الحمد لله الذي أمر بالعدل والإحسان، ونهى عن الفساد في الأرض، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، له الملك وله الحمد، وهو على كل شيء قدير، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه أجمعين، ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين.
أما بعد، فيا أيها الناس، أوصيكم ونفسي المقصرة بتقوى الله، فاتقوا الله حق تقاته، ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون.
معاشر المسلمين رحمكم الله،
أوصيكم ونفسي الخاطئة بتقوى الله، فإنها وصية الله للأولين والآخرين، قال الله تعالى:
﴿ وَلَقَدْ وَصَّيْنَا ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ مِن قَبۡلِكُمۡ وَإِيَّاكُمۡ أَنِ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ ﴾
(سورة النساء: 131)
“Dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi Kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah.” (QS. An-Nisā’: 131)
Jama’ah Jum’at yang dirahmati Allah,
Korupsi bukan hanya kejahatan hukum dan sosial, tetapi juga merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah Allah dan pengingkaran terhadap nilai-nilai tauhid. Korupsi merusak keadilan, menindas yang lemah, dan menumbuhkan kesenjangan sosial. Lebih dari itu, korupsi adalah bentuk syirik khafi (kesyirikan tersembunyi), karena pelakunya lebih takut kehilangan dunia daripada takut kepada Allah.
a. Tauhid Menanamkan Kesadaran Pengawasan Allah
قال الله تعالى: ﴿ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمۡ رَقِيبٗا﴾ (سورة النساء: 1)
“Sesungguhnya Allah selalu mengawasi kalian.” (QS. An-Nisā’: 1)
Orang yang bertauhid yakin bahwa Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui. Keyakinan ini akan menumbuhkan rasa malu dan takut untuk melakukan pengkhianatan, termasuk korupsi, meskipun tidak ada manusia yang melihat.
b. Tauhid Mengajarkan Amanah dan Tanggung Jawab
قال الله تعالى: ﴿ إِنَّ ٱللَّهَ يَأۡمُرُكُمۡ أَن تُؤَدُّواْ ٱلۡأَمَٰنَٰتِ إِلَىٰٓ أَهۡلِهَا ﴾ (سورة النساء: 58)
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.” (QS. An-Nisā’: 58)
Korupsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah. Seorang mukmin yang bertauhid tidak akan berani mengkhianati amanah karena ia tahu bahwa amanah adalah perintah Allah.
c. Tauhid Menumbuhkan Rasa Cukup dan Zuhud
قال رسول الله ﷺ: « ليس الغنى عن كثرة العرض، ولكن الغنى غنى النفس »
(رواه البخاري ومسلم)
“Kekayaan bukanlah banyaknya harta, tetapi kekayaan adalah kekayaan jiwa.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Pelakukorupsi adalahorang yang tidak merasa cukup. Tauhid mengajarkan bahwa rezeki datang dari Allah, bukan dari tipu daya atau . Orang yang bertauhid akan merasa cukup dengan yang halal dan menjauhi yang haram.
d. Tauhid Menumbuhkan Rasa Takut Akan Hari Pembalasan
قال الله تعالى:﴿ وَٱتَّقُواْ يَوۡمٗا تُرۡجَعُونَ فِيهِ إِلَى ٱللَّهِ ﴾ (سورة البقرة: 281)
“Dan takutlah kalian pada hari ketika kamu semua akan dikembalikan kepada Allah.” (QS. Al-Baqarah: 281)
Orang yang bertauhid yakin bahwa setiap perbuatannya akan dimintai pertanggungjawaban. Keyakinan ini menjadi benteng yang kokoh dari perbuatan korupsi.
e. Korupsi Menghapus Keberkahan dan Mengundang Azab
قال رسول الله ﷺ: إن الناس إذا رأوا الظالم فلم يأخذوا على يديه أوشك أن يعمهم الله بعقاب منه (رواه الترمذي)
“Sesungguhnya jika manusia melihat kemungkaran dan tidak mencegahnya, maka hampir saja Allah akan menimpakan azab secara menyeluruh.” (HR. Tirmidzi)
Korupsi yang dibiarkan akan menjadi penyakit sosial yang mengundang murka Allah. Maka, mencegah korupsi adalah bagian dari amar ma’ruf nahi munkar.
عباد الله، اعلموا أن التوحيد ليس فقط كلمة تقال، بل هو منهج حياة، يضبط السلوك، ويهذب الأخلاق، ويمنع الفساد. فاجعلوا التوحيد أساساً في حياتكم، وراقبوا الله في السر والعلن، وكونوا من الذين يخافون الله بالغيب.
بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم، ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم، أقول قولي هذا، وأستغفر الله لي ولكم، فاستغفروه، إنه هو الغفور الرحيم.
الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه، كما يحب ربنا ويرضى، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
أما بعد،
فيا أيها المسلمون، أوصيكم ونفسي المقصرة بتقوى الله، فاتقوا الله عباد الله، وراقبوه في السر والعلن، وكونوا من الذين قال الله فيهم:
إِنَّمَا يَخْشَى ٱللَّهَ مِنۡ عِبَادِهِ ٱلۡعُلَمَٰٓؤُاْ (سورة فاطر: 28)
“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama.” (QS. Fāṭir: 28)
معاشر المسلمين رحمكم الله،
Ketahuilah bahwa mencegah korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab setiap individu muslim. Tauhid yang benar akan melahirkan pribadi yang jujur, amanah, dan takut kepada Allah. Maka, mari kita mulai dari diri sendiri, dari rumah kita, dari lingkungan kita, untuk menanamkan nilai-nilai tauhid dan menjauhi segala bentuk pengkhianatan.
قال رسول الله ﷺ: كلكم راعٍ وكلكم مسؤول عن رعيته (رواه البخاري ومسلم)
“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Jangan biarkan korupsi menjadi budaya. Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang permisif terhadap kecurangan. Didik mereka dengan nilai-nilai tauhid, kejujuran, dan tanggung jawab.
اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات، إنك سميع قريب مجيب الدعوات.
اللهم أصلح ولاة أمورنا، ووفقهم لما تحب وترضى، واجعلهم هداة مهتدين، لا ضالين ولا مضلين.
اللهم إنا نسألك الهدى والتقى والعفاف والغنى، اللهم طهر قلوبنا من النفاق، وأعمالنا من الرياء، وألسنتنا من الكذب، وأعيننا من الخيانة، فإنك تعلم خائنة الأعين وما تخفي الصدور.
عباد الله، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ، وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.
Subhan Alba Bisyri Marzuki, Albajakarta@gmail.com























