang berdampak pada tekanan psikologis. Menurunnya rasa percaya diri, konflik dalam hubungan keluarga atau sosial, akan menurunkan produktivitas kerja., yang akan memperburuk kesehatan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan. Perilaku keuangan yang sehat tidak hanya berdampak pada stabilitas ekonomi, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan. Jadi masalah keuangan sering menjadi sumber tekanan psikologis, akibat pengeluaran tidak terkontrol, utang menumpuk, atau tidak ada perencanaan keuangan. Kondisi mental yang stabil membantu seseorang berpikir lebih jernih dan mengambil keputusan keuangan yang rasional. Sehingga membangun perilaku keuangan yang sehat menjadi langkah preventif dalam menjaga kesehatan mental.

Langkah-langkah membangun perilaku keuangan yang sehat bisa dimulai dengan membuat anggaran yang realistis, hal ini akan mencegah rasa tertekan karena target keuangan yang terlalu tinggi. Selanjutnya memisahkan kebutuhan dan keinginan. yang membantu mengurangi rasa bersalah dan stres akibat pengeluaran impulsif. Seseorang perlu mengelola emosi dalam keputusan keuangan melalui self-awareness. Selain itu perlu menyiapkan dana darurat, yang berfungsi sebagai perlindungan psikologis, mengurangi kecemasan, meningkatkan rasa aman dan lebih tenang menghadapi krisis. Selanjutnya perlunya menetapkan tujuan keuangan yang jelas dan terukur untuk mencegah tekanan mental akibat ekspektasi yang tidak sesuai dengan kemampuan. Selanjutnya pentingnya meningkatkan literasi keuangan, yang akan  meningkatkan rasa percaya diri dalam mengambil keputusan keuangan. Selanjutnya mencari dukungan dan bantuan profesional, .

Dukungan yang membentuk perilaku keuangan dan menjaga Kesehatan mental 

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak terlepas dari pengaruh lingkungan sekitarnya. Lingkungan dan dukungan sosial, baik dari keluarga, teman, maupun masyarakat, memiliki peran penting dalam membentuk perilaku keuangan serta menjaga kesehatan mental. Cara seseorang mengelola uang dan menghadapi tekanan psikologis sering kali merupakan hasil dari interaksi sosial yang berlangsung sejak dini hingga dewasa. Lingkungan Keluarga yang pertama memperkenalkan konsep uang, seperti cara membelanjakan uang, sikap terhadap utang dan tabungan, cara menghadapi masalah keuangan

Pengaruh lingkungan sosial dan budaya, turut memengaruhi standar hidup dan gaya konsumsi seseorang. Tekanan sosial untuk mengikuti gaya hidup tertentu, seperti tren konsumtif atau pencitraan di media sosial, dapat mendorong perilaku keuangan yang tidak sehat. Hal ini sering memicu stres, rasa tidak cukup, dan kecemasan sosial. Dukungan sosial berperan sebagai pelindung psikologis (buffer) berupa dukungan emosional (empati, perhatian, motivasi), dukungan informasional (nasihat dan edukasi keuangan), dukungan instrumental (bantuan nyata seperti bantuan dana darurat). Individu yang memiliki dukungan sosial yang kuat cenderung lebih mampu mengelola stres keuangan dan tidak merasa sendirian dalam menghadapi tekanan hidup. Komunikasi yang terbuka mengenai masalah keuangan, juga dapat mencegah konflik berkepanjangan dan tekanan mental. Kurangnya komunikasi sering memperparah masalah, karena tekanan keuangan dipendam sendiri dan berkembang menjadi stres atau depresi. Lingkungan kerja dan komunitas juga memengaruhi perilaku keuangan dan kesehatan mental. Program edukasi keuangan, budaya kerja yang sehat, serta adanya dukungan dari rekan kerja dapat membantu individu mengelola penghasilan dan tekanan psikologis.

Dapat disimpulkan bahwa Perilaku keuangan dan kesehatan mental memiliki hubungan yang erat dan saling memengaruhi. Cara seseorang mengelola uang tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi, tetapi juga pada kestabilan emosi, tingkat stres, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Perilaku keuangan yang tidak sehat dapat memicu tekanan psikologis, sementara kesehatan mental yang terganggu sering kali menyebabkan keputusan keuangan yang kurang bijak. Perlu keseimbangan antara pengelolaan keuangan dan kesehatan mental

Diharapkan masyarakat semakin menyadari bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan finansial. Dengan meningkatnya literasi keuangan dan pengelolaan emosi, membangun perilaku keuangan yang lebih sehat, realistis, dan bertanggung jawab. Selain itu, dibutuhkan lingkungan keluarga, pendidikan, dan masyarakat dapat menjadi ruang dalam membentuk kebiasaan keuangan yang positif dan menumbuhkan kesehatan mental yang baik.

Mari mulai memperhatikan cara kita mengelola keuangan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan mental. Mulailah dari langkah sederhana, seperti membuat anggaran, mengendalikan pengeluaran impulsif, dan berani mencari bantuan ketika menghadapi tekanan finansial. Dengan membangun perilaku keuangan yang sehat dan saling mendukung dalam lingkungan sosial, kita dapat menciptakan kehidupan yang lebih tenang, seimbang, dan bermakna baik secara finansial maupun mental.

Sri Mulyantini. Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Jakarta

Tags: DigitalKeuanganMahasiswaMengaturNaskahuang
Share204Tweet128SendShare
Liputan9 | Bekasi

Liputan9 | Bekasi

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Ada Jarak Antar Generasi di Kampus, KMNU UNAIR Dorong Revitalisasi Aswaja An-Nahdliyah
Nasional

Ada Jarak Antar Generasi di Kampus, KMNU UNAIR Dorong Revitalisasi Aswaja An-Nahdliyah

by Moh. Faisal Asadi
September 13, 2026
0

Ada Jarak Antar Generasi di Kampus, KMNU UNAIR Dorong Revitalisasi Aswaja An-Nahdliyah

Read more
"Fakfak sebenarnya memiliki potensi untuk mandiri pangan. Tantangan kita bukan pada ketersediaan sumber daya alam, tetapi bagaimana memanfaatkan potensi lokal secara optimal," ujarnya, seraya mendorong penguatan pangan lokal seperti ubi, pisang, keladi, dan sagu agar ketergantungan pada pasokan luar daerah dapat dikurangi.

Sinergi Tokoh Adat, Kampus, dan Pemuda Menguatkan Masa Depan Pangan Papua

July 31, 2026
Diskusi bertajuk “Penghapusan Konten Digital vs Kemerdekaan Pers” yang digelar Rumah Literasi Digital (RLD) bersama PFI Surabaya dan Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) di Hanaka Social Space, Surabaya, Jumat (10/07/2026).

Menyasar Produk Jurnalistik, Penghapusan Konten Demi Reputasi Digital Hendaknya Hormati Kemerdekaan Pers

July 11, 2026
PNIB Mengingatkan, Waspada Anarko dan Gema Pembebasan Dompleng Gerakan Suci Mahasiswa

PNIB Minta Waspadai Anarko dan Gema Pembebasan Dompleng Gerakan Suci Mahasiswa

June 29, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In