• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Jubir Amnesty International Indonesia Haeril Halim. (Foto: NU Online/Mufidah)

Amnesty Sebut Nominasi Soeharto Jadi Pahlawan Bentuk Pengkhianatan terhadap Mandat Reformasi

November 7, 2025
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan Sebut KEK Tembakau sebagai Model Pembangunan Ekosistem Ekonomi dari Hulu hingga Hilir

Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan Sebut KEK Tembakau sebagai Model Pembangunan Ekosistem Ekonomi dari Hulu hingga Hilir

January 31, 2026
Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

January 30, 2026
Pondok Pesantren Miftahul Ulum menggelar kegiatan Milad ke-13, Dihadiri Walikota Jakarta Timur

Pondok Pesantren Miftahul Ulum Menggelar Kegiatan Milad Ke-13, Dihadiri Walikota Jakarta Timur

January 30, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Sunday, February 1, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Amnesty Sebut Nominasi Soeharto Jadi Pahlawan Bentuk Pengkhianatan terhadap Mandat Reformasi

Yuzep Ahmad by Yuzep Ahmad
November 7, 2025
in Nasional
A A
0
Jubir Amnesty International Indonesia Haeril Halim. (Foto: NU Online/Mufidah)

Jubir Amnesty International Indonesia Haeril Halim. (Foto: NU Online/Mufidah)

503
SHARES
1.4k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Juru Bicara Amnesty International Indonesia Haeril Halim menilai langkah pemerintah menominasikan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional merupakan bentuk pengkhianatan terbesar terhadap mandat reformasi.

Menurut Haeril, pemberian gelar tersebut sama saja dengan mengingkari perjuangan rakyat yang pada 1998 berhasil menjatuhkan rezim otoritarian Orde Baru.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bertajuk Penolakan Gelar Pahlawan Soeharto: Impunitas dan Kejahatan Hak Asasi Manusia di Kantor KontraS, Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025).

Haeril menegaskan bahwa upaya menominasikan Soeharto justru mengancam nilai-nilai reformasi yang selama ini diperjuangkan masyarakat Indonesia.

BeritaTerkait:

Gerindra, Golkar dan Pengkhianatan Kebangsaan

Wawan H Purwanto Dukung Soeharto: Sebuah Refleksi Kepemimpinan Orde Baru

Bung Ray Rangkuti Tolak Soeharto Dijadikan Pahlawan Nasional

Soeharto Bukan Pahlawan

“Kami menganggap menominasikan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional itu sebagai pengkhianatan terbesar terhadap mandat reformasi. Menghidupkan Soeharto lewat penganugerahan Pahlawan Nasional sama saja dengan mengakhiri reformasi itu sendiri,” ujar Haeril, dikutip dari NU Online, Jumat (07/11/2025).

Ia menambahkan bahwa catatan sejarah dan kajian akademik yang telah dipublikasikan menunjukkan keterlibatan Soeharto dalam berbagai pelanggaran hak asasi manusia, praktik korupsi, kolusi, nepotisme, serta kerusakan lingkungan selama 32 tahun pemerintahannya.

“Nama Soeharto bukan hanya tidak layak dianugerahi gelar pahlawan, tetapi juga tidak pantas masuk dalam daftar nominasi,” terangnya.

Haeril juga menyoroti proses politik di balik usulan tersebut. Ia menilai keputusan akhir berada di tangan Istana dan Dewan Gelar yang saat ini diisi sejumlah tokoh yang memiliki kedekatan dengan keluarga Soeharto maupun Presiden Prabowo Subianto.

“Ini adalah ekosistem impunitas sempurna yang sedang dipertontonkan pemerintah,” tegasnya. “Dengan semua catatan kelam itu, bagaimana mungkin Soeharto yang menjadi simbol otoritarianisme dan pelanggaran HAM berat justru dinominasikan sebagai Pahlawan Nasional?” tambahnya.

Selain itu, Haeril menilai terdapat upaya sistematis untuk membersihkan sejarah kelam Orde Baru pada masa pemerintahan saat ini. Hal tersebut terlihat dari penulisan ulang sejarah, serta pernyataan sejumlah pejabat, seperti Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyangkal kasus pemerkosaan massal pada 1998, dan Menteri Koordinator Yusril Ihza Mahendra yang tidak mengakui tragedi 1998 sebagai pelanggaran HAM berat.

Senada, Aktivis Asia Justice and Rights (AJAR) Kania Mamoto menilai bahwa nominasi tersebut mencerminkan budaya impunitas yang telah mengakar dalam sistem pemerintahan Indonesia.

“Soeharto ini adalah bentuk impunitas sempurna. Ketika gelar ini diberikan oleh Kementerian Kebudayaan, berarti impunitas menjadi budaya kita. Namun, apakah budaya Indonesia memang budaya impunitas budaya tanpa pertanggungjawaban ketika yang korup, yang salah, dan yang melakukan kekerasan tetap bisa memiliki kekuasaan?” ucapnya.

Menurut Kania, pemberian gelar tersebut tidak hanya melukai rasa keadilan para korban, tetapi juga mengancam integritas sejarah bangsa. Ia menilai langkah tersebut berpotensi menormalisasi kekerasan dan ketidakadilan yang terjadi pada masa Orde Baru.

“Penghormatan nasional seperti gelar pahlawan harus dijalankan dengan integritas sejarah dan keadilan bagi korban. Bagaimana mungkin seorang pelaku yang membuat penderitaan rakyat Papua, Timor Leste, hingga Aceh, alih-alih dihukum dan dimintai pertanggungjawaban, justru mendapatkan gelar Pahlawan Nasional,” tegasnya.

Kania menekankan bahwa selama 32 tahun pemerintahan Soeharto, tidak pernah ada proses hukum maupun akuntabilitas terhadap berbagai pelanggaran berat yang terjadi.

“Pengangkatan Soeharto sebagai pahlawan tanpa proses hukum dan tanpa akuntabilitas yang jelas hanya akan melemahkan kepercayaan publik terhadap demokrasi serta sistem hak asasi manusia di Indonesia,” pungkasnya.

Sumber: NU Online
Editor: Yuzep Ahmad

Tags: Amnesty InternasionalHAM BeratMandat ReformasiPahlawan NasionalPenghianatanSoeharto
Share201Tweet126SendShare
Yuzep Ahmad

Yuzep Ahmad

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Sulaiman-Djaya
Opini

Gerindra, Golkar dan Pengkhianatan Kebangsaan

by Sulaiman Djaya
November 12, 2025
0

BANTEN | LIPUTAN9NEWS Apa jadinya jika partai politik yang mestinya memberikan keteladanan visioner dan pendidikan politik, justru menjadi para pengkhianat...

Read more
Soeharto

Wawan H Purwanto Dukung Soeharto: Sebuah Refleksi Kepemimpinan Orde Baru

November 10, 2025
Ray Rangkuti

Bung Ray Rangkuti Tolak Soeharto Dijadikan Pahlawan Nasional

November 10, 2025
Ilustrasi Soeharto bukan Pahlawan

Soeharto Bukan Pahlawan

November 10, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In