• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Ketum PBNU Akan Baca Teks Resolusi Jihad pada Apel Hari Santri 2023 di Tugu Pahlawan

Kiai Imam Jazuli Kirim Surat Terbuka Untuk Gus Yahya

November 28, 2025
MUI Jakarta Timur Akan Gelar MUSDA, Tuai Protes dari PWNU DKI

MUI Jakarta Timur Akan Gelar MUSDA, Tuai Protes dari PWNU DKI

November 28, 2025
KH Masyhuri Malik

KH Masyhuri Malik Menapaki Puncak Pimpinan PBNU Gantikan Amin Said Husni

November 28, 2025
Ulil Abshar Abdalla

PBNU Rotasi Gus Ipul dari Sekjen jadi Ketua Bidang Media

November 28, 2025
Sulaman Djaya

Ihwal Movie dan Sejarah Film Iran 

November 28, 2025
Rais Aam PBNU-Gus Yahya

Isyarat Langit, Dua Pemimpin NU Mendarat Bersama di Surabaya

November 27, 2025
Sulaman Djaya

Kearifan Lokal dan Kekerasan Negara 

November 26, 2025
Cak Imin, sebagai Menko PM, sebelumnya telah mengajukan usulan agar keluarga miskin ekstrem mendapatkan hak untuk mengelola tanah negara.(Foto: Disway/Hasyim Ashari)

Soal Konflik PBNU, Cak Imin dan Nusron Wahid Bilang Isinya Rahasia

November 26, 2025
Gus Ulil

Gus Ulil Klarifikasi Berita Kunjungannya ke Kiai Ma’ruf Amin

November 26, 2025
Ketum PBNU

PBNU Tegaskan Gus Yahya Tidak Lagi Berstatus Ketum PBNU Sejak 26 November 2025

November 26, 2025
Didesak mundur: Usai menghadiri Rakor PWNU di Surabaya, Ketum PBNU Gus Yahya tegaskan tak akan mundur dari jabatannya, meski didesak pemakzulan, Ahad (23/11). (Foto: Novia Herawati/Jawa Pos)

PWNU DKI Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Mediasi Kisruh PBNU

November 25, 2025
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, November 28, 2025
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Kiai Imam Jazuli Kirim Surat Terbuka Untuk Gus Yahya

liputan9news by liputan9news
November 28, 2025
in Nasional
A A
0
Ketum PBNU Akan Baca Teks Resolusi Jihad pada Apel Hari Santri 2023 di Tugu Pahlawan

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf/Foto: MI

492
SHARES
1.4k
VIEWS

BeritaTerkait:

KH Masyhuri Malik Menapaki Puncak Pimpinan PBNU Gantikan Amin Said Husni

PBNU Rotasi Gus Ipul dari Sekjen jadi Ketua Bidang Media

Isyarat Langit, Dua Pemimpin NU Mendarat Bersama di Surabaya

Soal Konflik PBNU, Cak Imin dan Nusron Wahid Bilang Isinya Rahasia

CIREBON | LIPUTAN9NEWS – Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH. Imam Jazuli, Lc. MA., mengirimkan surat terbuka buat KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, pada hari Jumat (28/11/2025).

Inilah isi surat Kiai Imam Jazuli yang ditujukan kepada Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

Kepada yang terhormat DR. (HC) K.H. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), yang kami cintai dan hormati.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Bismillahirrahmanirrahim.

Gus, izinkan kami mencurahkan perasaan dan harapan akar rumput nahdliyin yang getir dan rintihan dari jutaan pasang mata yang menatap cemas.

Tentu saja, surat ini bukan titah, apalagi menyerupai fatwa, melainkan sekadar kegelisahan dari hati yang merindukan kembali keheningan dan kedamaian di taman sari kultur dan struktur Nahdliyyin, yang kini terasa sedikit berserak oleh riak-riak fatamorgana.

Dengan segala kerendahan hati, surat ini kami tulis, mewakili suara hati yang pedih dari akar rumput Nahdliyin yang berharap ada pelukan hangat dan kebersamaan dalam rumah besar kita, Nahdlatul Ulama.

Kami memahami dinamika yang terjadi saat ini sangat kompleks, namun kami yakin bahwa di balik semua itu, ada jiwa besar seorang santri Krapyak dan Gus yang mengalir dalam diri Gus Yahya.

Gus, kami semua sayang sama panjenengan. Kami memandang Gus Yahya sebagai panutan dan pemimpin yang memiliki kapasitas luar biasa. Justru karena rasa sayang dan hormat itulah, kami berharap Gus Yahya dapat menunjukkan sikap legowo (berlapang dada) demi keutuhan jam’iyyah.

Engkau, Gus, adalah mutiara yang lahir dari rahim keagungan para pejuang dan kiai sepuh. Darah yang mengalir di nadimu, kami yakin adalah cahaya dari sanad keabadian ilmu yang tak terputus hingga Baginda Nabi. Kami tahu, akalmu cerdas, pandanganmu jauh menembus batas cakrawala, namun, Gus, terkadang kebijaksanaan sejati justru ditemukan di dalam diam dan kepatuhan.

Konflik, Gus, ibarat badai yang mengoyak layar perahu besar yang bernama Nahdlatul Ulama. Perahu ini, yang dibangun dengan cucuran keringat dan air mata para pendahulu, kini oleng dihantam ego dan kepentingan sesaat. Sudahi, Gus, sudahi prahara ini. Apapun alasannya, sebesar apapun argumen logikamu, tiada yang lebih mulia daripada merajut kembali benang sutra persaudaraan yang terkoyak.

Adab dan manut (patuh) kepada kiai sepuh adalah mahkota kemuliaan kita, permata yang membedakan kita dari yang lain. Ia adalah benteng dari kesombongan intelektual, oase di tengah gurun fatwa yang kering. Engkau pasti memilikinya, Gus, adab itu, yang terpatri sejak engkau menghirup udara pesantren.

Kembalilah pada khittah tanfidliyah, dengarkan bisikan para sesepuh, yang suaranya mungkin pelan, namun mengandung kekuatan dan keberkahan yang abadi.

Konflik yang lumayan berlarut dan pelik ini, Gus, sungguh berdampak tidak baik di tingkat bawah. Akar rumput merasakan keresahan dan kekhawatiran akan perpecahan. Kami ingin melihat NU yang teduh, yang menjadi payung bagi umat, bukan arena perselisihan.

Sekali lagi, kami memohon dengan sangat, agar Gus Yahya berkenan untuk manut pada Syuriah, menerima keputusan atau arahan dari para sesepuh dan dewan syuriah, yang merupakan benteng moral dan marwah organisasi. Sikap nerimo dan kepatuhan pada garis ulama adalah warisan yang diajarkan para pendiri NU kepada kita semua.

Mari kita sudahi polemik ini, jangan diperpanjang lagi. Tunjukkanlah kepada kami, kepada seluruh Nahdliyin, bahwa Gus Yahya adalah pemimpin yang siap mengorbankan kepentingan pribadi demi kemaslahatan umat dan martabat NU.

Kami percaya, dengan sikap legowo Gus Yahya, ketenangan akan kembali tercipta, dan marwah Nahdlatul Ulama akan tetap terjaga. Semoga surat ini, yang hanya secarik doa yang terbungkus dalam kata-kata, menyentuh relung hatimu yang paling dalam. Kami merindukan NU yang damai, NU yang teduh, di bawah naungan restu kiai-kiai panutan kita.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

KH. Imam Jazuli, Lc. MA., Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia

Tags: Gus YahyaImam JazuliNahdlatul UlamaNUPBNUSurat terbuka
Share197Tweet123SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH Masyhuri Malik
Nasional

KH Masyhuri Malik Menapaki Puncak Pimpinan PBNU Gantikan Amin Said Husni

by liputan9news
November 28, 2025
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Hari ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Rapat Harian Tanfidziyah PBNU, Jumat (28/11/2025). Ada perubahan besar-besaran...

Read more
Ulil Abshar Abdalla

PBNU Rotasi Gus Ipul dari Sekjen jadi Ketua Bidang Media

November 28, 2025
Rais Aam PBNU-Gus Yahya

Isyarat Langit, Dua Pemimpin NU Mendarat Bersama di Surabaya

November 27, 2025
Cak Imin, sebagai Menko PM, sebelumnya telah mengajukan usulan agar keluarga miskin ekstrem mendapatkan hak untuk mengelola tanah negara.(Foto: Disway/Hasyim Ashari)

Soal Konflik PBNU, Cak Imin dan Nusron Wahid Bilang Isinya Rahasia

November 26, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2472
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

757
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

141
Ketum PBNU Akan Baca Teks Resolusi Jihad pada Apel Hari Santri 2023 di Tugu Pahlawan

Kiai Imam Jazuli Kirim Surat Terbuka Untuk Gus Yahya

November 28, 2025
MUI Jakarta Timur Akan Gelar MUSDA, Tuai Protes dari PWNU DKI

MUI Jakarta Timur Akan Gelar MUSDA, Tuai Protes dari PWNU DKI

November 28, 2025
KH Masyhuri Malik

KH Masyhuri Malik Menapaki Puncak Pimpinan PBNU Gantikan Amin Said Husni

November 28, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In