• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Ayik Heriansyah: Doktrin al Wala wal Bara Sebabkan Prasangka Buruk Terhadap Umat Islam

Palestina dan Dagelan Hizbut Tahrir

April 16, 2024
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Palestina dan Dagelan Hizbut Tahrir

Oleh: Ayik Heriansyah

liputan9news by liputan9news
April 16, 2024
in Uncategorized
A A
0
Ayik Heriansyah: Doktrin al Wala wal Bara Sebabkan Prasangka Buruk Terhadap Umat Islam

Ayik Heriansyah, Pengurus Lembaga Dakwah PWNU Jawa Barat, Aktivis kontra terorisme dan radikalisme, Mahasiswa Kajian Terorisme SKSG UI, dan Direktur Eksekutif CNRCT, Penulis artikel produktif yang sering dijadikan rujukan di berbagai media massa, pemerhati pergerakkan Islam transnasional, khususnya HTI yang sempat bergabung dengannya sebelum kembali ke harakah Nahdlatul Ulama. Kini aktif sebagai anggota LTN di PCNU Kota Bandung.

522
SHARES
1.5k
VIEWS

Jakarta, LIPUTAN 9 NEWS 

Setelah melakukan penelitian yang mendalam untuk keperluan tesis, Muhammad Muhsin Radhi (syabab Hizbut Tahrir Irak) yang berhasil diujikan di Fakultas Ushuluddin al-Jami’ah al-Islamiyah Irak pada tahun 2006 dengan predikat mumtaz, menyimpulkan bahwa Taqiyuddin an-Nabhani mendirikan Hizbut Tahrir pada tahun 1949. Bukan tahun 1953.

Tahun 1953 adalah waktu pengajuan terdaftar ke pemerintah Yordania. Langsung ditolak oleh pemerintah Yordania. Hizbut Tahrir organisasi ilegal di Palestina sampai sekarang.

BeritaTerkait:

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

Kiai Said: Bahaya Semakin Besar Ketika Umat Sibuk dengan Konflik Internal

Sekjen Hizbullah Sebut Serangan ke Rumah Netanyahu Tunjukkan Keberhasilan Intelijen yang Signifikan

Seperti di Indonesia, Hizbut Tahrir sudah ada tahun 1984/1985, tapi baru tahun 2006 mendaftarkan diri ke Kementerian Dalam Negeri. Selama 11 tahun HTI menikmati status sebagai organisasi legal, untuk kemudian kembali menjadi organisasi ilegal dari tahun 2017 karena dicabut badan hukumnya sampai sekarang.

Taqiyuddin an-Nabhani mendirikan Hizbut Tahrir satu tahun setelah deklarasi berdirinya negara Israel. Di tengah berkecamuk perang Arab-Israel yang pertama tahun 1948-1949. Taqiyuddin an-Nabhani tidak pernah terlibat turut serta dalam perang melawan Israel. Dia menjadi hakim di mahkamah syariah di Palestina.

Pada masa itu, secara simbolis, Palestina masuk ke dalam pemerintahan Yordania. Akan tetapi secara de facto dan de jure, wilayah Palestina dalam penguasaan Inggris. Taqiyuddin an-Nabhani pasti paham konstelasi politik saat itu. Secara tidak langsung keterlibatannya di mahkamah Palestina, mengokohkan skenario Inggris yang ingin mendirikan negara Israel.

Memang Taqiyuddin an-Nabhani menulis buku yang berjudul Inqadz Falistin (Membebaskan Palestina) dan berdalih mendirikan Hizbut Tahrir demi menyelamatkan Palestina dengan khilafah.

Alih-alih demikian, apa yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir justru memperkuat eksistensi negara Israel dengan cara mengalihkan perhatian dan energi umat Islam di Palestina dengan menyebarkan isu khilafah. Mengatakan menegakkan khilafah lebih utama ketimbang berjihad melawan Israel tanpa khilafah. Itu pun ternyata Khilafah Tahririyah.

Sambil menyalah-nyalahkan, mengguncang stabilitas dan melakukan upaya kudeta di negara-negara Arab saat terjadi perang Arab-Israel 1967. Hizbut Tahrir menikam negara-negara Arab dari belakang.

Fakta-fakta ini mengkonfirmasi perkataaan Taqiyuddin an-Nabhani yang dikutip Farid Wajdi (DPP HTI):
“Penjajah Yahudi/Israel adalah bayang-bayang penguasa Arab, dan jika sesuatu itu (penguasa Arab) dihilangkan bayangnya akan menghilang.” (Tweet).

Apa Taqiyuddin an-Nabhani ini buta politik, sehingga tidak melihat Inggris dan Amerika yang berada di balik negara Israel. Kapan Taqiyuddin an-Nabhani pernah menyerang Ratu Inggris? Mengapa Hizbut Tahrir tidak mendirikan khilafah mereka di Inggris? Atau Taqiyuddin an-Nabhani memang sedang bekerja untuk Inggris?!

‘Ala kulli hal, disadari atau tanpa disadari manuver-manuver Taqiyuddin an-Nabhani dan Hizbut Tahrir sampai sekarang terkait Palestina sejalan dengan agenda Barat yang ingin mengokohkan eksistensi negara Israel.

Di Indonesia, syabab Hizbut Tahrir berbusa-busa menyeru negara-negara Muslim mengirim pasukan ke Palestina. Padahal mereka tahu, negara-negara Muslim terikat dengan akad perjanjian bilateral, regional, multilateral dan internasional dengan negara-negara lain yang berhubungan dengan perjanjian damai. Padahal mereka tahu, kaum muslim terikat dengan akad mereka.

Bahkan Rasulullah saw tidak menolong sahabat yang dibantai kaum musyrikin di Raji’ dan Bi’r Maunah dengan pertimbangan keselamatan Madinah. Rasulullah saw juga tidak menyelamatkan seorang muslim yang bernama Abu Jandal karena terikat Perjanjian Hudaibiyah yang baru saja dibuat dengan kaum Quraisy.

Sedangkan HT, para muassisnya orang Palestina. Banyak syabab HT yang tinggal di sana. Terutama di Tepi Barat. Ada yang jadi imam di Masjid al-Aqsha.

Lalu, mengapa tidak ikut berperang melawan Israel?! Mengapa tidak mengadakan aksi #savepalestinewithkhilafah di sana?! Mengapa tidak menggalang di sana?! Mengapa syabab HT di Palestina dan Arab cuma membuat acara dialog, ceramah dan diskusi di channel youtube?! Apakah masalah Palestina akan selesai dengan ngobrol-ngobrol di channel youtube?!

Padahal menurut syariat Islam, jihad di Palestina hukumnya fardlu ‘ain bagi umat Islam di sana. Termasuk fardlu bagi syabab HT yang tinggal di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Jadi, aksi-aksi syabab Hizbut Tahrir di Indonesia dalam rangka membela Palestina tidak lebih dari dagelan khas Hizbut Tahrir. Seruan mereka agar negara-negara muslim mengirim pasukan ke Palestina, sungguh menggelikan…

Tags: GazaHizbut TahrirHTIIsraelPalestina
Share209Tweet131SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Cholil Nafis-MUI
Nasional

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

by Yuzep Ahmad
February 1, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump saling melempar senyum, saat menandatangani piagam Board of...

Read more
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Kiai Said dalam International Conference on Muslim Unity and Palestine, Selasa (20/01/2026) di Selangor-Malaysia

Kiai Said: Bahaya Semakin Besar Ketika Umat Sibuk dengan Konflik Internal

January 21, 2026
Syekh Naim

Sekjen Hizbullah Sebut Serangan ke Rumah Netanyahu Tunjukkan Keberhasilan Intelijen yang Signifikan

October 29, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In