• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Sholeh Basyari

Dilarang Ngajar PBNU, Ini Respon Sholeh Basyari

June 5, 2024
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Dilarang Ngajar PBNU, Ini Respon Sholeh Basyari

liputan9news by liputan9news
June 5, 2024
in Uncategorized
A A
0
Sholeh Basyari

M Sholeh Basyari, Doktor Hukum HAM, direktur eksekutif CSIIS Jakarta dan dosen Pascasarjana Unsuri Ponorogo/Foto: Istimewa

578
SHARES
1.7k
VIEWS

Jakarta, LIPUTAN 9 NEWS
Berawal dari keruhnya polemik soal nasab antara Ba’alwi dan Wali Songo membawa korban. Sholeh Basyari, Direktur Ekskutif CSIIS (Center for Strategic on Islamic and International Studies), dosen yang sudah 2,5 tahun tidak aktif di Kampus Insuri (Institut Sunan Giri) Nahdlatul Ulama (NU) Ponorogo, dilarang mengajar, bahkan di seluruh Kampus NU.

“Mulai hari ini, PBNU melarang dia (Sholeh Basyari) mengajar di seluruh lembaga pendidikan milik Nahdlatul Ulama,” demikian Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangannya, dilansir dari Liputan9news, Senin (03/06/24).

Menurut Gus Ipul, Sholeh Basyari jauh dari akhlak seorang santri. “Dia mengaku dosen NU ternyata tidak memiliki akhlak sebagai seorang santri. Kalau dia santri, mestinya ngerti bagaimana berakhlak kepada Rais Aam,” tegasnya.

BeritaTerkait:

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

Gus Yahya Dikabarkan Menerima Secara De Facto Atas Sanksi Pemecatan Syuriyah PBNU

Geger soal nasab Ba’alwi ini, memang, kelewat keras dan terbuka. Sampai Rais Aam PBNU KH Miftakhul Achyar, menengarai ada modus melemahkan NU sebagai organisasi para ulama. Rais Aam juga prihatin karena polemik tak berujung. Ini tidak menguntungkan bagi nahdliyin, selain menguras tenaga dan pikiran.

“Berbagai isu dan polemik yang bisa melemahkan organisasi. Ini harus diwaspadai dan disikapi dengan cara tertib dan taat pada jalur komando serta arahan sikap dari pimpinan tertinggi organisasi, dalam hal ini PBNU,” demikian Rais Aam dalam Haul Muassis NU di Gresik, Jawa Timur, Ahad (26/05/24).

Kiai Miftah juga mensinyalir, gaduh soal nasab ini, cuma dihembuskan segelintir orang. Masalah ini sudah bukan soal dzurriyah Ba’alawi melawan dzurriyah Wali Songo, melainkan arahnya sudah ke jamaah NU.

“Gangguan sudah nyata, bukan dzon (prasangka) lagi, tapi jelas dialamatkan kepada NU dan bertubi-tubi. Hati-hati, itu pola Wahabi,” tegasnya sambil menegaskan, bahwa, NU itu memuliakan orang bukan karena nasab atau garis keturunan, suku, etnis. Tetapi keilmuan, kebaikan, dan ketaqwaan seseorang.

Hal Inilah yang memicu reaksi di masyarakat khususnya warga nahdliyin, termasuk komentar Sholeh Basyari.

“Saya bersyukur karena Rais Aam PBNU KH Miftakhul Achyar memberikan perhatian yang luar biasa terhadap perdebatan masalah nasab ini. Kita harus menghormati, mentaati, apa pun isinya,” demikian Sholeh Basyari, dosen di Universitas NU kepada host Padasuka TV Yusuf Mars terlihat duta.co, Rabu (29/05/24).

“Tetapi, ada yang membuat kita kurang nyaman. Meski begitu, polemik soal nasab ini, merupakan perjuangan teman-teman seperti Kiai Imaduddin selama 1,5 tahun, kini sudah memasuki level elit. Isu strategis,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sholeh merasa keberatan dengan sebutan Rais Aam, bahwa, itu masalah orang perorang. “Apalagi ada semacam framing ini pola Wahabi, anak-anak yang liar. Itu saya rasa sangat kejauhan,” tegasnya dalam kanal youtube sebagaimana beritkana duta.co.

Menurut Wartawan duta.co tidak menemukan, bahwa dia menuding Rais Aam, pemimpin tertinggi PBNU telah merusak Nahdlatul Ulama (NU) dan Indonesia.

“Saya tidak ingin komentar soal itu, karena situasinya tidak bagus. Wartawan duta.co bisa simak kembali pernyataan saya di youtube,” terangnya sambil menegaskan sebagai santri, sangat tidak mungkin melecehkan kiai.

Namun demikian, kata Sholeh, justru dia memberikan apresiasi kepada Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, yang telah mencari identitasnya di berbagai Perguruan Tinggi NU.

“Pertama, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Sekjend PBNU, Drs H Saifullah Yusuf (Gus Ipul), yang telah mencari identitas saya di berbagai Perguruan Tinggi NU, dan ketemunya bukan di Perguruan Tinggi NU tetapi di Yayasan Batoro Katong, Insuri, Ponorogo,” tuturnya.

“Kedua, saya juga berterimakasih, mau-maunya Gus Ipul sampai mencari ke Insuri, sebuah perguruan tinggi yang (mungkin saja) orang baru mengenalnya sekarang ini. Ya.., saya dosen di sana. Dan ijazah S3 saya digunakan sebagai syarat untuk memenuhi program pasca sarjana pada tahun 2017. Dan sejak 2,5 tahun terakhir tidak bisa memenuhi mengajar di Insuri karena kesibukan saya di Jakarta. Jadi, ada intervensi atau tidak dari Gus Ipul, saya sudah berhenti dari Insuri 2,5 tahun lalu. Terima kasih Gus Ipul, semoga semakin berkibar di kemudian hari,” pungkasnya. (YZP)

Tags: Gus IpulPBNUSholeh Basyari
Share231Tweet145SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Gus Yahya
Nasional

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

by liputan9news
February 1, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Nahdlatul Ulama (NU) menggelar perayaan puncak hari lahir (harlah) ke-100 di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (31/01/2026)....

Read more
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menggelar Konferensi Pers di Plaza PBNU Jalan Kramat Raya No. 164 Jakarta Pusat, Rabu (03/12/2025) (Foto: MSN/ASR)

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

January 30, 2026
PBNU Dirundung Masalah, Gus Faris: Gus Yahya, Kiai Miftahul Ahyar dan Gus Ipul Harus Dicopot Semua

Gus Yahya Dikabarkan Menerima Secara De Facto Atas Sanksi Pemecatan Syuriyah PBNU

January 30, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In