• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Hasyim Asy'ari

Ngaji Kitab Adabul Alim wal Mutaallim Karya Hadlratussyekh KH Hasyim Asy’ari (Bab 5 Bagian Ke-05)

April 29, 2025
Dukungan NU terhadap Pemberantasan Korupsi

Dukungan NU terhadap Pemberantasan Korupsi

January 10, 2026
Haul Rizal Ramli

Peringati Haul 2 Tahun Rizal Ramli, FJN Bertekat  Hidupkan Pemikiran dan Mengenang Kebaikan RR

January 10, 2026
Menjemput Momentum Kebangkitan: Mengapa Gus Rozin Adalah Jawaban bagi Masa Depan PBNU?

Menjemput Momentum Kebangkitan: Mengapa Gus Rozin Adalah Jawaban bagi Masa Depan PBNU?

January 9, 2026
Gus Yahya

PBNU Respon Penetapan Tersangka Eks Menang Yaqut Cholil Qoumas

January 9, 2026
Gus Alex-KPK

KPK Tetapkan Yaqut dan Alex sebagai Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji Khusus

January 9, 2026
Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

January 9, 2026
Imam Jazuli

Urgensi Rekonstruksi Sistem AHWA Berbasis Zonasi Keterwakilan Daerah

January 9, 2026
Foto: Ilustrasi

Penguat Demokrasi Lokal

January 9, 2026
Rajab

Khutbah Jumat: Rajab Bulan Menanam, Sya‘ban Bulan Menyiram, dan Ramadhan Bulan Memanen

January 9, 2026
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto di Gedung Juang KPK, Jakarta, Rabu (7/1/2026).

KPK Tegaskan BPK Sepakati Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji Bisa Dihitung

January 8, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Saturday, January 10, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Ngaji Kitab

Ngaji Kitab Adabul Alim wal Mutaallim Karya Hadlratussyekh KH Hasyim Asy’ari (Bab 5 Bagian Ke-05)

Oleh: Gus Amar

liputan9news by liputan9news
April 29, 2025
in Ngaji Kitab
A A
0
Hasyim Asy'ari

KH. Hasyim Asy'ari, Pahlawan Kemerdekaan Republik Indonesia,Pendiri Organisasi Islam Nahdlatul Ulama/Foto: Istimewa

510
SHARES
1.5k
VIEWS

Bab Kelima Bagian 5 (terakhir)

فى آداب العالم فى حق نفسه

Tentang adab seorang alim terhadap dirinya sendiri

والثامن عشر ان يديم الخرص على ازدياد العلم والعمل بملازمة الجد والاجتهاد والمواظبة على وظائف الاوراد من العبادة قراءة واقراء ومطالعة ومذاكرة وتعليقا وحفظا وبحثا،

Kedelapan belas, hendaknya ia terus berusaha meningkatkan ilmu dan amal dengan bersungguh-sungguh, tekun, serta menjaga kebiasaan wirid dalam ibadah seperti membaca (ilmu), mengajarkan, menelaah, berdiskusi, menulis catatan, menghafal, dan melakukan penelitian.

BeritaTerkait:

Tongkat dan Tasbih

Lembaga Ketabiban PWPSNU PAGARNUSA Jatim Gelar Pengobatan Gratis untuk Peserta Napak Tilas 1 Abad NU di Tebuireng

Kiai Azaim Ibrahimi Pimpin Ribuan Peserta Napak Tilas NU Bangkalan-Tebuireng

Gus Yahya Tandai Pelepasan Peserta Napak Tilas Restu Pendirian Nahdlatul Ulama

ولا يضيع شيئا من اوقات عمره فى غير ما هو بصدده من العلم والعمل الا ما لا بد منه بقدر الضرورة من اكل وشرب او نوم او استراحة لملل او اداء حق زوجة او زائر او تحصيل قوت مما يحتاج إليه او لألم او غيره مما يتعذر معه الاشتغال،

Hendaknya ia tidak menyia-nyiakan waktu dalam hal yang tidak berhubungan dengan ilmu dan amal, kecuali dalam perkara yang benar-benar diperlukan seperti makan, minum, tidur, istirahat karena kelelahan, memenuhi hak istri, menjamu tamu, mencari nafkah yang dibutuhkan, atau karena sakit dan hal-hal lain yang menghalangi kesibukan belajar mengajar.

وكان بعضهم لا يترك الدرس لعروض مرض خفيف، بل كان يستشفى بالعلم ويشتغل به بقدر الإمكان،

Sebagian ulama bahkan tidak meninggalkan kegiatan belajar mengajar meskipun sedang mengalami sakit ringan. Mereka justru menjadikan ilmu sebagai obat dan tetap belajar sebisa mungkin.

وقد قال صلى الله عليه وسلم انما الأعمال بالنيات

Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya amal itu tergantung pada niat.”

لان درجة العلم درجة وراثة الأنبياء، ولا تنال المعالى الا بشق الأنفس،

Karena derajat ilmu adalah warisan para nabi, dan kemuliaan tidak dapat diraih kecuali dengan kerja keras.

وفى صحيح مسلم عن يحيى بن كثير قال لا يستطاع العلم براحة الجسم،

Dalam Shahih Muslim dari Yahya bin Katsir berkata : “Ilmu tidak akan bisa diperoleh dengan tubuh yang bersantai-santai.”

وفى الحديث :حفت الجنة بالمكاره،

Dalam hadits lain disebutkan: “Surga dikelilingi oleh hal-hal yang tidak disukai (kesulitan dan ujian).”

وقيل شعرا :تريدون ادراك المعالى رخيصة + ولا بد دون الشهد من ابر النحل

Sebagaimana dikatakan dalam syair: “Kalian ingin meraih kemuliaan dengan mudah,
Tapi tak ada madu tanpa sengatan lebah.”

وقال الشافعى رضي الله عنه حق على اهل العلم بلوغ غاية جهده فى الاستكثار من علمه، والصبر على كل عارض دون طلبه، وإخلاص النية لله تعالى فى العون عليه

Imam Syafi’i radliyallahu anhu berkata: “Wajib bagi ahli ilmu untuk bersungguh-sungguh mencapai ilmu sebanyak-banyaknya, bersabar terhadap segala rintangan dalam mencarinya, serta mengikhlaskan niat kepada Allah dalam menuntutnya.”

وقد قال صلى الله عليه وسلم احرص على ما ينفعك واستعن بالله تعالى

Rasulullah ﷺ juga bersabda: “Bersemangatlah dalam hal yang bermanfaat bagimu, dan mintalah pertolongan kepada Allah.”

والتاسع عشر ان لا يستنكف عن استفادة ما لا يعلمه ممن هو دونه منصبا او نسبا او سنا، بل يكون حريصا على الفائدة حيث كانت فان الحكمة ضالة المؤمن يلتقطها حيث وجدها،

Kesembilan belas, hendaknya ia tidak merasa enggan untuk belajar sesuatu yang belum ia ketahui dari seseorang yang memiliki kedudukan lebih rendah darinya dalam jabatan, keturunan, atau usia. Sebaliknya, ia harus selalu bersemangat dalam mencari manfaat ilmu di mana pun ia menemukannya. Karena hikmah adalah sesuatu yang hilang dari seorang mukmin, maka ia akan mengambilnya di mana pun ia menemukannya.

قال سعيد بن جبير : لا يزال الرجل عالما ما تعلم العلم فاذا ترك التعلم وظن انه قد استغنى واكتفى بما عنده فهو اجهل ما يكون،

Said bin Jubair berkata: “Seseorang akan tetap dianggap sebagai orang berilmu selama ia terus belajar. Tetapi jika ia berhenti belajar dan merasa dirinya sudah cukup serta tidak membutuhkan ilmu tambahan, maka saat itulah ia menjadi orang yang paling bodoh.”

وانشد بعض العرب :وليس العمى طول السؤال وانما + تمام العمى طول السكوت على الجهل

Sebagian orang Arab bersyair: “Bukanlah kebutaan itu karena banyak bertanya,
Tetapi kebutaan yang sejati adalah diam dalam kebodohan.”

وكان جماعة من السلف يستفيدون من طلبتهم ما ليس عندهم وصح رواية جماعة من الصحابة عن التابعين. وابلغ من ذلك قراءة النبى صلى الله عليه وسلم على ابى بن كعب رضي الله عنه، وقال امرنى الله ان اقرأ عليك لم يكن الذين كفروا،

Sejumlah ulama salaf bahkan mengambil ilmu dari murid-murid mereka tentang sesuatu yang belum mereka ketahui. Banyak pula sahabat yang meriwayatkan hadits dari para tabi’in. Yang lebih luar biasa lagi, Nabi Muhammad ﷺ sendiri membaca Al-Qur’an kepada Ubay bin Ka’b radliyallahu anhu . Nabi ﷺ bersabda kepadanya: “Allah memerintahkanku untuk membacakan surat Al-Bayyinah kepadamu.”

وقال العلماء : من فوائده انه لا يمتنع الفاضل من الاخذ عن المفضول،

Para ulama berkata : “diantara pelajaran dari hal ini adalah bahwa tidak ada larangan bagi seseorang yang lebih utama untuk mengambil ilmu dari orang yang kedudukannya lebih rendah”.

وقال الحميدى وهو تلميذ الشافعى رضي الله عنه صحبت الشافعى من مكة الى مصر فكنت استفيد منه مسائل وكان يستفيد منى الحديث،

Al-Humaydi, murid Imam Syafi’i radliyallahu anhu , berkata: “Aku menemani Imam Syafi’i dari Mekkah ke Mesir. Aku belajar banyak masalah fiqh darinya, sedangkan beliau belajar hadits dariku.”

وقال أحمد بن حنبل قال لنا الشافعى انتم اعلم بالحديث منى فاذا صح عندكم الحديث فقولوا لنا حتى نأخذ به

Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah juga pernah berkata: “Imam Syafi’i pernah mengatakan kepada kami: ‘Kalian lebih mengetahui hadits dibanding aku. Maka, jika suatu hadits sahih menurut kalian, beritahukan kepadaku agar aku dapat mengamalkannya.’”

والعشرون ان يشتغل بالتصنيف والجمع والتأليف ان كان اهلا لذلك فانه يطلع على حقائق الفنون ودقائق العلوم للاحتياج الى كثرة التفتيش والمطالعة والمراجعة،

Dan yang kedua puluh, hendaknya ia menyibukkan diri dengan menulis, mengumpulkan tulisan, dan menyusun karya ilmiah jika ia memang layak untuk itu. Karena dengan menulis, seseorang akan lebih memahami hakikat ilmu dan seluk-beluknya, sebab ia perlu banyak meneliti, membaca, dan mengkaji ulang.

وهو كما قال الخطيب البغدادى يثبت الحفظ ويذكى القلب ويشحذ الذهن ويجيد البيان ويكسب جميل الذكر وجليل الاجر ويخلد الى اخر الدهر،

Sebagaimana yang dikatakan oleh Al-Khatib Al-Baghdadi, bahwa menulis dapat menguatkan hafalan, meningkatkan kecerdasan, menajamkan pemikiran, memperindah cara penyampaian, memberikan reputasi yang baik, mendatangkan pahala yang besar, dan menjadikan ilmunya abadi sepanjang zaman.

والاولى ان يعتنى بما يعم نفعه وتكثر الحاجة اليه، ويترك التطويل الممل والايجاز المخل مع اعطاء كل مصنف ما يليق به، ولا يخرج تصنيفه من عنده قبل تهذيبه وتكرار النظر فيه وترتيبه،

Yang lebih utama adalah memperioritaskan menulis sesuatu yang manfaatnya luas dan sangat dibutuhkan. Ia juga harus menghindari tulisan yang terlalu panjang hingga membosankan atau terlalu ringkas hingga mengurangi pemahaman, serta memberikan setiap karya haknya yang layak. Ia tidak boleh menerbitkan karyanya sebelum memperbaikinya, menelaahnya berulang kali, dan menyusunnya dengan baik.

ومن الناس من ينكر التصنيف والتأليف فى هذا الزمان على من ظهرت اهليته وعرفت معرفته، ولا وجه لهذا الانكار الا التنافس بين اهل الاعصار،

Ada sebagian orang yang mengingkari kegiatan menulis dan menyusun buku di zaman ini, meskipun seseorang telah menunjukkan kemampuannya dan terbukti ilmunya. Tidak ada alasan yang sah untuk mengingkari hal ini, kecuali karena persaingan di antara sesama ahli ilmu.

والا فمن تصرف فى مداده وورقه بكتابة ما يشاء من اشعار او حكايات مباحة او غير ذلك لا ينكر عليه، فاذا تصرف فيهما بتسويدما ينتفع به من علوم الشرع وآلاتها فاولى ان لا ينكر عليه،

Padahal, jika seseorang menggunakan tinta dan kertasnya untuk menulis puisi, cerita, atau hal-hal mubah lainnya, tidak ada yang mengingkarinya. Maka, jika ia justru menggunakannya untuk menulis ilmu syar’i dan alat-alatnya yang bermanfaat, tentu lebih pantas untuk tidak diingkari.

اما من لا يتأهل لذلك فالانكار عليه متجه لما يتضمنه من الجهل وتغرير من يقف على ذلك التصنيف ولكونه يضيع زمانه فيما لم يتقنه ويدع الاتقان الذى هو احرى له.

Namun, bagi orang yang tidak memiliki kecakapan dalam menulis, maka pengingkaran terhadapnya adalah wajar, karena tulisan yang ia hasilkan penuh dengan kesalahan akibat ketidaktahuannya, ia justru menyesatkan orang yang membaca karyanya, ia membuang waktunya dalam sesuatu yang tidak ia kuasai, dan ia meninggalkan kesempurnaan dalam belajar, yang seharusnya lebih ia prioritaskan. Selesai

Agus Amar Suchaemi AlBarbasy (Gus Amar), Nyantri di Lirboyo Alumni IKAHA (UNHASY) Tebuireng Jombang.

Tags: Adabul Alim wal MutaallimKH. Hasyim Asy'ariKitabKitab Adabul Alim wal MutaallimNgaji Kitab
Share204Tweet128SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Tongkat dan Tasbih
Opini

Tongkat dan Tasbih

by liputan9news
January 6, 2026
0

BANGKALAN | LIPUTAN9NEWS Selain kisah tongkat dan tasbih, salah satu kisah masyhur tentang detik-detik menjelang berdirinya NU adalah kisah kegelisahan...

Read more
Lembaga Ketabiban PWPSNU PAGARNUSA Jatim Gelar Pengobatan Gratis untuk Peserta Napak Tilas 1 Abad NU di Tebuireng

Lembaga Ketabiban PWPSNU PAGARNUSA Jatim Gelar Pengobatan Gratis untuk Peserta Napak Tilas 1 Abad NU di Tebuireng

January 5, 2026
Prosesi penyerahan tongkat dan tasbih pada napak tilas Isyaroh pendirian Nahdlatul Ulama (NU), di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Ahad (04/01/2025) malam.(Kompas.com/Moh. Syafii)

Kiai Azaim Ibrahimi Pimpin Ribuan Peserta Napak Tilas NU Bangkalan-Tebuireng

January 5, 2026
Gus Yahya Tandai Pelepasan Peserta Napak Tilas Restu Pendirian Nahdlatul Ulama

Gus Yahya Tandai Pelepasan Peserta Napak Tilas Restu Pendirian Nahdlatul Ulama

January 5, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2515
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

141
Dukungan NU terhadap Pemberantasan Korupsi

Dukungan NU terhadap Pemberantasan Korupsi

January 10, 2026
Haul Rizal Ramli

Peringati Haul 2 Tahun Rizal Ramli, FJN Bertekat  Hidupkan Pemikiran dan Mengenang Kebaikan RR

January 10, 2026
Menjemput Momentum Kebangkitan: Mengapa Gus Rozin Adalah Jawaban bagi Masa Depan PBNU?

Menjemput Momentum Kebangkitan: Mengapa Gus Rozin Adalah Jawaban bagi Masa Depan PBNU?

January 9, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In