• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Qonun Asasi NU dan Rintihan Kiai Kampung

Qonun Asasi NU dan Rintihan Kiai Kampung

January 7, 2026
Gus Yahya

PBNU Respon Penetapan Tersangka Eks Menang Yaqut Cholil Qoumas

January 9, 2026
Gus Alex-KPK

KPK Tetapkan Yaqut dan Alex sebagai Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji Khusus

January 9, 2026
Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

January 9, 2026
Imam Jazuli

Urgensi Rekonstruksi Sistem AHWA Berbasis Zonasi Keterwakilan Daerah

January 9, 2026
Foto: Ilustrasi

Penguat Demokrasi Lokal

January 9, 2026
Rajab

Khutbah Jumat: Rajab Bulan Menanam, Sya‘ban Bulan Menyiram, dan Ramadhan Bulan Memanen

January 9, 2026
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto di Gedung Juang KPK, Jakarta, Rabu (7/1/2026).

KPK Tegaskan BPK Sepakati Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji Bisa Dihitung

January 8, 2026
Masjid Nabawi

Khutbah Jumat: Rajab, Bulan Islah dan Perdamaian

January 8, 2026
Gus Yaqut

Masa Cekal Yaqut Segera Habis, Inilah Sikap KPK

January 8, 2026
Kiai Said dan Tantangan NU Masa Kini

Ketua PBNU dalam Lintasan Sejarah (Dari KH Idham Chalid sampai KH Said Aqil Siroj)

January 7, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, January 9, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Qonun Asasi NU dan Rintihan Kiai Kampung

Oleh: KH. M. Taufik Damas, Lc.

liputan9news by liputan9news
January 7, 2026
in Opini
A A
0
Qonun Asasi NU dan Rintihan Kiai Kampung
512
SHARES
1.5k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS

Qonun Asasi Nahdlatul Ulama lahir bukan dari ruang rapat yang dingin, melainkan dari kegelisahan zaman dan kejernihan batin seorang kiai pesantren. KH. Hasyim Asy’ari menuliskannya sebagai ikrar moral: bahwa agama harus dijaga dengan ilmu, tradisi dirawat dengan adab, dan perjuangan dilakukan dengan keikhlasan. Qonun Asasi bukan sekadar teks organisatoris, melainkan kompas ruhani: penunjuk arah agar NU tidak kehilangan jiwanya ketika berhadapan dengan perubahan zaman.

Namun waktu berjalan, struktur membesar, dan nama NU menjadi kekuatan sosial-politik yang dahsyat. Di titik inilah terdengar apa yang kerap disebut, secara lirih, sebagai rintihan kiai. Ia bukan teriakan di podium, bukan pula perlawanan terbuka. Ia hadir dalam diam yang panjang, dalam doa yang berat, dalam nasihat yang tak lagi didengar dengan saksama.

Rintihan itu lahir ketika Qonun Asasi dibaca sebagai formalitas, bukan sebagai amanah. Ketika Aswaja direduksi menjadi slogan, bukan manhaj berpikir dan bersikap. Ketika sanad keilmuan kalah pamor oleh popularitas, dan keikhlasan tersisih oleh kepentingan. Para kiai melihat NU tetap berdiri tegak secara organisasi, tetapi mulai membungkuk secara moral.

Sesungguhnya Qonun Asasi NU menuntut lebih dari sekadar loyalitas struktural. Ia menuntut tawaduk dalam berilmu, kehati-hatian dalam bersikap, dan keberanian menjaga jarak dari kekuasaan yang menggerus independensi ulama. Dalam Qonun Asasi, NU diposisikan sebagai jam‘iyyah diniyyah ijtima‘iyyah, penopang umat dan penjaga nurani sosial, bukan alat legitimasi siapa pun.

BeritaTerkait:

Kiai Azaim Ibrahimi Pimpin Ribuan Peserta Napak Tilas NU Bangkalan-Tebuireng

Gus Yahya Tandai Pelepasan Peserta Napak Tilas Restu Pendirian Nahdlatul Ulama

Wujudkan Generasi Sehat, NU Teluk Pucung Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks di Akhir Tahun

Kiai Imjaz Minta Para Kiai, Gus, Alumni Pesantren Hormati Lembaga Syuriyah dan Rais Aam

Rintihan kiai muncul ketika jarak antara teks dan praksis kian melebar. Ketika keputusan diambil tanpa hikmah, ketika adab kepada guru menjadi simbolik, dan ketika tradisi dijaga sebatas seremoni. Yang paling menyakitkan bukanlah perbedaan pandangan, melainkan hilangnya kesediaan untuk mendengar, karena mendengar adalah inti dari adab pesantren.

Namun rintihan ini bukan tanda keputusasaan. Justru ia adalah bentuk paling jujur dari harapan. Para kiai merintih karena mereka masih percaya: bahwa NU bisa kembali kepada ruhnya. Bahwa Qonun Asasi tidak ditulis untuk dipajang, tetapi untuk dihidupi. Bahwa organisasi sebesar NU hanya akan bermakna jika tetap dituntun oleh kebijaksanaan ulama, bukan semata kecakapan manajerial.

Dalam tradisi pesantren, kritik tidak selalu disuarakan dengan lantang. Ia sering hadir sebagai eling: pengingat halus agar tidak tergelincir. Maka rintihan kiai seharusnya dibaca sebagai undangan untuk bercermin, bukan untuk membela diri, tetapi untuk memperbaiki niat.

Jika NU ingin tetap menjadi rumah besar umat, maka Qonun Asasi harus kembali diperlakukan sebagai janji moral, bukan sekadar dokumen sejarah. Dan rintihan kiai harus diterima sebagai nasihat orang tua: pahit di telinga, tetapi menyelamatkan di perjalanan.

Sebab organisasi bisa diwariskan, tetapi ruh hanya bisa dijaga. Dan di sanalah para kiai berdiri: menjaga ruh itu, meski harus merintih dalam sunyi.

KH. M. Taufik Damas, Lc., Wakil Katib Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta

Tags: Nahdlatul Ulamaqonun asasi dan AD/ARTTaufik Damas. LC.
Share205Tweet128SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Prosesi penyerahan tongkat dan tasbih pada napak tilas Isyaroh pendirian Nahdlatul Ulama (NU), di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Ahad (04/01/2025) malam.(Kompas.com/Moh. Syafii)
Nasional

Kiai Azaim Ibrahimi Pimpin Ribuan Peserta Napak Tilas NU Bangkalan-Tebuireng

by Moh. Faisal Asadi
January 5, 2026
0

JOMBANG | LIPUTAN9NEWS Napak tilas Isyaroh pendirian Nahdlatul Ulama (NU) yang diikuti ribuan warga Nahdliyin, akhirnya tiba di Pondok Pesantren...

Read more
Gus Yahya Tandai Pelepasan Peserta Napak Tilas Restu Pendirian Nahdlatul Ulama

Gus Yahya Tandai Pelepasan Peserta Napak Tilas Restu Pendirian Nahdlatul Ulama

January 5, 2026
Wujudkan Generasi Sehat, NU Teluk Pucung Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks di Akhir Tahun

Wujudkan Generasi Sehat, NU Teluk Pucung Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks di Akhir Tahun

December 31, 2025
Kiai Imjaz Minta Para Kiai, Gus, Alumni Pesantren Hormati Lembaga Syuriyah dan Rais Aam

Kiai Imjaz Minta Para Kiai, Gus, Alumni Pesantren Hormati Lembaga Syuriyah dan Rais Aam

December 28, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2515
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

141
Gus Yahya

PBNU Respon Penetapan Tersangka Eks Menang Yaqut Cholil Qoumas

January 9, 2026
Gus Alex-KPK

KPK Tetapkan Yaqut dan Alex sebagai Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji Khusus

January 9, 2026
Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

January 9, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In