• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Bongkar Dugaan Suap Pemilihan Rais Aam PBNU, Gus Lilur Lapor KPK

Bongkar Dugaan Suap Pemilihan Rais Aam PBNU, Gus Lilur Lapor KPK

October 13, 2026
Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

October 15, 2026
Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

October 15, 2026
Sidang Korupsi Haji

Bos Travel Ungkap Fee Percepatan Haji 5.000-6000 Dolar

October 14, 2026
Pesantren Bina Insan Mulia (BIMA) kembali mengantarkan puluhan santrinya melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Sebanyak 27 santri BIMA dinyatakan lolos untuk melanjutkan studi ke Kerajaan Maroko pada 2026 melalui jalur seleksi Kementerian Agama Republik Indonesia dan program beasiswa kerja sama luar negeri.

27 Santri BIMA Lolos Studi ke Maroko 2026

October 14, 2026
“Dengan segala hormat, saya mengajak keluarga besar NU mulai sekarang harus siap-siap bertarekat

Mudir JATMAN Ali Masykur Musa Serukan Warga NU Mulai Bertarekat

October 14, 2026
Abd. Aziz

Abd. Aziz Bedah Peluang Pemakzulan Gibran, Konstitusi Jadi Penentu

October 14, 2026
Harlah ke-69 JATMAN, Ali Masykur Musa Sebut Negara Butuh Kekuatan Spiritual

Harlah ke-69 JATMAN, Ali Masykur Musa Sebut Negara Butuh Kekuatan Spiritual

October 14, 2026
KPK

KPK Sita Land Cruiser Orang Kepercayaan Nusron Wahid

October 14, 2026
https://liputan9.id/trans-wibawamukti-makin-praktis-dishub-bekasi-andalkan-aplikasi-si-bestie/

Trans Wibawamukti Makin Praktis, Dishub Bekasi Andalkan Aplikasi Si Besti

October 14, 2026
Kunjungan Sayyidil Habib Umar bin Hafidz ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Habib Umar bin Hafidz Kunjungi Kantor PBNU

October 13, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, October 15, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Bongkar Dugaan Suap Pemilihan Rais Aam PBNU, Gus Lilur Lapor KPK

liputan9news by liputan9news
October 13, 2026
in Nasional
A A
0
Bongkar Dugaan Suap Pemilihan Rais Aam PBNU, Gus Lilur Lapor KPK

Bongkar Dugaan Suap Pemilihan Rais Aam PBNU, Gus Lilur Lapor KPK (Foto: Ist./MSn)

590
SHARES
1.7k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU), kiai kampung asal Situbondo, sekaligus penulis buku Prabowo untuk Indonesia Raya, resmi melaporkan dugaan tindak pidana korupsi terkait praktik jual beli suara dalam Muktamar ke-35 NU kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Laporan tersebut disampaikan pada Senin (12/10/2026), sekitar pukul 11.15–12.30 WIB. Gus Lilur menyebut laporan awal itu menguraikan dugaan alur pemberian uang, pihak-pihak yang diduga terlibat, serta sejumlah lokasi yang menurut keterangannya digunakan untuk transaksi menjelang Muktamar NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Menurut Gus Lilur, dugaan praktik tersebut berkaitan dengan dana yang ia klaim berasal dari hasil korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), yang dipimpin Nusron Wahid. Klaim tersebut menjadi bagian dari laporan yang disampaikannya kepada KPK dan masih memerlukan pembuktian melalui proses hukum.

Selain membuat laporan, Gus Lilur mengaku mengatur jadwal dengan penyidik KPK untuk memfasilitasi pengembalian uang yang disebutnya sebagai riswah atau suap oleh sejumlah pengurus cabang NU.

BeritaTerkait:

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

Bos Travel Ungkap Fee Percepatan Haji 5.000-6000 Dolar

KPK Sita Land Cruiser Orang Kepercayaan Nusron Wahid

“Agar beberapa PCNU yang mau mengembalikan dana riswah bisa langsung diterima penyidik KPK, dan uang riswahnya bisa langsung disita oleh penyidik KPK,” ujar Gus Lilur dalam keterangan, Selasa (13/10/2026).

Ungkap Dugaan Tiga Tahap Transaksi

Gus Lilur menegaskan, laporan awal tersebut belum secara khusus memidanakan nama-nama tertentu. Ia menyebut laporan itu sebagai langkah awal untuk menguraikan dugaan rangkaian transaksi yang menurutnya berkaitan dengan pengondisian suara dalam Muktamar NU.

“Dalam LP Tipikor ini saya belum memidanakan secara khusus para pelaku riswah Muktamar,” terangnya.

Dalam keterangannya, Gus Lilur menduga pengumpulan dukungan dilakukan melalui pertemuan dengan puluhan pengurus cabang NU di sejumlah ibu kota provinsi. Pertemuan itu, menurut dia, dikoordinasikan oleh sejumlah oknum NU setempat yang disebutnya ditunjuk oleh Nusron Wahid dan Saifullah Yusuf sebagai tim sukses.

Gus Lilur menyebut terdapat tiga hal yang diduga ditekankan dalam pertemuan tersebut. Pertama, pengarahan untuk memilih paket sembilan nama calon anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Kedua, mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU melalui AHWA atau restu Rais Aam, dengan lebih dari satu calon ketua umum. Ketiga, lokasi yang disebut menjadi tempat pembayaran uang muka dan pelunasan.

Ia menyebut Hotel Fatma dan posko Nusron Wahid di Jalan Teuku Cik Ditiro, Desa Pulo Lor, Jombang, sebagai lokasi pelunasan yang diduga digunakan dalam rangkaian transaksi tersebut.

Gus Lilur juga menguraikan dugaan pemberian uang dalam tiga tahap, yakni pembayaran uang muka di sejumlah hotel di ibu kota provinsi, pembayaran lanjutan di sejumlah hotel di Surabaya menjelang Muktamar, serta pelunasan di Jombang.

Beberapa lokasi yang disebutnya antara lain Hotel Four Points di kawasan Tunjungan Plaza, Hotel Bumi Surabaya, dan Hotel Fatma di Jombang.

“Demikianlah tiga tahapan yang dalam dugaan tersebut sebagai rangkaian sempurnanya riswah: DP pertama, DP kedua, dan pelunasan,” utara pengusaha nahdliyin tersebut.

Seluruh lokasi, pola transaksi, dan keterlibatan pihak-pihak tersebut merupakan keterangan serta dugaan yang disampaikan Gus Lilur. Kebenarannya perlu diuji melalui penyelidikan dan pembuktian oleh aparat penegak hukum.

Sebut Sejumlah Nama, Siapkan Laporan Lanjutan

Dalam laporannya, Gus Lilur menyebut Nusron Wahid, Saifullah Yusuf, dan sejumlah orang yang diklaimnya sebagai tim sukses, termasuk Sulaiman Tanjung, sebagai pihak yang diduga terlibat dalam rangkaian pengondisian suara tersebut.

Ia menduga rangkaian itu bertujuan memenangkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU.

Gus Lilur menyatakan akan kembali mendatangi KPK pada pekan berikutnya untuk menyampaikan laporan lanjutan yang secara khusus memuat empat nama, yakni KH Miftachul Akhyar, Nusron Wahid, Saifullah Yusuf, dan Sulaiman Tanjung. Ia juga berencana melaporkan pihak-pihak yang disebutnya sebagai tim sukses di sejumlah provinsi.

Rencana laporan lanjutan tersebut belum dapat diperlakukan sebagai penetapan tersangka ataupun bukti bahwa pihak-pihak yang disebut telah melakukan tindak pidana. Status hukum masing-masing pihak harus ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan dan proses hukum yang berlaku.

“Ibarat pertunjukan film, LP Tipikor ini baru tayangan pembuka. Belum isi filmnya. Apalagi aksi paling serunya,” tutur Gus Lilur.

Kaitkan Laporan dengan Perkara ATR/BPN

Selanjutnya, Gus Lilur mengaitkan laporannya dengan perkara dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor yang ditangani KPK. Dalam informasi yang menjadi latar keterangannya, KPK melakukan operasi tangkap tangan pada 14 September 2026 dan menyita uang tunai dalam rupiah serta valuta asing dengan nilai total Rp106,3 miliar.

Perkara tersebut disebut berkaitan dengan pengurusan HGB di lingkungan ATR/BPN. Namun, dugaan hubungan antara perkara itu dan pembiayaan pengondisian suara dalam Muktamar NU merupakan klaim yang disampaikan Gus Lilur dan memerlukan pembuktian tersendiri.

Penyitaan uang dalam perkara ATR/BPN tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa uang tersebut digunakan untuk transaksi dalam Muktamar NU.

Muktamar ke-35 NU berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Dalam salah satu keputusan pentingnya, forum menyetujui mekanisme pemilihan Ketua Umum melalui restu Rais Aam dengan 401 suara, berbanding 150 suara yang menghendaki pemilihan langsung.

KH Miftachul Akhyar kemudian terpilih sebagai Rais Aam PBNU melalui mekanisme AHWA.

Bagi Gus Lilur, laporan tersebut merupakan langkah awal untuk mendorong pengusutan dugaan praktik politik uang di lingkungan organisasi keagamaan.

Sebagai warga NU dan kiai kampung, ia menyatakan akan melanjutkan upaya pelaporan melalui jalur hukum. Ia juga dikenal sebagai penulis buku Prabowo untuk Indonesia Raya.

“Bismillah, DABATUKA Salam amar makruf nahi mungkar (PEMANGKAR),” pungkasnya.

(Abd/Msn)

Tags: Aduan KPKBongkarDugaan SuapGus LilurKPKLapor KPKMuktamar NU
Share236Tweet148SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas
Nasional

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

by liputan9news
October 15, 2026
0

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas Gus Lilur Siap Laporkan Lima Pihak ke KPK, Desak Prabowo Reshuffle Nusron dan Gus...

Read more
Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

October 15, 2026
Sidang Korupsi Haji

Bos Travel Ungkap Fee Percepatan Haji 5.000-6000 Dolar

October 14, 2026
KPK

KPK Sita Land Cruiser Orang Kepercayaan Nusron Wahid

October 14, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

October 15, 2026
Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

October 15, 2026
Sidang Korupsi Haji

Bos Travel Ungkap Fee Percepatan Haji 5.000-6000 Dolar

October 14, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In