• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Perlu di Apresiasi, Ini 7 Prestasi Mantan Ketum PBNU Gus Yahya. (Foto: Ilustras/IJ)

Perlu di Apresiasi, Ini 7 Prestasi Mantan Ketum PBNU Gus Yahya.

December 1, 2025
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Perlu di Apresiasi, Ini 7 Prestasi Mantan Ketum PBNU Gus Yahya.

Oleh: KH. Imam Jazuli, Lc., MA

liputan9news by liputan9news
December 1, 2025
in Opini
A A
0
Perlu di Apresiasi, Ini 7 Prestasi Mantan Ketum PBNU Gus Yahya. (Foto: Ilustras/IJ)

Perlu di Apresiasi, Ini 7 Prestasi Mantan Ketum PBNU Gus Yahya. (Foto: Ilustras/IJ)

582
SHARES
1.7k
VIEWS

CIREBON | LIPUTAN9NEWS
Pertama-tama, perlu ditekankan bahwa per-tanggal 26 November 2025, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) telah resmi diberhentikan sebagai Ketua Umum PBNU oleh Syuriyah PBNU dan Rois Am. Meskipun Gus Yahya dan kubunya mengklaim masih menjabat secara de facto dan de jure serta masih diberi kesempatan menempuh jalur Majelis Tahkim, tetapi statusnya sebagai Ketum PBNU telah dicabut sesuai surat edaran resmi.

Terlepas dari kekurangannya, selama menjabat (2021-2025) Gus Yahya dikenal membawa angin perubahan signifikan dengan fokus pada restrukturisasi organisasi dan penguatan peran NU di kancah global. Karen itu nahdliyin harus berterimkasih pada khidmah beliau pada organisasi yang kita cintai ini. Dari banyak sumangsih dan prestasi perlu kiranya beberapa yang luar biasa.

Pertama, Gus Yahya mampu membawa hal baru ke dalam PBNU, salah satunya adalah meritokrasi dalam struktur rrganisasi. Gus Yahya menekankan penerapan meritokrasi dan tata kelola organisasi yang lebih modern. Ia berupaya mengisi posisi strategis dengan orang-orang yang dinilai kompeten di bidangnya, sering kali merekrut profesional dari berbagai latar belakang, termasuk menunjuk Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Ketua Lakpesdam PBNU. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan profesionalisme manajemen organisasi.

Kedua, pewujudan ide Lakpesdam menjadi “Bappenas-nya NU.” Salah satu gagasan utamanya adalah mentransformasi Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU menjadi semacam Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) milik NU. Ini menunjukkan visinya agar NU memiliki pusat kajian strategis yang kuat untuk merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang terstruktur dan berdampak luas, tidak hanya bagi internal NU tetapi juga bagi bangsa.

BeritaTerkait:

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

Ketiga, kantor PBNU lebih megah dan birokratif. Selama kepemimpinan Gus Yahya juga ditandai dengan perbaikan infrastruktur, termasuk menjadikan kantor PBNU lebih representatif dan terorganisir. Hal ini sejalan dengan upayanya untuk menciptakan tata kelola yang lebih birokratif dan modern, memastikan alur kerja organisasi berjalan efisien dan akuntabel.

Empat, Gus Yahya telah banyak membuka jaringan Internasional. Gus Yahya memiliki rekam jejak panjang dalam diplomasi internasional, termasuk saat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Sebagai Ketum PBNU, ia aktif membuka dan memperkuat jaringan internasional, mempromosikan Islam moderat Indonesia (Islam Nusantara) ke berbagai negara, dan terlibat dalam forum-forum global terkait perdamaian dan peradaban.

Lima, digitalisasi dengan tata kelola baru, Aspek modernisasi juga merambah ke ranah digital. PBNU di bawah Gus Yahya mendorong digitalisasi sistem dan administrasi, bertujuan untuk transparansi dan efisiensi pengelolaan data organisasi yang besar, serta untuk menggaet generasi milenial dan Z agar lebih dekat dengan NU. Salah satunya adalah website digdaya nu.

Enam, mengahdirkan kembli fiqih peradaban (Fikih Peradaban) selama dua tahun. Ini adalah salah satu inisiatif intelektual terbesar yang digagasnya. Gus Yahya mendorong pengkajian ulang Fiqih Peradaban sebagai respons terhadap tantangan kontemporer. Tujuannya adalah merumuskan kembali pemahaman keagamaan yang relevan dengan konteks peradaban modern, menekankan nilai-nilai kemanusiaan universal, dan berkontribusi pada perdamaian dunia.

Tujuh, terwujudnya harlah satu abad NU dengan spektakuler. Perayaan besar Harlah Satu Abad NU (100 tahun) pada tahun 2023 menjadi puncak acara di masa kepemimpinannya. Acara ini sukses besar dan menjadi momentum konsolidasi akbar serta demonstrasi kekuatan organisasi NU, baik secara fisik maupun kultural, dengan gaung nasional dan internasional.

Secara keseluruhan, Gus Yahya membawa NU ke arah organisasi yang lebih terstruktur, modern, dan berpengaruh di tingkat global. Namun, pendekatannya yang dianggap terlalu birokratis dan profesional, serta beberapa kebijakan internal lainnya, memicu dinamika politik internal hingga berujung pada keputusan pemberhentiannya oleh Syuriyah PBNU. Karena itu nahdliyin harus berterimakasih atas semua dedikasi dan perjuangannya selama mengemban amanah Ketua Umum PBNU. Wallahu-alam.

Sebelumnya artikel yang ditulis oleh KH Imam Jazuli, Lc., MA ini telah tayang di Cirebon Pikiran Rakyat dengan judul yang sama.

KH. Imam Jazuli, Lc. MA, Penulis adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.

Tags: Gus YahyaImam JazuliKetum PBNUMantan
Share233Tweet146SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Gus Yahya
Nasional

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

by liputan9news
February 1, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Nahdlatul Ulama (NU) menggelar perayaan puncak hari lahir (harlah) ke-100 di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (31/01/2026)....

Read more
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

January 30, 2026
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menggelar Konferensi Pers di Plaza PBNU Jalan Kramat Raya No. 164 Jakarta Pusat, Rabu (03/12/2025) (Foto: MSN/ASR)

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

January 30, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In