• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KH. A. Warits Ilyas, Sang Ulama dan Umara yang Wara’

KH. A. Warits Ilyas, Sang Ulama dan Umara yang Wara’

February 1, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Tokoh

KH. A. Warits Ilyas, Sang Ulama dan Umara yang Wara’

Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep Madura

Abdus Saleh Radai by Abdus Saleh Radai
February 1, 2026
in Tokoh
A A
0
KH. A. Warits Ilyas, Sang Ulama dan Umara yang Wara’

KH. A. Warits Ilyas, Pengasuh Ponpes Annuqayah Guluk-guluk Sumenep Madura/Foto: Istimewa

539
SHARES
1.5k
VIEWS

SUMENEP | LIPUTAN9NEWS
Drs. KH. A. Warits Ilyas adalah salah satu pengasuh pondok pesantren Annuqayah, Guluk-guluk Sumenep Madura. Pesantren tersebut berdiri semenjak tahun 1887 M dan memiliki sejarah perjalanan yang panjang. Kiai Warits resmi mengasuh pondok pesantren Annuqayah daerah Lubangsa sejak tahun 1972 hingga beliau berpulang ke Rahmatullah pada tahun 2014 yang silam.

Kiai Warits lahir di Guluk-guluk Sumenep pada tanggal 12 November 1938 M dari pasangan KH. Mohammad Ilyas Syarqawi dengan Nyai Arfiyah binti Zainuddin. Kiai Ilyas, ayahandanya, merupakan seorang kiai alim di masanya dan salah satu putra pendiri pondok pesantren Annuqayah, yakni KH. Mohammad Syarqawi al-Qudusi. Dalam mendidik, Kiai Ilyas berusaha menanamkan pada putranya untuk selalu hidup sederhana dan selalu menjaga budi pekerti yang luhur. Peran ayahanda begitu signifikan hingga membentuk pribadi Kiai Warist yang saleh nan tawaduk.

Kiai Warits adalah seorang kiai karismatik yang tidak hanya mampu beradaptasi dengan dunia pesantren dan me-manage-nya dengan baik, tapi beliau juga mengabdikan potensinya dalam bidang politik. Beliau juga merupakan sosok Kiai yang dikenal sangat tawaduk dan istikamah. Benar-benar teladan dan panutan umat. Sebagai pendidik, beliau merupakan contoh yang tidak perlu diragukan dalam banyak hal. Sesuai nama, Kiai Warits seolah-olah diproyeksikan sebagai pewaris ayahnya. Dalam istilah Drs. Thabrani Rasyidi, beliau senantiasa mendidik santri dan umat dengan “lisān al-hāl”, praktik dan sikap.

Di samping sebagai dewan pengasuh pondok pesantren Annuqayah, sosoknya aktif dalam panggung-panggung politik. Semenjak kecil, beliau telah dihadapkan dengan kondisi dinamika pesantren yang terus bergejolak sebagai dampak dari perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaannya. Hal ini tentu mendorong beliau untuk juga turut berperan di beberapa sektor kehidupan sebagai upaya mendedikasikan seluruh jiwa raganya demi kesejahteraan hidup berbangsa dan bernegara. Karena itu, beliau juga melebarkan sayapnya di beberapa organisasi yang memiliki visi-misi selaras dengan perjuangan beliau sendiri.

BeritaTerkait:

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

Gelar Bahtsul Masail, Kiai dan Ulama Yogyakarta Tegaskan Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah NU

Gus Rosikh: Risalah Sarang Rembang Haramkan Tanfidziyah Menentang Syuriyah NU

PKB, NU, dan Post-Sekularisme: Jalan Tengah Agama dan Negara Pasca-Khittah 1926

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) adalah ijtihad politik yang dipilih oleh Kiai Warits. Beliau istikamah dengan ijtihad politik ini. Dari sinilah beliau mulai mengeksplorasi karier politiknya. Pada pemilu 1977, Kiai Warits mencalonkan diri sebagai Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan terpilih. Semakin lama, karier politik beliau makin naik. Hal itu disebabkan karena cara politiknya mampu meneladani bagi semua anggota dewan lainnya tentang sejatinya berpolitik.

Di masa selanjutnya, Kiai warits dipilih sebagai anggota MPR-RI pada tahun 1992, di mana sistem pemilihannya bukan langsung dari rakyat. Sebab sistem demokrasi kala itu DPR maupun MPR dipilih oleh daerah dengan cara ditunjuk langsung oleh pemerintah daerah. Hingga pada tahun 1999 beliau terpilih sebagai ketua DPC PPP di Sumenep dan pernah menjabat sebagai wakil ketua DPRD Kabupaten Sumenep periode 2004-2009 M.

Sepanjang perjalanan beliau menjadi tokoh politik, ada banyak hal yang bisa kita teladani. Salah satunya adalah kedisiplinan beliau, bahwa nyaris tidak ada anggota dewan yang dapat meniru kedisiplinan Kiai Warits. Datang dan pulang tepat waktu. Bukan hanya dalam hal itu saja, bahkan untuk menghadiri salat berjemaah pun juga demikian, selalu tepat waktu. Pernyataan ini juga didukung oleh Ali Wafa dalam tulisannya yang berjudul “Tak Susah Dapat Barakah”.

Di antara keteladanan Kiai Warits yang tersirat adalah “sempat”. Baginya, sempat bukan hanya persoalan lowong dan menganggur. Tapi lebih dari itu, sempat adalah prinsip, ia hanya akan dimiliki oleh orang yang memiliki dedikasi tinggi. Sebagai orang terpandang dengan seabrek aktivitas di luar pesantren, Kiai Warits masih selalu mendedikasikan waktunya menunaikan berbagai kegiatan, di antaranya mengisi pengajian, tahlilan, mengajar. Bahkan sebelum berangkat dinas, beliau tetap disiplin dan aktif mengimami salat berjemaah di masjid pondok pesantren Annuqayah.

Kiai Warits adalah figur yang teguh pendirian, termasuk dalam berpolitik. Beliau tidak pernah menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadinya. Di dalam buku Oase Keteladan KH. A. Warits Ilyas, Ida Royani menyaksikan bahwa beliau sama sekali tidak pernah mau menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadinya.

Hal serupa juga dibenarkan oleh pernyataan Hodri Ariev yang mendapati hal demikian, bahwa di suatu kesempatan Kiai Warits hendak menghadiri acara pribadi, maka sebagai wakil ketua DPRD, tentu saja fasilitas mobil dinas plus supirnya sudah ada dan siap berangkat kapanpun dibutuhkan oleh Kiai. Tapi beliau menolak fasilitas tersebut. Justru kiai lebih memilih kendaraan lainnya.

Kiai, sungguh ini adalah peristiwa langka di abad yang penuh dengan orang-orang loba. Banyak Kiai-Politisi yang terlelap oleh manisnya kursi, lalu lupa pada janji-janji. Politik bagimu hanyalah jalan, bukan tujuan. Banyak Kiai-Politisi gagap membedakan jalan dan tujuan, sehingga berbagai macam kepentingan sering dicampur adukkan. Prinsip telah menjagamu untuk tidak terjerumus dalam mengeksploitasi kekuasaan. Engkau menebar keteladanan dan memberi contoh bagaimana seharusnya berpolitik tanpa diminta untuk dilirik. Kiprahmu akan selalu abadi menjadi nafas indonesia, nafas generasi bangsa. Terima Kasih untukmu Kiai, dari santrimu yang masih terus berusaha alim. Lillahi ta’ala Lahul Fatihah.

(MSN)

Tags: Guluk-gulukKH. A. Warits IlyasNahdlatul UlamaPolitisiPonpes AnnuqayahRMIUlama
Share216Tweet135SendShare
Abdus Saleh Radai

Abdus Saleh Radai

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur
Opini

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

by liputan9news
February 1, 2026
0

JOMBANG | LIPUTAN9NEWS Jangan salah menilai kiai-ulama pesantren yang seringkali dipahami berpikir tradisional. Dalam sejarahnya, pandangan geopolitik kiai-ulama bisa menembus...

Read more
Gelar Bahtsul Masail, Kiai dan Ulama Yogyakarta Tegaskan Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah NU

Gelar Bahtsul Masail, Kiai dan Ulama Yogyakarta Tegaskan Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah NU

January 28, 2026
Gus Rosikh: Risalah Sarang Rembang Haramkan Tanfidziyah Menentang Syuriyah NU

Gus Rosikh: Risalah Sarang Rembang Haramkan Tanfidziyah Menentang Syuriyah NU

January 27, 2026
PKB, NU, dan Post-Sekularisme: Jalan Tengah Agama dan Negara Pasca-Khittah 1926

PKB, NU, dan Post-Sekularisme: Jalan Tengah Agama dan Negara Pasca-Khittah 1926

January 23, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In