• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Muhaimin Iskandar

Gus Imin dan Gaya Komunikasi Politik yang Renyah dan Merakyat

May 6, 2025
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Gus Imin dan Gaya Komunikasi Politik yang Renyah dan Merakyat

Oleh: Yusuf Mars

liputan9news by liputan9news
May 6, 2025
in Opini
A A
1
Muhaimin Iskandar

Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

550
SHARES
1.6k
VIEWS

Jakarta | LIPUTAN9NEWS

Di tengah suasana komunikasi politik Indonesia yang kerap terasa kaku dan penuh jargon elite, Gus Imin (Muhaimin Iskandar) hadir dengan pendekatan yang lebih santai, jenaka, dan membumi. Ketua Umum PKB yang kini menjabat Menko PM ini tampil dekat dengan rakyat, khususnya kalangan santri dan warga Nahdliyin.

Lahir dan besar di lingkungan pesantren Denanyar, Jombang-warisan leluhurnya KH. Bisri Sansuri, salah satu pendiri NU-Gus Imin menyerap budaya pesantren sebagai fondasi komunikasi politiknya. Tak heran jika di forum-forum keagamaan, ia lebih sering tampil sebagai “bagian dari keluarga besar” daripada sebagai pejabat negara. Di media sosial, ia juga kerap menunjukkan sisi humanis: menyanyi, bercanda, bahkan guyonan khas santri.

Gus Imin, seperti halnya Gus Dur, sang guru besar, menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menyampaikan pesan. Gus Dur dikenal sebagai komunikator ulung dengan cara berbicara yang sangat humanis, dekat dengan rakyat, dan tidak terjebak dalam formalitas. Gus Imin mengikuti jejak tersebut, tidak hanya berbicara tentang politik, tetapi juga menunjukkan sisi manusiawi melalui media sosial, di mana ia sering kali menggunakan humor, nyanyian, atau guyonan khas santri. Ini memberikan kesan yang lebih dekat dan bersahabat dengan rakyat, mengurangi kesan politisi yang kaku dan jauh dari masyarakat. Dengan demikian, Gus Imin tidak hanya berpolitik, ia merangkul masyarakat melalui komunikasi yang penuh dengan nilai kearifan lokal dan kehangatan sosial.

BeritaTerkait:

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Beratnya Beban Kerja Panitia Pilkada, Ali Mochtar Ngabalin: E-Voting sebagai Solusi Bijak

BEM PTNU Se-Nusantara Tegas Menolak Wacana Pilkada dipilih oleh DPRD.

Membaca Gestur Politik KH Miftachul Akhyar dalam Resolusi Konflik PBNU

Gaya komunikasi Gus Imin mencerminkan pendekatan hegemoni budaya ala Antonio Gramsci—membangun pengaruh bukan dengan paksaan, melainkan lewat nilai-nilai budaya yang akrab di masyarakat. Ia menyampaikan bukan hanya program, tapi juga rasa: rasa dimiliki, didengar, dan dipercaya.

Dalam kajian komunikasi politik, pendekatannya juga sejalan dengan gagasan populisme progresif yang inklusif. Ia bukan sekadar mengkritik elite, tapi menyatukan keragaman suara rakyat lewat bahasa yang mudah diterima. Sebagaimana konsep Ernesto Laclau, yaitu membangun solidaritas politik melalui simbol, bahasa, dan identitas rakyat-bukan hanya untuk melawan elite, tapi untuk menyatukan yang beragam. Gus Imin menyampaikan politik tanpa menggurui, mengajak bukan menyuruh, dan menyapa dengan bahasa yang familiar.

Sedangkan dalam kajian komunikasi modern, Gus Imin menampilkan model yang sejalan dengan Walter Fisher dan Narrative Paradigm Theory-nya. Manusia, menurut Fisher, lebih mudah terhubung dengan narasi yang koheren dan emosional. Cerita tentang asal-usul pesantren, perjuangan rakyat kecil, dan guyonan khas santri yang disampaikan Gus Imin adalah narasi yang membentuk kedekatan emosional dengan publik.

Di tengah suasana politik yang kadang menjauh dari realitas rakyat, kehadiran Gus Imin justru mendekat. Komunikasi yang ringan tapi dalam, santai tapi bermakna, menjadikan politik terasa manusiawi dan menyenangkan.

Kita bisa membandingkan gaya ini dengan sosok dunia seperti Barack Obama di Amerika. Ia dikenal mampu menyampaikan gagasan besar melalui bahasa sehari-hari, narasi yang menyentuh, dan citra yang membumi. Gus Imin tampak berjalan di jalur yang sama: politik yang membaur, bukan menjauh.

Jika merujuk pada teori retorika klasik Aristoteles, Gus Imin kuat dalam ethos (karakter yang dipercaya) dan pathos (kemampuan menyentuh emosi publik). Sedangkan dalam paradigma komunikasi modern, ia memenuhi unsur “narasi koheren” yang membangun keterikatan emosional dengan masyarakat—seperti dijelaskan oleh Walter Fisher.

Kesimpulannya, gaya komunikasi Gus Imin bukan hanya soal gaya bicara, tapi cerminan strategi komunikasi politik yang cerdas dan manusiawi. Ia menghadirkan politik yang tidak menggurui, melainkan mengajak; tidak menakutkan, tapi menyenangkan. Di tengah jarak antara rakyat dan elite, Gus Imin justru menunjukkan bahwa kedekatan adalah kekuatan utama dalam politik hari ini.

Tentang Penulis: Yusuf Mars adalah Magister Ilmu Komunukasi Politik, Founder @PadasukaTV, Channel Youtube Sosial Politik dan Keagamaan dan Inisiator Indonesia Terang. Pemerhati Komunikasi politik dan kebijakan publik.

Tags: Cak IminGus IminKomunikasiMuhaimin IskandarPolitik
Share220Tweet138SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul
Nasional

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

by liputan9news
February 1, 2026
0

PALU | LIPUTAN9NEWS Podcast RESONARA Episode 1 menghadirkan pembahasan mendalam mengenai komunikasi transendental, serta hubungan manusia dengan leluhur dan semesta....

Read more
Prof. Ali Mochtar Ngabalin

Beratnya Beban Kerja Panitia Pilkada, Ali Mochtar Ngabalin: E-Voting sebagai Solusi Bijak

January 20, 2026
Achmad Baha’ur Rifqi, Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara (Foto: WLY/GW/MSN)

BEM PTNU Se-Nusantara Tegas Menolak Wacana Pilkada dipilih oleh DPRD.

December 30, 2025
Membaca Gestur Politik KH Miftachul Akhyar dalam Resolusi Konflik PBNU

Membaca Gestur Politik KH Miftachul Akhyar dalam Resolusi Konflik PBNU

December 29, 2025
Load More

Comments 1

  1. politik indonesia says:
    9 months ago

    Awesome! Its genuinely awesome article, I have got much clear idea concerning from this article.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In