• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Ibnu Saud di Arab saudi pada 1911.(Getty Images)

Take Down Wahabi dari Muka Bumi

October 18, 2025
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Take Down Wahabi dari Muka Bumi

Oleh: Ayik Heriansyah

liputan9news by liputan9news
October 18, 2025
in Opini
A A
0
Ibnu Saud di Arab saudi pada 1911.(Getty Images)

Ibnu Saud di Arab saudi pada 1911.(Getty Images)

499
SHARES
1.4k
VIEWS

BANDUNG | LIPUTAN9NEWS
Apa yang disarankan oleh Kiai Said Aqil Siraj agar pemerintah menghapus media online dan akun-akun media yang menyebarkan wahabisme, benar adanya. Wahabisme biang dari radikalisme dan terorisme. Hal ini diakui juga oleh Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. Kerajaan Arab Saudi telah mencanangkan gerakan moderasi beragama sebagai anti tesis dari radikalisme.

Wahabisme meniscayakan radikalisme, implikasi dari doktrin-doktrin dasar wahabisme. Antara lain, doktrin tentang tri tauhid, khususnya tauhid yang kedua yakni tauhid uluhiyah.

Wahabisme memahami tauhid uluhiyah semakna dengan tauhid hakimiyah yaitu bahwa hanya Allah swt yang berhak memerintah dan membuat aturan bagi manusia. Sehingga siapa pun yang memerintah dan membuat aturan bagi manusia lain dianggap sebagai tandingan dari Allah swt yang layak dihukumi musyrik, kufur dan thaghut.

Persepsi wahabisme tentang tauhid uluhiyah erat kaitannya dengan politik pemerintahan dan kenegaraan. Negara dan pemerintah jelmaan dari aturan-aturan Allah swt (al-Qur’an).

BeritaTerkait:

Halal Haram Hubbul Wathan

Ceramah Zakir Naik di Malang Sepi Pengunjung, PNIB: Masyarakat Sudah Muak Diprovokasi Segera Deportasi

Spanduk Penolakan Zakir Naik di Malang, PNIB: Saat Penceramah Intoleransi Diberi Panggung, Waspada Radikalisme Terorisme Intoleransi Mengintai Kita

Penolakan Zakir Naik Terus Meluas, PNIB: Batalkan Kegiatanya atau Indonesia Makin Marak Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

Negara yang bertauhid menurut wahabisme bertauhid adalah negara Allah swt (teokrasi). Allah swt yang bertindak langsung selaku kepala negara dan pemerintahan tanpa mewakilkannya kepada manusia/rakyat.

Oleh sebab itu, wahabisme berpendapat bahwa negara demokrasi yang dipimpin oleh manusia dan menerapkan aturan buatan manusia adalah musyrik, kufur dan thaghut.

Wahabisme salah dalam tiga hal: Bahwa Allah swt satu dalam ke-ilahi-an-Nya adalah perkara aqidah/I’tiqad yang berhubungan dengan keimanan dan keyakinan seseorang di dalam hatinya dan berkonsekuensi iman atau kafir;

Bahwa bentuk negara dan sistem pemerintahan adalah perkara syari’ah dan fiqih yang berhubungan dengan perbuatan yang tidak berkonsekuensi kepada iman atau kafir;

Bahwa wahabisme mencampuradukkan perkara aqidah dengan syariah/fiqih. Sedangkan aqidah dan syariah/fiqih memiliki konsekuensi yang berbeda terhadap seseorang.

Wahabisme yang memaknai tauhid uluhiyah sinonim dengan tauhid hakimiyah (teokrasi), membuat penganutnya menjadi radikal dimanapun mereka berada dan kapanpun.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Brigjen. Pol. R. Ahmad Nurwakhid, S.E., MM (Dir. Pencegahan BNPT RI) bahwa radikalisme secara umum didefinisikan sebagai gagasan dan tindakan yang bertujuan untuk melemahkan dan merubah tatanan politik mapan dengan sistem baru, yang biasanya dilakukan dengan cara kekerasan atau ekstrim.

Adapun ciri-ciri radikalisme adalah sbb:

  1. Politisasi agama (manipulator agama), dengan melawan pemerintahan (pemimpin) yang sah untuk tujuan kekuasaan dan mengganti ideologi negara Pancasila dengan ideologi lain, termasuk sistem Khilafah atau Daulah Islamiyah.
  2. Takfiri, dengan mengkafirkan pihak lain yang tidak seideologi/sepaham. Biasanya mereka intoleran terhadap perbedaan, ahli bid’ah, gemar menjustifikasi sesat, eksklusif, anti budaya lokal (seperti; tradisi Yasinan dan Tahlilan, Selamatan maupun lainnya), merasa paling benar (superior), serta menghalalkan segala cara atas nama agama.
  3. Anti tasawuf/ thariqat, bukan berarti “tidak atau belum” bertasawuf/berthariqat seperti umat pada umumnya, tetapi sikap membenci dengan mengharamkan, membid’ahkan maupun menyesatkannya.

Padahal tasawuf/ thariqat dimaknai sebagai “jalan” (methodologi: tata cara) dalam beragama secara benar, rasional dan substantif, berupa pembersihan atau pensucian hati maupun jiwa yang “ikhlas dan mutmainah” (tazkiyat al-nafs), guna menuju keridhoan Allah SWT.

Oleh sebab itu, jika dibiarkan tumbuh dan berkembang, wahabisme akan merusak pemikiran umat dan berpotensi mengguncang stabilitas sebuah negara dan pemerintahan.

Allah SWT mengingatkan dalam Alqur’an QS. Al Baqarah 2:12 :

أَلَآ إِنَّهُمْ هُمُ ٱلْمُفْسِدُونَ وَلَٰكِن لَّا يَشْعُرُونَ

Artinya: “Ingatlah, sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang membuat kerusakan (dimuka bumi) tetapi tidak sadar”. (QS. 2:12).

Akhirnya, saran Kiai Said Aqil Siraj kepada pemerintah supaya menghapus media online dan akun-akun media sosial yang digunakan untuk menyebarkan wahabisme, harus didukung. Kalau perlu sampai wahabisme take down dari muka bumi. Karena wahabisme, radikalisme dan terorisme sejatinya adalah “fitnah” bagi kaum muslimin.

Ayik Heriansyah, Pengurus Lembaga Dakwah PWNU Jawa Barat

Tags: Ayik HeriansyahSalafi WahabiWahabiwahabisme
Share200Tweet125SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Ayik Heriansyah: Doktrin al Wala wal Bara Sebabkan Prasangka Buruk Terhadap Umat Islam
Opini

Halal Haram Hubbul Wathan

by liputan9news
August 16, 2025
0

BANDUNG | LIPUTAN9NEWS Tak bisa dihindari kritik kaum radikal terhadap hubbul wathan menghiasi jagat media sosial. HTI kelompok yang paling...

Read more
Ceramah Zakir Naik di Malang Sepi Pengunjung, PNIB: Masyarakat Sudah Muak Diprovokasi Segera Deportasi

Ceramah Zakir Naik di Malang Sepi Pengunjung, PNIB: Masyarakat Sudah Muak Diprovokasi Segera Deportasi

July 14, 2025
PNIB

Spanduk Penolakan Zakir Naik di Malang, PNIB: Saat Penceramah Intoleransi Diberi Panggung, Waspada Radikalisme Terorisme Intoleransi Mengintai Kita

July 10, 2025
Zakir NAik

Penolakan Zakir Naik Terus Meluas, PNIB: Batalkan Kegiatanya atau Indonesia Makin Marak Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

July 9, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In