• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
PNIB

Refleksi Hari Santri dan Sumpah Pemuda, PNIB: Bahaya Medsos dan Game Online sebagai Alat Propaganda 

October 28, 2025
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

Tetap Istiqomah Pasca Ramadan

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Refleksi Hari Santri dan Sumpah Pemuda, PNIB: Bahaya Medsos dan Game Online sebagai Alat Propaganda 

liputan9news by liputan9news
October 28, 2025
in Nasional
A A
0
PNIB

Refleksi Hari Santri dan Sumpah Pemuda, PNIB: Bahaya Medsos dan Game Online sebagai Alat Propaganda (Foto: Liputan9news/WLY)

568
SHARES
1.6k
VIEWS

JOMBANG | LIPUTAN9NEWS
Masih dalam suasana memperingati hari santri 2025 dan Hari Sumpah Pemuda 2025, Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) melalui Ketua Umumnya AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal ) mengingatkan seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap infiltrasi ideologi wahabi, Khilafah radikalisme terorisme melalui platform medsos dan game online.

Menurutnya, ancaman ini bukan lagi sekedar wacana dan bukan sebuah paranoid, melainkan realitas yang mengintai di balik layar gadget kita sehari-hari yang mengincar usia produktif terutama generasi muda Gen Z, dan bahkan anak usia dini.

Media Sosial – Medan Perang Ideologi Baru

Di era digital ini, media sosial telah bertransformasi menjadi medan pertempuran ideologi yang tidak kasat mata namun sangat berbahaya. Kelompok-kelompok wahabi, Khilafah, Radikalisme, dan Terorisme melahirkan Intoleransi secara sistematis memanfaatkan algoritma platform digital untuk menyebarkan narasi intoleransi, paham khilafah, ajakan anarkisme, hingga rekrutmen untuk menjadi pelaku terorisme.

BeritaTerkait:

PNIB Minta Usut Tuntas Pelaku dan Dalang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

PNIB: Idul Fitri Momentum Menyatukan Perbedaan, Intoleransi, Terorisme dan Intimidasi Bukan Budaya Kita

PNIB dan Pagar Nusa Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia Diatas Segalanya

Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

“Mereka menggunakan konten yang dikemas menarik—mulai dari meme, video pendek, hingga infografis, bahkan game online untuk menjangkau target utama mereka: generasi muda yang aktif di dunia maya. Propaganda ini dirancang untuk meracuni pemikiran, mengikis toleransi, dan menanamkan kebencian terhadap Pancasila dan NKRI,” Ujar Gus Wal, Senn (27/10/2025).

Game Online – Pintu Masuk yang Tersembunyi

Lebih mengkhawatirkan lagi, game online kini juga dijadikan media propaganda terselubung. Melalui fitur chat, forum komunitas, hingga grup clan, para propagandis menyusup untuk melakukan pendekatan personal kepada pemain—terutama anak-anak dan remaja yang rentan terpengaruh, terang Gus Wal.

Mereka membangun kedekatan emosional terlebih dahulu, kemudian secara perlahan menyisipkan narasi radikal, mengajak bergabung dalam grup tertutup, hingga proses doktrinasi yang lebih intens. Tanpa pengawasan yang memadai, anak-anak kita bisa menjadi korban tanpa kita sadari.

“Kita tidak boleh meremehkan ancaman ini,” tegas Gus Wal.

“Media sosial dan game online telah menjadi ladang subur bagi penyebaran ideologi Wahabi Khilafah radikalisme anarkisme Terorisme yang melahirka intoleransi sebagai bibit awal yang jelas sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” imbuhnya.

Dampak dari propaganda digital ini sangat serius:

  1. Intoleransi yang menghancurkan keberagaman Bhinneka tunggal ika dan persatuan bangsa
  2. Paham khilafah yang menolak Pancasila dan sistem demokrasi
  3. Anarkisme yang mengancam ketertiban dan keamanan publik
  4. Terorisme yang membawa kehancuran dan penderitaan bagi rakyat san bangsa Indonesia

PNIB mengajak seluruh komponen bangsa untuk:

  1. Orang Tua meningkatkan literasi digital dan awasi aktivitas online anak-anak. Jalin komunikasi terbuka tentang konten yang mereka konsumsi.
  2. Pemerintah perketat pengawasan konten digital dan tingkatkan kerja sama dengan platform media sosial untuk mendeteksi dan memblokir akun-akun propaganda radikal.
  3. Penyelenggara Platform bertanggung jawab dalam moderasi konten dan laporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat.
  4. Masyarakat jangan mudah terpengaruh konten provokatif. Verifikasi informasi sebelum menyebarkan. Laporkan konten atau akun yang menyebarkan ideologi radikal.
  5. Generasi Muda jadilah pengguna media sosial yang cerdas dan kritis. Jangan biarkan diri menjadi korban atau bahkan alat propaganda yang merusak bangsa.

Bersama Jaga NKRI, Tolak dan lawan Intoleransi, wahabi Khilafah Radikalisme Anarkisme Toleransi. Indonesia adalah negara yang bersazkan Pancasila yang menjunjung tinggi kebhinnekaan. Mari bersama-sama membentengi diri dan generasi penerus masa depan bangsa dari ancaman intoleransi wahabi Khilafah radikalisme anarkisne terorisme di dunia digital dan dunia nyata. Laporkan konten atau aktivitas mencurigakan melalui saluran resmi kepolisian atau Komdigi.

“Waspada adalah kunci. Literasi digital adalah tameng. Pancasila adalah dasar, identias dan jati diri kita bangsa Indonesia,” pungkasnya.

(WLY/GW)

Tags: BahayaHari Sumpah Pemuda 2025HSN 2025MedsosPNIB
Share227Tweet142SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Foto: PNIB
Nasional

PNIB Minta Usut Tuntas Pelaku dan Dalang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

by liputan9news
March 27, 2026
0

JOMBANG | LIPUTAN9NEWS Pengungkapan pelaku pengiriman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus memasuki babak baru. Penetapan 4 terduga pelaku...

Read more
PNIB: Idul Fitri Momentum Menyatukan Perbedaan, Intoleransi, Terorisme dan Intimidasi Bukan Budaya Kita

PNIB: Idul Fitri Momentum Menyatukan Perbedaan, Intoleransi, Terorisme dan Intimidasi Bukan Budaya Kita

March 26, 2026
PNIB dan Pagar Nusa Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia DiatasSegalanya

PNIB dan Pagar Nusa Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia Diatas Segalanya

March 18, 2026
Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

March 16, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In