JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Pondok Pesantren Miftahul Ulum menggelar kegiatan Milad ke-13 kiprahnya dalam pendidikan agama islam di tengah padatnya dan hiruk pikuk perkotaan. Pondok Pesantren Miftahul Ulum dipimpin Ulama Muda asal Bangkalan, Madura, KH Abdul Muiz Ali.
Rangkaian kegiatan Harlah atau Milad Miftahul Ulum tersebut dihadiri oleh Dr. Munjirin, S.Sos., M.Si., Walikota Jakarta Timur pada hari Kamis 29 Januari 2026.
“Rombongan Bapak Walikota Jakarta Timur didampingi Camat Cakung, H. Rohmad, S.AP., M, Lurah Penggilingan dan Ketua Baznas Jakarta Timur, Ibu Eka Napisah,” ujar Kiai Muiz Ali kepada Liputan9news, Jumat (30/01/2026).
Dalam pantauan Liputan9news, rombongan Bapak Wali Kota Timur disambut langsung oleh pengasuh Miftahul Ulum, KH Abdul Muiz Ali beserta istrinya Ustadzah Maslahah Rohmah dan panitia inti Milad, yaitu Ustadz Mohamad Fuad, Ustadz Muhammad Fadil dan Ustadz Sunardi.
“Bapak Wali Kota Jakarta Timur mengapresiasi pola pendidikan Miftahul Ulum yang dikembangkan di lembaga Miftahul Ulum, khususnya mengenalkan anak-anak usia dini tentang pentingnya pendidikan Al-Qur’an, cara mudah membaca kitab kuning dan pendidikan karakter akhlak yang mulia, sesuai motto Milad Miftahul Ulum ke 13, yaitu Tumbuh dengan Ilmu Teguh dengan Akhlak,” terangnya.
Kegiatan Milad Miftahul Ulum selain ada kegiatan lomba yang diikuti khusus santri dan murid, juga kegiatan yang diikuti oleh wali murid dan masyarakat sekitar seperti Khotmil Quran, khitan masal, bersih-bersih lingkungan, jalan santai berhadiah.
“Baznas Bazis Jakarta Timur mensuport pelaksanaan Milad Miftahul Ulum untuk kegiatan Khitan Masal yang pesertanya dari murid dan anak-anak masyarakat sekitar,” uangkap Kiai Muiz yang juga Pengurus Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat.
Kemduian Kiai Muiz Ali mengabarkan bahwa pungcak kegiatan Milad Miftahum Ulum malam yang akan dihadiri Ustadz Hilmi Firdaus seorang pendakwah terlivisi.
“Puncak acara Milad Miftahul Ulum ke 13 diselenggarakan hari Jum’at malam Sabtu dengan menghadirkan Ustadz Dr. Hilmi Firdaus, yang biasa ngisi di televisi nasional TVONE program Damai Indonesiku,” pungkasnya.
























