• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Sulaiman Djaya

Metode Amerika Membantu Al-Joulani

December 23, 2024
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Metode Amerika Membantu Al-Joulani

Oleh: Sulaiman Djaya

liputan9news by liputan9news
December 23, 2024
in Opini
A A
0
Sulaiman Djaya

Sulaiman Djaya, Ketua Bidang Perfilman Majelis Kebudayaan Banten

516
SHARES
1.5k
VIEWS

Banten | LIPUTAN9NEWS

Kok bisa rezim Bashar Al-Assad semudah itu digulingkan dalam waktu yang bahkan tidak genap seminggu? Jawabannya tentu saja karena kudeta itu sesungguhnya telah lama dipersiapkan oleh Israel, Amerika, Turki, dan konon juga Qatar.

Menurut sejumlah analis dari pihak Rusia dan Iran, ditambah pembacaannya Syekh Imran Nazar Hossein, Amerika dan Israel menggunakan cara dan metode yang dulu juga digunakan untuk menggulingkan Saddam Hussein di Irak pada tahun 2003.

Memang, pada mulanya, demikian ujar Dr. Olsi, Rusia dan Iran masih punya niat untuk membantu rezim Bashar Al-Assad. Namun, Rusia dan Iran mendapati kenyataan di lapangan bahwa tentara Suriah tidak siap untuk berperang melawan HTS yang didanai Amerika, Israel, Turki dan konon juga Qatar. Sebagai contoh, Jenderal Suriah yang bertanggungjawab mempertahankan Aleppo di awal Desember 2024 telah berhasil dibeli Amerika, persis seperti ketika Jenderal yang bertanggungjawab untuk mempertahankan Bagdad berhasil dibeli Amerika dengan uang besar dan paspor untuk tinggal di Amerika, tepatnya di Florida, agar tidak lagi mempertahankan Bagdad dari kepungan pasukan Amerika dan NATO di tahun 2003.

BeritaTerkait:

Israel Serang Markas Perdamaian di Lebanon, Kontingen Pasukan Indonesia Gugur

Bahrain Klaim Ledakan di Permukiman Sipil Dipicu Rudal Patriot AS, Bukan Serangan Iran

AS tidak Berhasil Intimidasi Iran, Akhirnya Sepakat Berunding di Oman

RI Kecam Israel Serang Gaza, Pemerintah Buka Opsi Keluar dari Board of Peace

Operasi yang dulu dipraktikkan untuk Bagdad dan kemudian berhasil diterapkan untuk Aleppo, Suriah itu merupakan bukti keberhasilan konsolidasi Amerika, Israel, Turki dan Qatar. Artinya, Rezim Bashar Al-Assad berhasil digulingkan dengan mudah karena Amerika, Israel, Turki dan Qatar telah berhasil membeli militer Suriah agar tidak berperang dengan pasukan HTS pimpinan Al-Joulani. Jadi tidak mengherankan ketika tentara Suriah malah banyak yang kabur –bersamaan dengan itu Irak menolak menampung militer Suriah yang kabur dari perang tersebut.

Berbeda dengan Dr. Olsi, Syekh Imran Nazzar Hosein justru berpandangan bahwa Rusia dan Iran memang lebih memilih untuk mengorbankan Bashar Al-Assad dan tidak ikut campur dalam persoalan Suriah karena jika Rusia dan Iran ikut campur justru akan menjadi jebakan bagi Rusia dan Iran. Sangat mungkin justru Israel dan Amerika, sebelum Donald Trump dilantik pada 20 Januari 2025, ingin memancing atau memprovokasi Rusia dan Iran di Suriah, yang nantinya energi Rusia tidak lagi terpusat untuk menghantam Ukraina, sebagai contohnya, dan proksi Iran seperti Hizbullah bisa dikuras kekuatannya.

Dr. Olsi tidak menentang pendapat Syekh Imran Nazzar Hossein itu, hingga Olsi menyatakan bahwa memang itu sepenuhnya rencana Zionis Israel yang dikomunikasikan dengan Amerika, ketika Israel tidak berhasil menumpas secara penuh Hizbullah yang didukung Iran di saat HAMAS berhasilkan dilemahkan Israel. Bagi Israel dan Amerika, poros perlawanan terlemah justru adalah Suriah di masa-masa jelang Bashar Al-Assad berhasil digulingkan, dan bila Suriah berhasil direbut oleh Israel dan Amerika, maka tidak ubahnya telah merebut salah-satu pangkalan kekuatan dan militernya Rusia dan Iran.

Tak hanya itu, lanjut Dr. Olsi, pasukan HTS yang dipimpin Al-Joulani itu juga dibantu para perwira Ukraina ketika menggempur dan merebut kota-kota di Suriah. Dan diantara faktor menciutnya semangat perang tentara Suriah adalah ketika mereka mendapati diri mereka dikepung ratusan drone yang dikirim dan didatangkan dari Ukraina. Para perwira militer Ukraina juga melatih para teroris HTS pimpinan Al-Joulani. Jadi, menurut Dr. Olsi, Rusia juga menyadari bahwa serangan terhadap Suriah bukan hanya serangan terhadap kelompok perlawanan Palestina, Iran dan ummat Islam yang ditindas Israel, tapi juga serangan terhadap Rusia.

Terkait pendapat Syekh Imran Nazzar Hossein bahwa Israel, Amerika dkk ingin menjebak Rusia dan Iran di Suriah, Dr. Olsi juga tidak menyanggahnya. Barangkali memang sangat mungkin Israel, Amerika dkk ingin mengubah Suriah menjadi Afghanistan kedua. Dr. Olsi pun menyatakan Bashar Al-Assad sendiri memang sudah mempersiapkan diri untuk mengungsi atau pergi dari Suriah. Meski begitu, demikian lanjut Dr. Olsi, apa yang diinginkan Imperium Zionis Barat terkait Suriah adalah memang ingin menjadikan Suriah sebagai Afghanistan Kedua: di mana semua orang akan saling berperang satu sama lainnya.

Sulaiman Djaya, Pemerhati Sosial Kebudayaan

Tags: Amerika SerikatIsraelQatarSuriahTurki
Share206Tweet129SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Israel Serang Markas Perdamaian di Lebanon, Kontingen Pasukan Indonesia Gugur
Nasional

Israel Serang Markas Perdamaian di Lebanon, Kontingen Pasukan Indonesia Gugur

by liputan9news
March 30, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Israel dilaporkan melakukan serangan terhadap pangkalan penjaga perdamaian PBB yang berisi pasukan Indonesia di Lebanon selatan. Sementara...

Read more
Bahrain Klaim Ledakan di Permukiman Sipil Dipicu Rudal Patriot AS, Bukan Serangan Iran

Bahrain Klaim Ledakan di Permukiman Sipil Dipicu Rudal Patriot AS, Bukan Serangan Iran

March 25, 2026
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Hosseini Khamenei (Foto: Official Khamenei website/Handout via REUTERS)

AS tidak Berhasil Intimidasi Iran, Akhirnya Sepakat Berunding di Oman

February 7, 2026
Sugiono, Menteri Luar Negeri RI (Foto: Ist/MSN 2026)

RI Kecam Israel Serang Gaza, Pemerintah Buka Opsi Keluar dari Board of Peace

February 4, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In