Kabupaten Bekasi | LIPUTAN9NEWS
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, bersama Muspika Sukatani, menggelar kegiatan pembersihan sampah di Pintu Air BSA 1 Kali Capang, Sukatani. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi masalah banjir dan kekeringan yang sering terjadi di wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi.
Tumpukan sampah yang menghambat aliran air di Kali Capang, seperti eceng gondok, batang pohon pisang, dan sampah rumah tangga, telah menyebabkan tersumbatnya saluran air. Akibatnya, banjir terjadi di permukiman warga, sementara sebagian area persawahan mengalami kekeringan. Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi dampak buruk tersebut dan memperbaiki kualitas lingkungan sekitar.
Tokoh masyarakat Sukatani, H. Heri Samsuri, menyambut baik kegiatan pembersihan ini.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini dan berharap masyarakat semakin sadar untuk tidak membuang sampah ke kali. Dengan kebersihan yang terjaga, kami berharap masalah banjir dan kekeringan dapat segera teratasi,” ungkapnya.
Kegiatan pembersihan melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Muspika Sukatani, Danramil 10 Sukatani Mayor Inf. Usep Shirajusyar’i, Polsek Sukatani AKP Gianto, Pemdes, Karsih Anggota DPRD Komisi II Kabupaten Bekasi, serta Kepala BPD Desa Sukamulya. Sebagai bagian dari upaya ini, enam truk pengangkut sampah dan satu unit eskavator dikerahkan untuk mengangkat tumpukan sampah sepanjang hampir ratusan meter yang menutupi aliran Kali Capang.
Camat Sukatani, Agus Dahlan, juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke Kali Capang.
“Kami berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Dengan begitu, masalah banjir dan kekeringan dapat diatasi bersama-sama,” harap Agus.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi masalah banjir dan kekeringan di wilayah sekitar Kali Capang, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap pintu air di Kali Capang Sukatani dapat terbebas dari sampah, dan masalah banjir serta kekeringan dapat diminimalisir,” jelas Syafri.
Sementara itu, Ketua DPD LSM Prabhu Indonesia Jaya Kabupaten Bekasi, N. Rudiansah, mengapresiasi kerja keras Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, dalam membersihkan sampah di Pintu Air BSA 1 Kali Capang. Namun, dia juga mengungkapkan bahwa pengerukan lumpur di kali belum terlaksana secara optimal, yang berkontribusi pada dangkalnya aliran air dan terjadinya banjir serta kekeringan. N. Rudiansah mencatat bahwa adanya bangunan liar di sepanjang Kali Cikarang hingga Kecamatan Cabang Bungin menghambat proses pengerukan lumpur dan perlu perhatian lebih dari pihak berwenang.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, diharapkan wilayah Kecamatan Sukatani dapat terbebas dari ancaman banjir dan kekeringan, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kebersihan lingkungan.






















