• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KH. Abdul Muin: NU Tak Boleh Kehilangan Wibawa di Rumahnya Sendiri

KH. Abdul Muin: NU Tak Boleh Kehilangan Wibawa di Rumahnya Sendiri

January 14, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan Sebut KEK Tembakau sebagai Model Pembangunan Ekosistem Ekonomi dari Hulu hingga Hilir

Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan Sebut KEK Tembakau sebagai Model Pembangunan Ekosistem Ekonomi dari Hulu hingga Hilir

January 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Sunday, February 1, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

KH. Abdul Muin: NU Tak Boleh Kehilangan Wibawa di Rumahnya Sendiri

liputan9news by liputan9news
January 14, 2026
in Nasional
A A
0
KH. Abdul Muin: NU Tak Boleh Kehilangan Wibawa di Rumahnya Sendiri
511
SHARES
1.5k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Di sebuah ruang pertemuan yang tak terlalu besar, KH. Abdul Muin berbicara pelan. Nada suaranya tertahan, tapi isinya tegas. “Kalau di atas ribut terus, jangan heran kalau di bawah limbung,” katanya, Kamis siang lalu (08/01/2026).

Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta itu tak sedang berbicara soal remeh. Yang ia maksud adalah kondisi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang, menurutnya, terlalu lama terjebak konflik internal. Pertengkaran antar-elite organisasi, kata dia, bukan hanya menguras energi, tetapi juga menggerus wibawa NU di mata publik dan negara.

“NU ini organisasi besar. Kalau kelihatan tidak solid, mudah diremehkan,” ujar Abdul Muin.

Ia mencontohkan pemanggilan saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang secara terbuka menyebut struktur NU. Bagi Abdul Muin, cara itu keliru.

BeritaTerkait:

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

Rais Aam Pimpin Pleno PBNU, Hasil Rapat Sepakat Ampuni Gus Yahya

Risalah Benda Kerep Cirebon: Islah Lirboyo untuk Mengembalikan Gus Yahya Ketum Hukumnya Haram. Ini alasannya!

“NU bukan badan hukum yang bisa diseret-seret begitu saja. Ini organisasi keagamaan, jam’iyah diniyah ijtima’iyah. Ada etika yang seharusnya dijaga,” katanya.

Menurutnya, ketika NU tak tampil dengan satu suara, institusi lain merasa bebas memperlakukannya tanpa kehati-hatian.

“Kalau NU kuat dan berwibawa, orang berpikir dua kali sebelum sembrono,” ucapnya.

Sorotan Abdul Muin juga mengarah ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia menyinggung pemotongan dana hibah untuk PWNU DKI yang mencapai sekitar 60 persen. Dari semula Rp10,7 miliar, kini tersisa sekitar Rp5 miliar. Sementara Ormas sebelah yang umatnya lebih kecil, yang awalnya menerima Rp7 miliar, hanya dipotong menjadi Rp5 miliar.

“Ini soal keadilan,” katanya singkat.

“Dana hibah itu bukan untuk elite NU. Itu untuk umat: pendidikan, dakwah, sosial. Ketika dipotong drastis, yang terdampak bukan pengurus, tapi warga.” sambungnya.

Abdul Muin tak menampik bahwa sebagian sikap PWNU DKI belakangan dinilai terlalu keras dalam menyampaikan tuntutan kepada gubernur. Namun, ia menolak jika kritik kemudian dibalas dengan kebijakan yang melemahkan pelayanan umat.

“Kritik itu bagian dari demokrasi. Tapi jangan umat yang dikorbankan,” ujarnya.

Bagi Abdul Muin, inilah saatnya PWNU DKI melakukan refleksi. Bukan dengan menarik diri dari ruang publik, melainkan kembali pada jati diri NU: mengayomi, menenangkan, sekaligus bersikap kritis secara konstruktif.

“NU tidak boleh jadi stempel kekuasaan, tapi juga tidak perlu jadi oposisi yang marah-marah,” katanya.

“Tugas kita menjaga kepentingan warga Jakarta—terutama yang kecil—dengan cara yang bermartabat.” imbuh Abdul Muin.

Ia berhenti sejenak, lalu menambahkan, seolah menutup percakapan: “Kalau NU ingin dihormati, pertama-tama kita harus menata diri. Wibawa itu lahir dari keteladanan, bukan dari rebutan panggung.” pungkasnya.

Di luar ruangan, Jakarta tetap riuh. Tapi di kepala Abdul Muin, satu hal tampak jelas: NU hanya akan kembali besar jika mampu berdamai dengan dirinya sendiri—lalu berdiri tegak di hadapan siapa pun, termasuk kekuasaan.

(ULN)

Tags: Ketum PBNUNahdlatul UlamaPWNU DKI JAKARTAWibawa
Share204Tweet128SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur
Opini

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

by liputan9news
February 1, 2026
0

JOMBANG | LIPUTAN9NEWS Jangan salah menilai kiai-ulama pesantren yang seringkali dipahami berpikir tradisional. Dalam sejarahnya, pandangan geopolitik kiai-ulama bisa menembus...

Read more
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menggelar Konferensi Pers di Plaza PBNU Jalan Kramat Raya No. 164 Jakarta Pusat, Rabu (03/12/2025) (Foto: MSN/ASR)

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

January 30, 2026
Rais Aam Pimpin Pleno PBNU, Hasil Rapat Sepakat Ampuni Gus Yahya

Rais Aam Pimpin Pleno PBNU, Hasil Rapat Sepakat Ampuni Gus Yahya

January 30, 2026
Risalah Benda Kerep Cirebon: Islah Lirboyo Untuk Mengembalikan Gus Yahya Ketum Hukumnya Haram. Ini alasannya!

Risalah Benda Kerep Cirebon: Islah Lirboyo untuk Mengembalikan Gus Yahya Ketum Hukumnya Haram. Ini alasannya!

January 29, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In