• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Taksonomi Pendidikan ala Ibn ‘Ashur: Kajian Kitab Alaisa Assubhu Biqarib

Merawat Kualitas Pendidikan Islam Melalui Peningkatan Kompetensi Guru

August 6, 2023
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Merawat Kualitas Pendidikan Islam Melalui Peningkatan Kompetensi Guru

Oleh: KH. Idris Sholeh

liputan9news by liputan9news
August 6, 2023
in Uncategorized
A A
0
Taksonomi Pendidikan ala Ibn ‘Ashur: Kajian Kitab Alaisa Assubhu Biqarib

KH. Idris Sholeh, Lc, Alumni MTM KHAS Kempek, Kulliyah Dakwah Islamiyah Tripoli-Libya, wakil ketua di Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU), Kepala Madrasah Aliyah dan penjamin mutu pendidikan di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah

501
SHARES
1.4k
VIEWS

Pendidikan Islam adalah pendidikan yang berdasarkan pada prinsip-prinsip ajaran agama Islam, yaitu bersumber dari Al-Qur’an, sunah nabi, perkataan para sahabat, dan para tabiin, serta ijtihad dari para ulama. Di antara ciri khas pendidikan Islam yang paling menonjol adalah inovatif, tidak stagnan, yaitu mengakui adanya perubahan dan perkembangan untuk menggapai kemajuan dan kesempurnaan. Hal ini menegaskan bahwa pendidikan Islam selalu berciri pembaruan guna memenuhi tuntutan zaman dan kebutuhan umat Islam.

Dalam konteks yang sama, pendidikan Islam juga menyerukan perbaikan dan penyempurnaan dalam proses pendidikan untuk kemaslahatan individu dan bangsa, tidak hanya membentuk suluk dan karakter kepribadian, baik dalam ucapan dan perbuatan, tetapi juga untuk menggapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Sekitar paruh kedua abad ke-19, kita menyaksikan upaya global besar-besaran untuk mereformasi pendidikan, seperti seruan seorang pemikir muslim Muhammad Abduh di Mesir, diawali dengan memformulasikan fondasi baru epistemologi keyakinan umat Islam melalui tajdidul fahm (memperbarui pemahaman). Abduh menerapkan prinsip di atas dengan cara menghilangkan dualisme dalam pendidikan, perlunya pengintegrasian keilmuan bahwa sekolah umum harus dapat memberikan pelajaran agama dan sekolah agama harus mampu mengembangkan ilmu pengetahuan.

BeritaTerkait:

Mbah Hasyim tidak Mempunyai Guru Klan Habib Ba’alwi

Ketua 78 Agung Foundation, Relly Reagen, Apresiasi Langkah Dasco dalam Mendukung Rehabilitasi Dua Guru Luwu Utara

Mendidik Anak Berbasis Pertanyaan 

Ahmadi Madong Tegaskan Komitmen Kawal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Sosial

Seorang tokoh reformasi pendidikan Islam asal Tunisia, Muhamed Al Tahir Ibnu ‘Ashur, melakukan kritik perihal kondisi pendidikan yang berlaku pada masanya serta menyebutkan penyebab melemahnya mutu pendidikan secara umum. Beliau menilai, sesungguhnya kerusakan pendidikan muncul dari beberapa faktor, yaitu mutu pendidik, peserta didik, modul ajar, dan proses pembelajaran. Seruan juga datang dari para tokoh pendidikan nasional, seperti Ki Hajar Dewantara, Kiai Haji Hasyim Asy’ari, Kiai Asep Saifuddin Chalim, dan lainnya.

Unsur-Unsur dalam Proses Pendidikan

Menjelang akhir tahun ajaran di sebuah lembaga pendidikan Islam, tempat saya mengabdi, sedikit banyak saya mengetahui dan terlibat diskusi tentang unsur-unsur proses untuk kemajuan pendidikan bersama rekan kerja. Pertanyaan besar yang muncul, apa kriteria kualitas unsur-unsur pendidikan dalam perspektif Islam?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa saja unsur-unsur pendidikan itu dan bagaimana wilayah kerjanya. Dalam diskusi tersebut, Fawzul Arifin (rekan kerja) menawarkan skema pembagian mutu unsur-unsur pendidikan, yaitu mutu peserta didik, mutu pendidik, mutu akademik, dan mutu kelembagaan. Namun, dalam tulisan ini difokuskan kepada upaya atau kiat kiat dalam meningkatkan kompetensi para pendidik dalam pandangan beberapa sarjana pendidikan Islam.

Upaya Meningkatkan Kompetensi Pendidik

Agar guru menguasai profesinya, pendidikan Islam menekankan perlunya guru yang berkualitas yang mampu melaksanakan pekerjaannya dengan profesional sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw., “Sesungguhnya Allah mencintai seseorang yang apabila bekerja, mengerjakannya secara profesional.“ (H.R. Thabrani dan Baihaqi).

Untuk mencapai hal tersebut, pendidikan Islam mengklasifikasi kriteria dasar yang harus dipenuhi bagi seorang guru, di antaranya sebagaimana berikut:

1. Berkepribadian Baik

Beberapa tokoh pendidikan Islam mendiskusikan karakteristik dasar yang harus dimiliki oleh guru. Imam al Ghazali mengatakan bahwa siapa pun yang bekerja di bidang pendidikan, maka ia telah siap menanggung amanah agung dan tanggung jawab yang besar. Oleh karena itu, hendaklah ia menjaga etika dan profesionalitasnya. Begitu pula Al Qabisi mengatakan bahwa seorang guru harus penyayang, adil, memiliki nurani dan kayakinan, serta tanggung jawab terhadap segala hal yang dilakukannya. Komunitas para intelektual, Ikhwan al Shafa, menekankan perlunya seorang guru memiliki akhlak yang baik, kecerdasan, wawasan luas, rendah hati, tidak sombong, mencintai ilmu pengetahuan, dan pemahaman yang baik.

2. Kualifikasi Akademik dan Praktik Pengajaran

Banyak sarjana pendidikan Islam percaya bahwa seorang guru harus memenuhi syarat-syarat kemampuan untuk menjalankan profesinya, baik itu aspek akademik atau praktik pengajaran. Ibnu Jama’ah mengatakan bahwa seseorang tidak boleh menjadi guru jika ia tidak memenuhi syarat-syarat untuk menjadi seorang pengajar. Ibnu Khaldun juga menyerukan perlunya guru mengenal seni mengajar dan metodenya, tidaklah cukup bagi guru hanya memiliki kualifikasi akademik, tetapi juga harus tahu bagaimana cara mengajar serta metode pengajaran yang baik.

3. Diversifikasi Kurikulum yang Sesuai dengan Potensi Peserta Didik

Perlunya menggali beragam sumber pembelajaran dan metode pengajaran dengan penekanan pada partisipasi peserta didik dalam proses pendidikan, seperti menerapkan metode ceramah, penjelasan, diskusi, debat, learning by doing, cooperative learning, inkuiri, pembuktian, dan tanya jawab sebagaimana Ibnu Khaldun menekankan dan mengingatkan para pelajar akan pentingnya tujuan pembelajaran. Ibnu Jama’ah mengatakan, guru hendaknya dalam pengajaran mampu memahamkan dan mendekatkan makna materi ajar kepada peserta didik dengan tidak membebani pikirannya di luar kemampuannya.

4. Mempertimbangkan Perbedaan Individu Antar-Peserta Didik

Setiap peserta didik memiliki perbedaan kemampuan dan kesiapan yang beragam dalam menerima pelajaran. Oleh karena itu, penting bagi guru mampu memahami hal tersebut sehingga bisa menerapkan metode apa yang sesuai dan tepat. Imam al Ghazali menyebutkan, tidak dapat dimungkiri, orang-orang berbeda pendapat terutama terkait dari hasil eksperimen ilmu pengetahuan. Mereka berbeda persepsi sehingga menyebabkan adanya perbedaan dalam berpikir atau dalam praktiknya. Ibnu Jama’ah mengatakan bahwa guru hendaknya memperhatikan kemaslahatan peserta didik, seperti perhatiannya orang tua kepada anak-anaknya dan tidak memberikan hal-hal yang tidak pantas baginya karena hal itu akan mengacaukan pikirannya dan pemahamannya.

5. Mengaitkan Pembelajaran dengan Kehidupan Sehari-hari

Inilah esensi dari model pembelajaran kontekstual, yaitu mengaitkan pembelajaran dengan lingkungan kehidupan sehari-hari peserta didik dengan memberikan contoh, pengamatan, temuan, dan memengaruhi pemikirannya. Ibnu Miskawaih menyerukan agar peserta didik diajak belajar melalui interaksi dengan lingkungan alam karena hal ini akan memberikan pengalaman yang mendalam dan pengaruh yang kuat bagi peserta didik.

6. Memotivasi Peserta Didik

Guru harus mendorong siswa melalui penggunaan berbagai metode pembelajaran dengan memperkenalkan faktor-faktor yang menyenangkan dan memotivasi mereka saat belajar. Hal ini tentunya untuk meningkatkan kreativitas dalam pengembaraan akademik dan pengalaman sehingga siswa tidak merasa jenuh. Imam Al Mawardi mengatakan bahwa faktor utama dalam memotivasi dan meningkatkan siswa dalam belajar adalah adanya hubungan baik antara guru dan peserta didik. Imam Ali bin Abi Thalib mengatakan bahwa bukalah hati penuh riang gembira dan carilah metode yang tepat dalam menggapai ilmu pengetahuan karena otak juga merasakan kebosanan seperti halnya tubuh merasa lelah.

Artikel ini sebelumnya sudah terbit di media Ponpes Luhur Al-Tsaqafah dengan judul yang sama, Merawat Kualitas Pendidikan Islam Melalui Peningkatan Kompetensi Guru.

KH. Idris Sholeh, Lc, Alumni MTM KHAS Kempek, Kulliyah Dakwah Islamiyah Tripoli-Libya, Ketua Bidang Amal Usaha di Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU), Kepala Madrasah Aliyah dan penjamin mutu pendidikan di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah

Tags: GuruKompetensiMutuPendidikan
Share200Tweet125SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Hasyim Asy'ari
Opini

Mbah Hasyim tidak Mempunyai Guru Klan Habib Ba’alwi

by liputan9news
December 20, 2025
0

BANTEN | LIPUTAN9NEWS Hari ini popular (syuhrah dan istifadlah) di kalangan sebagian masyarakat, bahwa Hadratusyaikh Hasyim Asy’ari (Mbah Hasyim) mempunyai...

Read more
Ketua 78 Agung Foundation, Relly Reagen, Apresiasi Langkah Dasco dalam Mendukung Rehabilitasi Dua Guru Luwu Utara

Ketua 78 Agung Foundation, Relly Reagen, Apresiasi Langkah Dasco dalam Mendukung Rehabilitasi Dua Guru Luwu Utara

November 17, 2025
Dr. Muhammad Saeful Kurniawan, MA

Mendidik Anak Berbasis Pertanyaan 

November 16, 2025
Ahmadi Kadong

Ahmadi Madong Tegaskan Komitmen Kawal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Sosial

November 13, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In