• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Dunia Islam Merespon TOA

Dunia Islam Merespon TOA

March 11, 2024
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, April 3, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Dunia Islam Merespon TOA

Oleh: Dr. KH. Muchlis Muhammad Hanafi, MA.

liputan9news by liputan9news
March 11, 2024
in Uncategorized
A A
2
Dunia Islam Merespon TOA

Foto: Ilustrasi TOA atau Pengeras Suara

569
SHARES
1.6k
VIEWS

Jakarta, LIPUTAN 9 NEWS
‘Haadza ghawghaa`iyyatut tadayyun’! (Ini sikap beragama yang kacau dan meresahkan!). Begitu komentar singkat Syeikh Mutawalli Sya`rawi. Saat ditanya soal TOA masjid yang memekakkan telinga. Beliau menambahkan, “TOA menjadi petaka terbesar umat di era modern”.

Tak ada yang berani menghujat Sya`rawi seperti dialami Gus Yaqut saat ini. Siapa yang tidak kenal beliau di Mesir. Salah seorang ulama terkemuka di Mesir abad 20. Beruntung penulis sempat bertemu beliau di tempat favoritnya; Masjid Sidnal Husein dan Sayyidah Nafisah. Di era tahun 90-an.

Kegusaran Sya`rawi beralasan. Di kota dengan julukan ‘seribu menara’ masjid/musala berdekatan. Saat azan tiba, keluar suara bertalu-talu dan sahut-sahutan dengan nada dan irama macam-macam. Lebih-lebih di pagi gulita. Sudah ada yang ‘bengak-bengok’ (yuhabhab) jelang subuh tiba. Padahal, kata Syarawi, ada orang sakit dan orang tua yang tidak bisa tidur sepanjang malam. Baru perlahan pulas jelang subuh.

BeritaTerkait:

Kembali Menuju Fitrah

Tetap Istiqomah Pasca Ramadan

Khutbah Jumat: Keutamaan Silaturahmi dan Saling Memaafkan

Tata Cara Shalat Idul Fitri 2026 M/1447 Hijiriyah

Wajar, bila tahun 2004 Menteri Wakaf Mesir, Hamdi Zaqzuq, melontarkan gagasan “satu azan untuk semua” (al-adzân al-muwahhad). Azan dikumandangkan di satu tempat. Oleh muadzin bersuara merdu dan syahdu. Dan, disiarkan oleh seluruh masjid di wilayah yang waktu salatnya sama.

Pro-kontra bermunculan. Termasuk di kalangan ulama Al-Azhar. ‘Satu azan untuk semua’ bukan bid`ah, kata Zaqzuq. Ini tidak ada kaitannya dengan syariat. Jumhur ulama membolehkan, karena hanya soal pengaturan. Gagasan ini pernah disampaikan Zaqzuq kepada Menag Maftuh Basuni. Saat kunjungan ke Kairo tahun 2008. Dukungan Mufti Mesir, Syeikh Ali Jum`ah, ia peroleh. Tetapi, koleganya di Jurusan Aqidah-Falsafah, Prof. Ahmad al-Musayyar, menudingnya akan menghilangkan syiar agama.

Walhasil, pro-kontra soal TOA di Mesir terus berkepanjangan. Sampai akhirnya, Menteri Wakaf Prof. Mokhtar Gomoa, pada awal 2019 menyatakan, ‘tidak ada kata mundur dan menyerah untuk adzan muwahhad’. Senin 25 Februari 2019 uji coba ‘satu adzan untuk semua’ dimulai.

Itu ikhtiar Mesir mengatur TOA yang bising. Lumayan ramai polemiknya. Tidak kalah dengan di sini. Padahal, Surat Edaran (SE) Menag tidak se-ekstrem gagasan ‘satu azan untuk semua’. Dan, bukan ‘bid`ah’ baru. Empat puluh empat tahun silam sudah ada aturan serupa. Beberapa negara Islam sudah lebih dulu mengatur. Umumnya dengan konsep ‘satu azan untuk semua’.

Uni Emirate Arab (UAE) yang pertama sukses menerapkannya tahun 2004. Tidak tanggung-tanggung. Dipancarkan melalui satelit untuk meng-cover 1050 masjid saat itu. Disusul Suriah tahun 2007, Palestina 2016 dan Yordania pada Oktober 2017. Terbaru, Mei tahun lalu (2021) Saudi Arabia mengeluarkan aturan soal TOA.

Menteri Urusan Islam, dakwah dan Bimbingan, Syeikh Abdul Lathif Al al-Syeikh mengeluarkan Surat Edaran (SE) agar suara keluar Toa hanya diperbolehkan saat azan dan ikamah. Itu pun tidak boleh melebihi sepertiga suara maksimal Toa. Yang melanggar akan ditindak secara hukum. Sangat tegas. Didukung oleh barisan ulama Salafi-Wahabi. Berbeda dengan SE Gus Yaqut yang hanya berupa himbauan. Tanpa sanksi hukuman. Itu pun dihujat habis-habisan.

Aturan tersebut, menurut Alu al-Syeikh, untuk mengurangi dampak mudarat Toa yang mengganggu orang-orang sakit, lanjut usia dan anak-anak di rumah-rumah sekitar masjid. Dan, agar syiar azan tidak rusak oleh suara-suara yang saling beradu. Yang menjawab azan pun tidak bingung. Pengaturan penting untuk hadirkan syiar azan yang syahdu.

Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., MA., Sekretaris Badan Amil Zakat Nasional Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama

Tags: Muchlis HanafiRamadanTadarus Al-Qur'antarawihToa
Share228Tweet142SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH Zakky Mubarok
Syiar Islam

Kembali Menuju Fitrah

by liputan9news
April 2, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Setelah menyeselesaikan puasa Ramadan sebulan penuh, disertai dengan melaksanakan ibadah dan amal shaleh, insan muslim kembali kepada...

Read more
Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

Tetap Istiqomah Pasca Ramadan

March 31, 2026
Silaturahmi dan saling memaafkan adalah amalan penting yang mencerminkan keimanan dan ketakwaan, membawa keberkahan hidup, serta membersihkan hati dari dosa.

Khutbah Jumat: Keutamaan Silaturahmi dan Saling Memaafkan

March 26, 2026
Tata Cara Shalat Idul Fitri 2026 M/1447 Hijiriyah

Tata Cara Shalat Idul Fitri 2026 M/1447 Hijiriyah

March 20, 2026
Load More

Comments 2

  1. balmorex says:
    2 months ago

    **balmorex**

    balmorex is an exceptional solution for individuals who suffer from chronic joint pain and muscle aches.

    Reply
  2. finessa says:
    2 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In