• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Imam Jazuli

Pleno, Momen Krusial untuk Islah dan Menata Kembali Bahtera Organisasi

December 9, 2025
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan Sebut KEK Tembakau sebagai Model Pembangunan Ekosistem Ekonomi dari Hulu hingga Hilir

Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan Sebut KEK Tembakau sebagai Model Pembangunan Ekosistem Ekonomi dari Hulu hingga Hilir

January 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Sunday, February 1, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Pleno, Momen Krusial untuk Islah dan Menata Kembali Bahtera Organisasi

Oleh: KH. Imam Jazuli Lc., MA.

liputan9news by liputan9news
December 9, 2025
in Opini
A A
0
Imam Jazuli

KH Imam Jazuli, Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon

525
SHARES
1.5k
VIEWS

CIREBON | LIPUTAN9NEWS

Dengan semangat ukhuwah nahdliyah yang mendalam, mari kita sambut rapat pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang akan berlangsung hari ini dan besok, 9-10 Desember 2025, dengan hati yang lapang, tenang, dan penuh optimisme untuk menyudahi kegaduhan pada Ormas yang kita cintai bersama ini.

Gelaran ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah momen krusial untuk menata kembali bahtera organisasi, memastikan arahnya tetap lurus sesuai khittah dan AD/ART yang berlaku. Di tengah dinamika yang ada, pertemuan ini adalah wujud nyata dari ketaatan konstitusional, sebuah ikhtiar kolektif untuk mencari jalan terbaik secara musyawarah mufakat, sebagaimana tradisi luhur NU.

Rapat Pleno kali ini, yang salah satu agendanya adalah penetapan Pejabat (Pj) Ketua Umum PBNU, sekali lagi, merupakan momen krusial yang sarat makna. Dinamika pra-pleno, dengan segala perdebatan dan perbedaan pandangan, adalah bumbu demokrasi khas pesantren yang mengajarkan kita pentingnya musyawarah dan mufakat. Argumen utama yang mengemuka adalah pentingnya islah konstitusional sebagai jalan tengah untuk mengakhiri kemelut di tubuh PBNU.

 

BeritaTerkait:

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

Rais Aam Pimpin Pleno PBNU, Hasil Rapat Sepakat Ampuni Gus Yahya

Gus Yahya Dikabarkan Menerima Secara De Facto Atas Sanksi Pemecatan Syuriyah PBNU

Islah konstitusional berarti penyelesaian masalah dilakukan melalui mekanisme internal organisasi yang sah, menghormati AD/ART, dan mengutamakan persatuan di atas segalanya. Ini bukan tentang siapa menang atau kalah, melainkan tentang bagaimana NU sebagai organisasi besar tetap teguh di jalur khidmatnya kepada bangsa dan agama.

Mari kita iringi hajatan penting ini dengan doa tulus dari lubuk hati terdalam. Kita doakan agar setiap proses berjalan aman, damai, dan lancar, terhindar dari segala bentuk perpecahan yang mencederai persaudaraan. Harapan besar tersemat agar kemelut di tubuh PBNU dapat segera usai, berganti dengan suasana islah konstitusional yang mengedepankan kemaslahatan bersama di atas segalanya.

Semangat islah konstitusional ini seyogyanya merangkul semua pihak. Kepada Rois Aam, jajaran Syuriah, dan Penjabat (Pj) Ketua Umum yang terpilih nantinya, kita semua berharap bisa menunjukkan sikap kenegarawanan yang tinggi. Bisa menghargai Gus Yahya dan kelompoknya; semuanya diangkul kembali dalam barisan perjuangan, baik di jajaran Syuriah maupun Tanfidiyah.

Tidak perlu ada pemecatan yang kontraproduktif. Jika diperlukan, cukup lakukan reposisi struktural secara bijak dan adil. Langkah ini bukan hanya gestur rekonsiliasi, tetapi juga prasyarat penting agar islah kultural dan konstitusional benar-benar menjadi jalan tengah yang kokoh, menyatukan kembali potensi terbaik Nahdlatul Ulama demi kemajuan umat dan bangsa.

Mandat utama PJ adalah menjamin transisi yang sah sesuai dengan garis Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, tugas utama PJ adalah menciptakan kondisi yang kondusif bagi terselenggaranya regenerasi kepemimpinan secara sah dan demokratis.

Karena itu PJ yang terpilih nanti, perlu menyiapkan logistik dan administrasi, serta memastikan seluruh aspek berjalan lancar untuk agenda muktamar, baik itu percepatan, maupun Muktamar luar biasa, siap tepat waktu.

Selain itu, juga perlu terus menjaga stabilitas internal, dan bertindak sebagai figur netral, serya mampu merangkul seluruh faksi atau elemen di dalam organisasi. Memastikan tidak ada perpecahan yang mengganggu jalannya muktamar sehingga masa transisi berakhir dan terwujudnya kepemimpinan definitif.

Dengan demikian, semua pihak yang berdinamika diharapkan dapat berlapang dada, mengedepankan adab yang selama ini menjadi karakter nahdliyin dan merajut kembali tali persaudaraan. Sekali lagi, kita berharap dan berdoa, semoga dengan Pleno ini semuanya pihak bisa islah dan merangkul semua elemen, tanpa terkecuali. Wallahu’alam bishawab.

KH. Imam Jazuli, Lc, MA, Penulis adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.

Kiai Sepuh NU Berkumpul di Ploso Serukan Islah PBNU

Tags: Imam JazuliIslahKetua Umum PBNUNUOrganisasiPlenoRapat Pleno PBNUSyuriyah PBNU
Share210Tweet131SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur
Opini

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

by liputan9news
February 1, 2026
0

JOMBANG | LIPUTAN9NEWS Jangan salah menilai kiai-ulama pesantren yang seringkali dipahami berpikir tradisional. Dalam sejarahnya, pandangan geopolitik kiai-ulama bisa menembus...

Read more
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menggelar Konferensi Pers di Plaza PBNU Jalan Kramat Raya No. 164 Jakarta Pusat, Rabu (03/12/2025) (Foto: MSN/ASR)

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

January 30, 2026
Rais Aam Pimpin Pleno PBNU, Hasil Rapat Sepakat Ampuni Gus Yahya

Rais Aam Pimpin Pleno PBNU, Hasil Rapat Sepakat Ampuni Gus Yahya

January 30, 2026
PBNU Dirundung Masalah, Gus Faris: Gus Yahya, Kiai Miftahul Ahyar dan Gus Ipul Harus Dicopot Semua

Gus Yahya Dikabarkan Menerima Secara De Facto Atas Sanksi Pemecatan Syuriyah PBNU

January 30, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In