• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Khutbah Jum’at: Kontektualisasi Nilai-Nilai dalam Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Biaya Haji Memberatkan? Sistemnya Itu!

February 17, 2023
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Biaya Haji Memberatkan? Sistemnya Itu!

Oleh: KH.Jamaluddin F Hasyim

liputan9news by liputan9news
February 17, 2023
in Uncategorized
A A
0
Khutbah Jum’at: Kontektualisasi Nilai-Nilai dalam Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW

KH. Jamaluddin F Hasyim, Ketua KODI Provinsi DKI Jakarta dan Ketua Majelis Dakwah Nusantara (MADINA)

508
SHARES
1.5k
VIEWS

Berita terakhir biaya naik haji (BIPIH) ditetapkan sebesar 49,8 juta. Biaya haji sendiri total sekitar 98 juta per jamaah, dan pemerintah menutupi sisanya dengan subsidi dari simpanan setoran calon jemaah haji (calhaj) yang mengantri. Dengan setoran awal 25 juta, maka biaya yang harus dibayar calhaj berkisar 25 juta juga. Cukup berat pastinya buat kebanyakan calhaj dari kalangan menengah bawah. Saat beberapa waktu lalu BIPH sekitar 35 jutaan, calhaj tidak terlalu kesulitan memenuhi sisanya untuk pelunasan. Apalagi banyak calhaj yang berangkat berpasangan suami istri, bahkan satu keluarga. Tentu margin 25 juta dikali sekian orang sangat sangat memberatkan.

Lalu bagaimana baiknya? Salahkah pemerintah yang menaikkan BIPIH segitu tinggi sebagaimana kritik kaum oposisi, padahal kebijakan BIPIH diputuskan bersama DPR yang mewakili rakyat dengan berbagai partainya.

Ibaratnya, situasi ini merupakan konsekuensi dari sistem pembiayaan haji yang diambil pemerintah sejak tahun 2000-an. Era sebelum itu, calhaj yang berangkat betul-betul mereka yang mampu membayar seluruh biaya haji. Jaman itu tidak ada antrian, asal lunas seluruh biaya haji langsung berangkat tahun itu juga. Begitu praktis dan betul-betul selektif berdasarkan asas kemampuan (istitho’ah) sesuai ajaran Islam. Betul-betul berkah karena tidak ada permainan pembiayaan disana.

BeritaTerkait:

FMPN Jatim Menyatakan Dukungan Penuh untuk KH. Irfan Yusuf Hasyim sebagai Menteri Pelayanan Haji dan Umrah

Babak Baru! KPK Sita USD1,6 Juta dan 4 Mobil Terkait Korupsi Kuota Haji

Sprindik Umum Terbit, Haji Lilur Minta KPK Segera Tangkap Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas

Jemaah Tidak Dapat Makan, Nasaruddin Umar Minta BPKH Limited Beri Kompensasi Uang

Setelah di Malaysia sukses dengan Tabung Haji, pemerintah ingin mengadopsi sistem tersebut untuk memudahkan umat Islam berangkat haji. Alih-alih yang dipakai sepertinya skema Ponzi, alias sistem Piramida dimana orang cukup bayar Rp 25 juta diberikan nomor porsi. Yang menyetor dibawah itu tetap diterima namun belum diberikan nomor porsi. Dengan biaya awal semurah itu, apalagi pemerintah mensubsidi sisa biayanya, meledaklah jumlah calhaj di negeri ini. Konon antriannya sudah diatas 20 tahun, bahkan beberapa daerah diatas 30 tahun. Saya membandingkan dengan sistem kredit kendaraan bermotor, asal punya 1 juta bisa bawa motor pulang, dan sisanya kredit. Bahkan pernah dibawah itu DP-nya. Jadilah semua rumah tangga memiliki motor, bahkan lebih dari satu. Jalanan pun bagai lautan motor yang menyemut. Tidak beda dengan haji. Mereka yang secara ekonomi belum istitho’ah pun telanjur berangan-angan berangkat ke tanah suci. Pemerintah pun menginvestasikan dana calhaj yang mengendap, jumlahnya sekitar Rp 160 Triliun, ke beberapa varian investasi,dari mulai Sukuk (surat berharga Syari’ah), perbankan, dan usaha lainnya. Keuntungan dari investasi itu yang akan dipakai mensubsidi selisih biaya BIPIH dari yang disetor jamaah.

Disinilah masalahnya, makin lama subsidi makin naik seiring naiknya total biaya haji yang menembus Rp 100 juta. Ya naik karena tiket pesawat yang membengkak akibat krisis energi dunia yang terdampak perang Rusia-Ukraina, biaya hotel serta konsumsi selama 40 hari. Pemerintah pasti pusing tujuh keliling, bagaimana mensubsidi dengan resiko dana jamaah yang mengantri makin tergerus dan bisa terjadi defisit hingga tidak mampu mensubsid lagi.

Inilah dampak dari tergiurnya pemerintah mengelola dana calhaj yang mengantri, karena jumlah triliunan siapa yang tidak tergiur. Ketika Ketua Umum PBNU bilang jamaah yang tidak mampu tidak usah berangkat, hal itu terasa menyakitkan. Namun demikian seharusnya ajaran Islam. Jangan paksakan diri yang belum mampu. Istitho’ah adalah karunia Allah, dan bagi yang belum diberikan perlu lebih bersabar. Tapi umat Islam tidak bisa disalahkan karena peluang sistem Ponzi tadi dibuka oleh pemerintah. Sekarang semua harus bijaksana menyikapi kondisi ini.

Prinsipnya, jangan memberatkan mereka yang sudah harus berangkat, namun jangan korbankan mereka yang masih mengantri. Ini amanah. Dan pemerintah adalah pemegang amanah.

KH. Jamaluddin F Hasyim, Ketua Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Relasi Antar Lembaga, Ketua KODI DKI Jakarta.

Tags: Biaya Haji NaikHajiKH. Jamaluddin F. HasyimLADISNU
Share203Tweet127SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

FMPN Jatim Menyatakan Dukungan Penuh untuk KH. Irfan Yusuf Hasyim sebagai Menteri Pelayanan Haji dan Umrah
Nasional

FMPN Jatim Menyatakan Dukungan Penuh untuk KH. Irfan Yusuf Hasyim sebagai Menteri Pelayanan Haji dan Umrah

by liputan9news
September 11, 2025
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Forum Mahasiswa Pagar Nusa Jawa Timur menyatakan dukungannya kepada KH. Irfan Yusuf Hasyim untuk menduduki jabatan Menteri...

Read more
Dollar

Babak Baru! KPK Sita USD1,6 Juta dan 4 Mobil Terkait Korupsi Kuota Haji

September 2, 2025
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Haji Lilur)

Sprindik Umum Terbit, Haji Lilur Minta KPK Segera Tangkap Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas

August 11, 2025
Menag Nasar

Jemaah Tidak Dapat Makan, Nasaruddin Umar Minta BPKH Limited Beri Kompensasi Uang

June 23, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In