• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KH. Imaduddin Utsman Al Bantani, Pengasuh dan Pendiri Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum

Publikasi 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia Tahun 2025, Proyek Klan Ba’alwi?

October 23, 2024
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Publikasi 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia Tahun 2025, Proyek Klan Ba’alwi?

Oleh: KH. Imaduddin Utsman Al-Bantami

liputan9news by liputan9news
October 23, 2024
in Opini
A A
1
KH. Imaduddin Utsman Al Bantani, Pengasuh dan Pendiri Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum

KH. Imaduddin Utsman Al Bantani, Pengasuh dan Pendiri Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum/Foto: Liputan9news

536
SHARES
1.5k
VIEWS

Banten | LIPUTAN9NEWS

Setiap tahun kita disuguhkan publikasi “The Muslim 500: The World’s 500 Most Influential Muslims” (500 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia). Dari sekitar 2,1 miliar umat Islam di dunia saat ini ada 500 muslim yang dinilai paling berpengaruh. 50 di antara mereka diurut berdasar peringkat dari urutan peringkat ke-1 sampai urutan peringkat ke-50. Sedangkan 450 tokoh lainnya dipublis tanpa urutan peringkat.

Untuk publikasi tahun 2025, dari 50 nama tokoh paling berpengaruh di dunia, ada 4 orang tokoh klan Ba’alwi yang masuk kategori tersebut. Yang lebih fantastis, bahkan salah seorang klan Ba’alwi, Umar bin Hafidz Ba’alwi, ditempatkan menjadi tokoh peringkat ke-2 paling berpengaruh di dunia saat ini. selain Umar bin Hafidz Ba’alwi, ada Ali Zainal Abidin Al-Jufri Ba’alwi, Lutfi bin Yahya Ba’alwi dan Muhammad Naquib Alatas yang masuk kategori 50 tokoh paling berpengaruh di dunia.

Pertanyaannya kemudian: lembaga apa yang melakukan penilaian itu? siapa saja individu-individu yang terlibat dalam lembaga itu? apa neraca yang digunakan lembaga itu untuk mengukur ketokohan 500 tokoh itu?

BeritaTerkait:

Mbah Hasyim tidak Mempunyai Guru Klan Habib Ba’alwi

Kiai Imad Sebut Ishlah Bukan Solusi Kemelut PBNU: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen Harus Mundur, itu Sumber Masalahnya!

Kiai Imad dan Polemik Nasab: Guncangan Wacana dalam Catatan Seorang Podcaster

Polemik Nasab Sesama Orang Arab di Indonesia Kurun 1910-1930, Tentang Baalwi Mulai dari Irsyadi Hingga Imadi

Setelah penulis telusuri, publikasi dan penilaian itu dilakukan oleh sebuah lembaga penelitian independen non pemerintah (Lembaga Swadaya Masyarakat-LSM) bernama “Royal Islamic Strategic Studies Centre”. Lembaga ini berafiliasi kepada lembaga “Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought” (Institut Pemikiran Islam Royal Aal al-Bayt) yang berkantor pusat di Amman, ibu kota Kerajaan Yordania.

Tokoh-tokoh lembaga ini adalah: Pangeran El-Hassan Bin Talal (Pendiri-Yordania), Prof. Zhu Wei Lei (Cina), Dr. Joseph EB Lumbard (AS), Dr. Sajjad H. Rizvi (Inggris), Dr. Tayba Hassan Sharif (Sudan), Dr. Ahmad Shawqi Benben (Maroko), Prof. Ayman Fuad Sayyed (Mesir), Dr. Caner Dagli (Turki), Dr. Mohammad Sammak (Libanon), Syekh Moez Wajeh Zaki Masoud (Mesir), Prof. Minwer Al Muheid (Yordan), Seyyed Jawad M. Al-Khoei (Irak), Syekh Dr. Mufti Abdur-Rahman Mangera (Inggris), Dr. Omar Abboud (Argentina), Dr. Saeed Foda (Yordania), Dr. Ismail Fajrie Alatas (Indonesia).

Selain Fajri Alatas yang masuk dalam 15 aktifis rekanan lembaga “Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought” tersebut, terdapat 85 orang yang disebut sebagai aktifis rekanan senior lembaga tersebut, yang banyak diisi oleh klan Ba’alwi diantaranya: lutfi bin Yahya Ba’alwi (Indonesia), Ali Zainal Abidin Al-Jufri Ba’alwi (Yaman). Muhammad Alatas Ba’alwi (Malaysia), Hasan al-Saqqaf (Yordania), Abdullah Fad’aq Ba’alwi (KSA), dan Umar bin Hafidz (Yaman).

Apakah ada korelasi antara masuknya empat orang klan Ba’alwi sebagai 50 tokoh muslim yang paling berpengaruh di dunia tersebut dengan banyaknya aktifis rekanan lembaga tersebut yang diisi oleh klan Ba’alwi? Mungkin jawaban pertanyaan itu bisa dijawab masing-masing pembaca.

Berdasarkan pengakuan lembaga “Royal Islamic Strategic Studies Centre” : “Publikasi ini bertujuan untuk memastikan pengaruh yang dimiliki beberapa Muslim terhadap komunitas…Pengaruh adalah: setiap orang yang memiliki kekuatan (baik secara budaya, ideologis, finansial, politik, atau lainnya) untuk membuat perubahan yang akan berdampak signifikan pada dunia Muslim atau Muslim.”

Menurut lembaga ini: “Cara mengukur pengaruh ini tentu saja merupakan aspek yang paling menantang dari publikasi ini, dan aspek yang paling banyak menimbulkan perbedaan pendapat. Pengaruh terkadang dapat diukur secara kuantitatif, jumlah pengikut, jumlah buku yang ditulis, jumlah penjualan, dll., tetapi lebih sering hal itu bukanlah sesuatu yang dapat diukur secara kuantitatif dan lebih terkait dengan efek kualitatif dan berkelanjutan dari pengaruh tersebut. Kombinasi metrik sosial, opini publik (kami mengadakan pendaftaran terbuka selama sebulan untuk nominasi setiap tahun, dan semua saran dipertimbangkan) dan opini ahli merupakan dasar dari upaya ini untuk mengukur pengaruh. Pencapaian seumur hidup diberi bobot lebih besar daripada pencapaian dalam tahun berjalan.”

Dari yang dipaparkan lembaga tersebut, kita dapat mengkritisi, apakah lembaga ini mempublish seluruh saran yang masuk dan siapa saja orang yang mengirimnya lalu tokoh siapa saja yang disarankan? Kemudian jika neraca yang digunakan adalah pengaruh yang dapat diukur secara kuantitatif dari jumlah pengikut, jumlah buku yang ditulis maka kita dapat membandingkan antara Umar bin Hafidz Ba’alwi pimpinan Daarul Mushtafa Yaman yang ditempatkan dalam nomor urut ke-2 sebagai tokoh paling berpengaruh di dunia dengan Ahmad Muhammad Al-Thayyib pemimpin Universitas Al-azhar yang merupakan perguruan tinggi Islam tersohor di dunia yang hanya ditempatkan sebagai tokoh urutan ke-13.

Dari tokoh politik yang berpengaruh juga kita bisa mengkritisi apa indikator Raja Abdullah Yordan ditempatkan sebagai tokoh pertama muslim paling berpengaruh di dunia? Apakah dari jumlah penduduk atau dari peran internasionalnya dalam kancah geopolitik dunia? Bagaimana rasio perbandingan misalnya jika ia dibandingkan dengan Tayyib Erdogan dari Turki. Yordan hanya berpenduduk 11 juta jiwa dan Turki yang berjumlah penduduk 87 juta jiwa. kita juga mengetahui bagaimana peran Raja Yordan dan Erdogan dalam kancah geopolitik dunia.Tentu akan banyak sekali masalah menarik yang bisa dijadikan bahan kritik dari publikasi 500 muslim yang berpengaruh di dunia dari lembaga ini.

Khusus tentang sosok Lutfi bin Yahya yang ditempatkan sebagai tokoh paling berpegaruh di dunia urutan ke-31, apakah lembaga ini sudah mengetahui bahwa ia telah habis jabatannya sebagai pemimpin Jatman? Atau, apakah lembaga ini mengetahui bahwa Lutfi bin Yahya menjadi tertuduh atas penulisan sejarah palsu pendiri NU dan marakanya makam palsu di Indonesia? Penulis yakin lembaga ini mengetahui karena dari sekian aktifis dari afiliasi lembaga ini ada Fajri Alatas di sana, bahkan Lutfi bin Yahya sendiri masuk ke dalam rekan senior dari afiliasi lembaga ini. Apakah publikasi lembaga ini memang sengaja untuk mengatakan kepada kita, bahwa walau di Indonesia di hujat, Lufi bin Yahya tetap dianggap sosok paling berpengaruh di dunia Internasional?

Tentu kita boleh berfikir skeptic tentang kredibilitas dan objektifitas lembaga ini, dan yang terpenting bahwa masyarakat mengetahui bahwa siapapun bisa membuat Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) semacam “Royal Islamic Strategic Studies Centre” ini, lalu menempatkan tokoh-tokoh sesuka hati sesuai dengan seleranya masing-masing.

KH. Imaduddin Utsman Al Bantani, Pengasuh dan Pendiri Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Kampung Cempaka, Desa Kresek, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Tags: 500 MuslimKiai ImadKlan Ba'alwiMuslim Paling BerpengaruhPublikasi
Share214Tweet134SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Hasyim Asy'ari
Opini

Mbah Hasyim tidak Mempunyai Guru Klan Habib Ba’alwi

by liputan9news
December 20, 2025
0

BANTEN | LIPUTAN9NEWS Hari ini popular (syuhrah dan istifadlah) di kalangan sebagian masyarakat, bahwa Hadratusyaikh Hasyim Asy’ari (Mbah Hasyim) mempunyai...

Read more
Kiai Imad Sebut Ishlah Bukan Solusi Kemelut PBNU, Rais Aam, Ketum, dan Sekjen Harus Mundur, itu Sumber Masalahnya!

Kiai Imad Sebut Ishlah Bukan Solusi Kemelut PBNU: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen Harus Mundur, itu Sumber Masalahnya!

December 5, 2025
Yusuf mars

Kiai Imad dan Polemik Nasab: Guncangan Wacana dalam Catatan Seorang Podcaster

June 9, 2025
Dr. Muhammad Saeful Kurniawan, MA

Polemik Nasab Sesama Orang Arab di Indonesia Kurun 1910-1930, Tentang Baalwi Mulai dari Irsyadi Hingga Imadi

June 4, 2025
Load More

Comments 1

  1. RonaldHaigh says:
    1 year ago

    блэк спрут как зайти – новая ссылка blacksprut, блэк спрут как зайти

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In