• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Haidar-ASR

Nyatakan Perang, Haidar Alwi: Paham Radikalisme dan Hoaks adalah Musuh Kita Bersama

October 7, 2022
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Nyatakan Perang, Haidar Alwi: Paham Radikalisme dan Hoaks adalah Musuh Kita Bersama

Abdus Saleh Radai by Abdus Saleh Radai
October 7, 2022
in Uncategorized
A A
0
Haidar-ASR

Haidar Alwi, Presiden Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute/Foto: ASR/Liputan9news

504
SHARES
1.4k
VIEWS

Jakarta, Liputan9.id– Tokoh toleransi Indonesia, Haidar Alwi menuturkan, bahwa radikalisme dan berita hoaks yang membuat bangsa indonesia menjadi gaduh. Rasa persatuanjuga lumpuh hanya karena informasi dan isi berita yang provokatif dan jauh dari kenyataan. Hal tersebut disampaikan kepada jurnalis liputan9.id, Kamis, (06/10), di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Di era gital saat ini, Haidar Alwi mengajak masyarakat untuk mewaspadai dan bersinergi untuk bersama-sama menangkal penyebaran paham radikal ataupun berita hokas yang mampu menyebabkan desintegrasi bangsa.

“Sejak media dan platform digital makin mudah diaksesboleh masyarakat, berita hoaks atau berita bohong kerap sekali menghiasi beranda media sosial kita,” ujarnya.

BeritaTerkait:

PNIB: Jadikan Ruang Digital Indonesia Bersih dari Konten Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

BNPT Gelar Rakor Deradikalisasi Di Yogyakarta, Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan Jadi Narasumber

BNPT dan FKPT Akan Menggelar Empati Digital Bersama Pelajar dan Mahasiswa

Generasi Muda sebagai Penafsir Baru Pancasila: Hermeneutika Politik Menuju Indonesia Emas 2045

Haidar Alwi mengatakan,maraknya ujaran kebencian dan berita bohong dimedia sosial berpotensi radikalisme dengan cepat menyebar di Indonesia. Oleh karena itu Hidar Alwi menyarankan, kepada aparat terkait untk memgubah gaya pendekatan dalam menyelesaikan persoalan ini.

“apalagi tingginya keberagaman yang dimiliki Indonesia juga menjadi titik rawan akan sulitnya mengendalikan gesekan konflik masyarakat di media sosial,” papar Haidar.

https://twitter.com/Liputan9id/status/1578209217256644608?s=20&t=NnFmoyKqkHa0Cy0B8VoYgQ

Lebih jauh Haidar Alwi, sangat khawatir jika tindakan dan paham radikal ini akan coba masuk pada tataran politik parlementer dengan menunggangi hajatan pemilu 2024, karena sangat berbahaya jika paham radikalisme masuk ke dalam tataran politik formal.

“diapstikanakan menimbulkan kekacauan dan jika tidak dikendalikan akan berpotensi semakin meruncing,” ucap tokoh toleransi tersebut.

Haidar menjelaskan bahwa, paham radikalisme ingin mengganti dasar ideologi negara dengan melawan peraturan. Kemudian merusak cara berpikir generasi muda Indonesia.

“Penganut program radikal biasanya terkesan ekslusif, tertutup dengan lingkungan sosialnya, mereka selalu menyuarakan bahwa pancasila itu tidak sesuai syariat, hormat kepada bendera merah putih juga tidak sesuai syariat,” ungkapnya.

Dalam hal ini Haidar Alwi menegaskan, bahwa kita perlu memahami bagaimana sejarah islam masuk ke Indonesia. Tentu saja islam masuk dengan cara yang damai, bahkan melalui pendekatan perilaku sosial manusia dan budaya bahwa dakwah islam dilakukan dengan pertunjukan media wayang.

“Sejatinya memang secara sosial kemanusian, ketika islam hadir disuatu tempat tidak mengganti budaya orang yang sudah ada,” Haidar, menjelaskan.

Haidar Alwi, menyatakan cepat menyebarnya paham radikal kerena digunakan ole pelaku kampanye instan, para penganutnya menggunakan media sosial dan fitur-fitur di ineternet sehingga penyebarannya menjadi masif dan luas. Kini pancasila tergerus oleh masifnya paham radikal tersebut.

Haidar, menegaskan jika pancasila berhadapan dengan kelompok radikal yang menggunkan propaganda maka kita juga harus menggunakan prinsip kontra propaganda.

“Aksi radikalisme yang mengatasanamakan agama biasanya tidak ada kaitannya sama sekali dengan agama. Melainkan ada kepentingan atau masalah lain dibelakanya,” katarnya.

Sementara itu, maraknya berita hoaks di dunia maya merupakan masalah yang sangat pelik. Kalangan anak-anak atau bahkan kalangan akademisi yang tersebar tanpa ampun menyebar melalui aplikasi media sosial.

“Akses media internet yang begitu cepat seakan berbanding lurus menyebarnya hoaks. Bahkan kedalam group WA keluarga. Parahnya berita yang sudah terkonfirmasi sebagai berita hoaks tahun sebelumnya masih bisa disebarkan hanya dengan menyalin link,” ungkap Haidar, yang juga Presiden Haidar Alwi Institute.

Dari banyak berita hoak, ternyata berita hoak yang sering banyak diterima adalah hoaks tentang issu sosial politik, menyusul diposisi kedua adalah berita hoaks tentang sara.

“Sebaran Hoaks yang overdosis ini memunculkan kekawatiran. kekawatiran ini munculkarena hokas masihmenjadi senjata digital, untuk mengancam kepanikan dan membuat gaduh negeri ini. Banyakanya berita hoaks melalui media sosial seakan muncul tak terbendung. Media sosial seperti facebook, twitter, maupun instagram merupakan media sosial yang paling sering menjadi medium para warganet untuk menerima berita hoaks,” ulas Haidar panjang lebar.

“Selanjutnya aplikasi chating juga rentan terhadap berita hoaks, terutama dalamgroups whatsapp. Ketika jemari melekat di Handphone sekana kita tidakmemiliki imun terhadap berita hoaks,” imbuhnya.

Haidar juga menerangkan, sangat penting bagi seluruh pengguna media sosial, untuk menjaring informasi sebelum membagikan kejaringan media sosialnya. Paham radikalismedan berita hoaks merupakan dua hal yang membuat suasana menjadi gaduh, rasa persatuan juga runtuh, hanya karena berita yang terlampau provokatif dan jauh dari kenyataan.

“Bersama Haidar Alwi Care, saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menyatakan perang terhadap paham radikalisme dan berita hoaks yang secara nayata merusak perdamaian disemua negara. Salam toleransi, selalu waspada, dan tetap waspada,” tutup Haidar Alwi. (ASR)

Tags: Haidar AlwiHaidar Alwi CareHoaksPancasilaPresiden Haidar Alwi InstituteRadikalisme
Share202Tweet126SendShare
Abdus Saleh Radai

Abdus Saleh Radai

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

PNIB: Jadikan Ruang Digital Indonesia Bersih dari Konten Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme
Nasional

PNIB: Jadikan Ruang Digital Indonesia Bersih dari Konten Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

by liputan9news
January 21, 2026
0

SURABAYA | LIPUTAN9NEWS - Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) menyoroti semakin masifnya penyebaran konten intoleransi, radikalisme, Khilafah dan terorisme di...

Read more
BNPT Gelar Rakor Deradikalisasi Di Yogyakarta, Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan Jadi Narasumber

BNPT Gelar Rakor Deradikalisasi Di Yogyakarta, Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan Jadi Narasumber

October 25, 2025
Ken Setiawan

BNPT dan FKPT Akan Menggelar Empati Digital Bersama Pelajar dan Mahasiswa

October 9, 2025
Syafrudin Budiman

Generasi Muda sebagai Penafsir Baru Pancasila: Hermeneutika Politik Menuju Indonesia Emas 2045

September 12, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In