• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Gus Alam

Ketika Gus Alam Menyusul Abahnya (Sebuah Elegi untuk Penerus Cahaya)

May 8, 2025
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, April 3, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Ketika Gus Alam Menyusul Abahnya (Sebuah Elegi untuk Penerus Cahaya)

Oleh: Gus Nadir

liputan9news by liputan9news
May 8, 2025
in Opini
A A
1
Gus Alam

Wafat Alamudin Dimyati Rois (Gus Alam) adalah putra dari ulama KH. Dimyati Rois yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Fadllu Wal Fadhilah Kendal (Foto: Istimewa)

526
SHARES
1.5k
VIEWS

Jakarta | LIPUTAN9NEWS

Angin pagi itu tak seperti biasa. Langit mendung, tapi bukan mendung hujan—melainkan mendung dari dalam dada. Kabar itu menyebar pelan, seperti desir angin yang membawa duka: Gus Alam wafat dalam kecelakaan. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Gus Alam, putra Mbah Dimyati Rois, kiai kharismatik yang dalam diamnya menyimpan samudra ilmu dan hikmah. Tak banyak bicara, tapi setiap langkahnya menuntun ke jalan terang. Beberapa tahun lalu, sang abah berpulang. Semua mata tertuju kepada sang putra. Harapan bertumpu padanya: meneruskan dawuh, menanam ilmu, merawat warisan langit yang dititipkan lewat darah dan sanad.

Namun kemarin tubuh Gus Alam terbaring kaku. Dunia pesantren kehilangan satu penjaga pintunya lagi. Politisi muda yang santun, bapak muda yang meninggalkan keluarga kecilnya, seorang Gus yang digadang-gadang mewarisi cahaya abahnya.

BeritaTerkait:

Wafat! Gus Alam Akan Dimakamkan Bersebelahan dengan Ayahnya, KH Dimyati Rois

KH Dimyati Rois Wafat, Kiai Cholish Sarankan Said Aqil Siroj Jadi Penggantinya

Hidup para kiai bukan milik dirinya sendiri. Sejak kecil dididik bukan hanya menghafal kitab, tapi mewarisi jiwa: sabar membimbing, istiqamah mendidik, tawadhu memikul beban umat. Gus Alam memikulnya, dalam usia yang terlalu muda untuk pulang.

Ada getir yang tak bisa ditutupi. Mengapa harapan justru lebih dulu pergi? Mengapa penerus Abah hanya diberi waktu sekejap mengukir jejak?

Namun sejarah ulama selalu sama: perjuangan bukan soal panjangnya usia, melainkan keberlanjutan cahaya. Mungkin Gus Alam telah menyelesaikan bagiannya. Kini, giliran kita menjaga api itu agar tak padam di tengah jalan.

Tradisi keilmuan tak boleh putus. Sanad harus disambung. Dari ayah ke anak, guru ke murid, kiai ke umat. Lewat cinta ilmu dan rindu akhirat.

Hari-hari ke depan Kaliwungu menangis. Tapi dalam tangis itu, obor harus terus menyala.

Selamat jalan, Gus. Sampaikan salam kami pada Abahmu. Dunia ini tak akan sama tanpamu, sampai tiba giliran kami kelak pulang ke kampung keabadian.
Al-Fatihah.

Prof. H. Nadirsyah Hosen, Ph.D. atau yang akrab dipanggil Gus Nadir yang lahir pada 8 Desember 1973, adalah Rais Syuriah PCI (Pengurus Cabang Istimewa) Nahdlatul Ulama (NU) di Australia dan New Zealand. Menempuh pendidikan formal dalam dua bidang yang berbeda, Ilmu Syari’ah dan Ilmu Hukum, sejak S-1, S-2, dan S-3. Pemegang dua gelar Ph.D. ini memilih berkiprah di Australia, hingga meraih posisi Associate Professor di Fakultas Hukum, University of Wollongong. Namun kemudian, dia “dibajak untuk pindah ke Monash University pada 2015, Monash Law School adalah salah satu Fakultas Hukum terbaik di dunia. Baru setahun pindah ke Monash, beliau sudah diminta mengurusi Monash Malaysia Law Program—sebuah program unggulan melibatkan mahasiswa dari Australia, Kanada, Belanda, Jerman, dan Prancis. Di Kampus Monash, beliau mengajar Hukum Tata Negara Australia, Pengantar Hukum Islam, dan Hukum Asia Tenggara.

Tags: Alamudin Dimyati RoisDimyati RoisGus Alam
Share210Tweet132SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Gus Alam
Nasional

Wafat! Gus Alam Akan Dimakamkan Bersebelahan dengan Ayahnya, KH Dimyati Rois

by Moh. Faisal Asadi
May 6, 2025
1

Jakarta | LIPUTAN9NEWS KH Alamudin Dimyati Rois atau Gus Alam meninggal dunia, Selasa (06/05/2025) pagi tadi, usai mengalami kecelakaan di...

Read more
KH. Said Aqil Siroj: Dunia Berharap pada Wajah Islam Indoneaia yang Moderat dan Toleran

KH Dimyati Rois Wafat, Kiai Cholish Sarankan Said Aqil Siroj Jadi Penggantinya

September 17, 2022
Load More

Comments 1

  1. herpafend says:
    1 month ago

    **herpafend**

    herpafend is a natural wellness formula developed for individuals experiencing symptoms related to the herpes simplex virus.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2540
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In