• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Habib Jindan dan KH. Agus Salim HS Sampaikan Dakwah NU Secara Kaffah

Habib Jindan dan KH. Agus Salim HS Sampaikan Dakwah NU Secara Kaffah

September 19, 2024
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

Tetap Istiqomah Pasca Ramadan

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Habib Jindan dan KH. Agus Salim HS Sampaikan Dakwah NU Secara Kaffah

liputan9news by liputan9news
September 19, 2024
in Nasional
A A
1
Habib Jindan dan KH. Agus Salim HS Sampaikan Dakwah NU Secara Kaffah
505
SHARES
1.4k
VIEWS

Jakarta, Liputan9– Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) KH. Agus Salim HS menegaskan bahwa LD PBNU merupakan penerus risalah kenabian. Sebab dakwah merupakan kewajiban umat Islam yang tersambung dari Nabi Saw, para sahabat, ulama hingga saat ini ada di pundak Nahdlatul Ulama.

“Dakwah itu adalah kewajiban kita sebagai umat Islam disamping dakwah itu merupakan tugas suci yang diemban oleh para nabi dan Rosul kemudian diikuti oleh para sahabat dan kemudian dilanjutkan oleh para ulama sebagai penerus risalah kenabian,” Kata Abi Agus Salim pada saat membuka Acara Refleksi Dakwah Tahun 2020 Untuk Indonesia Aman dan Damai di Gedung PBNU lt 8, Rabu (30/12/20).

Menurutnya saat ini tugas dakwah Nahdlatul Ulama diemban oleh LD PBNU. “Sebagai pengemban amanat dakwah tentunya kita harus betul betul memahami dan mengerti Islam secara Kaffah (lengkap),”. Sebagaimana firman Allah QS Al Jumu’ah ayat 2 yang Abi sampaikan “Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata”.

BeritaTerkait:

Kembali Menuju Fitrah

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Abi menjelaskan, Ayat ini menunjukan sebuah paragidma bahwa dalam memahami Islam sebagai agama yang kaffah. Sebab pada Islam terdapat tiga komponen yang harus benar benar dipahami dan diamalkan muslim, yaitu komponen aqidah, syariah, dan tasawuf.

Perspektif aqidah mengajarkan konsep teologi keesaan Allah. Di tengah tengah Quraisy Jahiliyah yang masih menganut kepercayaan paganisme( penghambaan pada benda mati) hal ini sangat menyangkut kultur Quraisy pada saat itu. Rasul berhasil memasukan konsep teologi Lailahaillah kepada kaum Quraisy kala itu dengan Dakwah bil hikmah (bijaksana).

“Nabi Muhammad Saw kemudian mengajarkan konsep teologi Laillahaillah di tengah tengah mereka, singkatnya selama dua puluh tiga tahun agar teologi Laillahaillah masuk ke dalam jiwa mereka sehingga mereka benar benar paham bahwa apa yang mereka lakukan adalah salah,” ujar Abi menjelaskan.

Yang kedua, Komponen syariat adalah tuntunan hidup manusia dalam segala aspek mulai dari penegakan hukum, keadilan, kesejahteraan dan menciptakan kemakmuran,”Dan akhirnya syariat akan bermakna ketika mereka punya usaha untuk saling tolong menolong dan pada akhirnya akan menciptakan sumber daya manusia yang berakhlak,” terang Abi yang juga Imam Khususiyah Thoriqoh Syadziliyah wal Qodariyah ini.

“Intinya syariat adalah dzikrullah. Kitab syariat sangat banyak dari kitab alat nahwu shorof fiqih, tafsir, balagoh dan banyak sekali. Syariat ini dalam rangka mengenal Allah SWT,” sambungnya.

Sedangkan Komponen Tasawuf. Abi bercerita, maraknya kekerasan dan intimidasi yang membawa nama Islam. Apalagi ada sekelompok orang Islam yang senang mengangkat simbol agama untuk kepentingan mereka sendiri. Dan ini sudah menunjukkan bahwa etika moral sudah jauh dari agama sehingga menurut Abi penerapan tasawuf sangat penting dalam mengamalkan nilai Islam.

“Karena tasawuf bukan hanya sekedar ritual yang bersifat personal, jadi orang memahami tasawuf hanya sebatas dzikir, riyadoh, zuhud, itu bukan hanya sekedar itu. Jadi tasawuf di sini adalah lebih kepada misi kemanusiaan sebagai misi Islam yang bersifat holistik (menyeluruh). Praktiknya dalam kehidupan sehari hari diwujudkan dalam pola agama yang tawasuth, tasamuh, tawazun, al adl (wasathiyah). Ketiga hal tersebut dijadikan sebagai landasan etika sosial. Menghadapi persoalan agama maupun politik tentunya dilandasi dengan tawasuth dan moderat,” jelas Abi mengenai tasawuf.

Dakwah NU dari fase ke fase, Dakwah Aswaja an Nahdliyah mulai dari pra-kemerdekaan, kemerdekaan, era orde lama, era orde baru, dan era reformasi sampai sekarang. Terdapat konsistensi dalam Dakwah Aswaja An Nahdliyah tersebut. Maka dalam dakwah harus selalu memperhatikan aspek maslahat yang akan dicapai dan tidak bersifat kepentingan golongan.

“Dan jangan sampai hanya mengutamakan kepentingan golongan karena tidak sesuai dengan kriteria Nahdlatul Ulama. Mengakomodasi nilai nilai seni budaya lokal yang sejalan dengan agama, yang tidak sejalan dengan agama pasti kita tolak seperti LGBT dan segala macamnya ini kita tolak. Kemudian Dakwah NU juga mengedepankan uswatun khasanah, yaitu mulai dari diri sendiri terlebih dahulu,” jelas Abi.

“Karena kita sebagai pemikul amanah risalah kenabian sangat luar biasa, malah kalau kita hanya bisa bicara dan tidak bisa mengambalkan maka Allah akan murka kepada orang yang hanya bisa bicara dan tidak mengamalkan,” sambungnya menjelaskan.

Beberapa orang menganggap NU sebagai kompromis dan pragmatis karena mereka belum paham. Padahal sejatinya hal hal yang jelas dilarang juga tidak ditoleransi oleh NU. Menurut Abi, Media dakwah harus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Dakwah medsos di era milenial ini sangat penting sebagai kebutuhan, tuntutan, sekaligus tantangan. Dakwah di medsos itu ada dua ada positif dan negatif. Positifnya adalah kemudahan yang diperoleh sedangkan negatifnya adalah tersebarkanya berita hoaks dan ujaran kebencian. Maka perlu adanya upaya yang nyata untuk mengatasinya. dan Hal inilah yang perlu disikapi Dakwah NU,” tutur Abi mengingatkan.

Saat ini, Islam kehilangan sifat Nabi Muhammad yang sangat santun dalam berbicara. Menjunjung tinggi kepentingan sosial yang terbangun dari konsensus kolektif dari anak bangsa (wathoniyah) Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945. Maka jika ada yang berbicara atas nama bangsa dan ummat jangan sampai mengubah dan merusak konsensus yang telah disepakati oleh founding father kita.

Menjadi warga negara Indonesia perlu disyukuri, sebab Indonesia dihuni beragam suku bangsa dan agama. Tetapi keberagaman ini dicoreng oleh adanya polarisasi, kekerasan, terorisme dan inilah tantangan Dakwah NU melalui para Dainya. Terakhir Kiai Agus menyemangati para ulama untuk berdakwah dan menjawab tantangan yang ada.

“Kita harus memandang kepada hal hal yang baik dan khususnya para dai kita harus tetap semangat untuk dakwah Aswaja an Nahdliyah. Mudah mudahan Allah memberi kekuatan kepada kita semuanya dan kesabaran,” tandas Abi mengakhiri. (Red)

Share202Tweet126SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH Zakky Mubarok
Syiar Islam

Kembali Menuju Fitrah

by liputan9news
April 2, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Setelah menyeselesaikan puasa Ramadan sebulan penuh, disertai dengan melaksanakan ibadah dan amal shaleh, insan muslim kembali kepada...

Read more
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Load More

Comments 1

  1. finessa says:
    1 month ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In