• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
BEM PTNU d

BEM PTNU Soroti Geopolitik Ekonomi Global

July 3, 2025
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

BEM PTNU Soroti Geopolitik Ekonomi Global

Oleh: Arya Eka Bimantara

liputan9news by liputan9news
July 3, 2025
in Opini
A A
1
BEM PTNU d

Arya Eka Bimantar, Direktur Lembaga Kajian Strategis dan Advokasi Nasional BEM PTNU Se-Nusantara

501
SHARES
1.4k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS 

Indonesia, negeri dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, tengah berada di persimpangan penting dalam sejarah pertumbuhan dan pengaruh globalnya. Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil. GDP Indonesia tumbuh 5,03% pada 2024 dan diproyeksikan tetap di kisaran 4,7–4,8% hingga 2026.

Indonesia telah membuktikan diri sebagai kekuatan ekonomi yang tak bisa diabaikan di kancah internasional . Ekspor Indonesia melonjak dari USD 207 miliar pada 2018 menjadi USD 290 miliar pada 2023, menandakan peran vital Indonesia dalam rantai pasok global dan perdagangan dunia .Namun, di tengah laju investasi yang terus meningkat dengan realisasi FDI mencapai USD 47,5 miliar pada 2023, naik 13,7% dari tahun sebelumnya gelombang demostrasi mahasiswa kembali menggema di berbagai kota besar.

Kebanyakan Demostrasi ini, yang menyoroti kebijakan pemerintah terkait pemotongan anggaran dan reformasi kontroversial, telah menimbulkan pertanyaan besar: Apakah suara mahasiswa ini menjadi pengingat penting bagi demokrasi, atau justru menjadi penghambat laju investasi yang sangat dibutuhkan bangsa?

Investasi asing langsung (FDI) adalah salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan populasi 276 juta jiwa dan ekonomi senilai USD 1,2 triliun, Indonesia menjadi magnet bagi investor global yang mencari stabilitas, pasar besar, dan peluang pertumbuhan. Pemerintah telah melakukan berbagai reformasi untuk membuka sektor-sektor strategis, memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi utama di Asia.

BeritaTerkait:

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

Arah Politik Ekonomi Cina di Indonesia: Antara Investasi, Instrumen Kekuasaan, dan Kedaulatan

Tapal Kuda Youth Summit: Generasi Muda NU Didorong Perkuat Gerakan Kritis Kawal Isu HAM

Kualitas Udara Di Provinsi Jambi Memburuk, Korwil Bem PTNU Jambi Segera Bentuk Tim Satgas Desak Pemerintah Tanggapi Serius

Stabilitas sosial dan politik menjadi syarat mutlak bagi kelangsungan investasi. Studi internasional menunjukkan, setiap kali terjadi gejolak sosial atau ketidakpastian politik, arus investasi cenderung menurun drastis, bahkan bisa turun hingga 35% pada negara-negara berkembang yang mengalami konflik sosial . Investor global sangat sensitif terhadap isu stabilitas; sedikit saja terjadi kerusuhan atau aksi massa yang meluas, persepsi risiko langsung meningkat, dan modal asing pun memilih menunggu atau bahkan hengkang .

Demostrasi mahasiswa di Indonesia, seperti yang terjadi pada 2025 dengan tajuk “Indonesia Gelap”, memang menjadi cerminan hidupnya demokrasi dan kepedulian generasi muda terhadap masa depan bangsa . Namun, demostrasi ini juga membawa konsekuensi nyata bagi dunia usaha. Demonstrasi yang berujung pada bentrokan, penggunaan gas air mata, dan penutupan jalan utama telah mengganggu aktivitas bisnis, menurunkan kepercayaan konsumen, dan menciptakan ketidakpastian di mata investor.

Bukan hanya itu, demostrasi yang menyoroti isu korupsi dan tata kelola ekonomi juga berpotensi memperkuat narasi negatif tentang iklim investasi Indonesia. Padahal, pemerintah tengah berupaya keras menjaga stabilitas fiskal dan memperbaiki infrastruktur demi menarik lebih banyak investasi asing . Jika aksi-aksi ini terus berlanjut tanpa solusi, bukan tidak mungkin Indonesia kehilangan momentum emas untuk menjadi kekuatan ekonomi global.

Mahasiswa bukan manusia yang kekurangan literatur dalam pembacaannya oleh sebab itu demostrasi bila dilakukan terus menerus tanpa mengandung substansi isu yang kongkret bisa digunakan untuk kepentingan pihak semata dan bisa merugikan negara yang sedang dalam proses pembangunan menuju negara maju.

Pemikiran kita sebagai kaum akademisi juga harus bertansformasi bukan hanya mengandalkan demostrasi namun yang perlu kita asah adalah nalar kritis dan solusi kongkret berupa suatu siposium untuk memajukan bangsa negara kita. Sebagai pemimpin ASEAN dan anggota aktif berbagai organisasi internasional seperti PBB, WTO, dan APEC, Indonesia memiliki posisi tawar yang kuat dalam diplomasi global . Komitmen Indonesia terhadap demokrasi dan stabilitas kawasan menjadi modal penting dalam memperkuat pengaruh di tingkat internasional . Namun, citra sebagai negara stabil dan ramah investasi bisa tercoreng jika aksi-aksi sosial terus membayangi kebijakan ekonomi nasional.

Studi di kawasan Asia Tenggara menegaskan, stabilitas politik dan sosial adalah kunci utama bagi arus investasi asing . Negara-negara dengan tingkat stabilitas tinggi terbukti lebih mampu menarik dan mempertahankan investasi, yang pada akhirnya memperkuat posisi tawar di forum internasional .Narasi “Nalar Kritis dan Transformasi Gerakan Mahasiswa” bisa dibaca dari dua sisi. Di satu sisi, Demostrasi mahasiswa adalah alarm bagi pemerintah agar tidak abai terhadap aspirasi rakyat dan menjaga transparansi kebijakan. Di sisi lain, aksi-aksi ini berpotensi menghambat laju investasi, memperlambat pertumbuhan ekonomi, dan melemahkan posisi Indonesia di mata dunia.

Apakah aksi mahasiswa adalah bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa, atau justru menjadi batu sandungan bagi kemajuan ekonomi dan pengaruh global Indonesia? Apakah stabilitas dan pertumbuhan ekonomi harus dikorbankan demi kebebasan berekspresi, atau justru keduanya bisa berjalan beriringan? Dalam Kajian Pengorganisasiran masyarakat Demostrasi merupakan langkah terakhir bila aspirasi tidak dapat didengarkan oleh sebab itu kami dari Kaum NU mengutarakan pendapat kami dan bisa menjadi rujukan untuk mahasiswa mahasiswa lain agar jangan sampai terprovokasi demi menjaga kesatuan bangsa.

Sesuai Slogan negara Kita “BHINEKA TUNGGAL IKA”. Indonesia berada di titik kritis. Pilihan ada di tangan seluruh elemen bangsa: menjaga stabilitas demi investasi dan pengaruh global, atau terus membiarkan gejolak sosial yang bisa menggerus kepercayaan dunia. Narasi ini mengajak publik untuk berpikir kritis, menimbang antara idealisme dan menentukan arah masa depan Indonesia di panggung internasional. apakah sebagai kekuatan ekonomi yang disegani, atau negara yang terus diguncang ketidakpastian.

Arya Eka Bimantar, Direktur Lembaga Kajian Strategis dan Advokasi Nasional BEM PTNU Se-Nusantara

Tags: BEM PTNUEkonomigeopolitikGlobal
Share200Tweet125SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi
Nasional

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

by liputan9news
September 25, 2026
0

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

Read more
Dr. Robi Nurhadi, Dosen Hubungan Internasional, FISIP Universitas Nasional (E: robinurhadi@yahoo.co.id)

Arah Politik Ekonomi Cina di Indonesia: Antara Investasi, Instrumen Kekuasaan, dan Kedaulatan

September 17, 2026
Tapal Kuda Youth Summit: Generasi Muda NU Didorong Perkuat Gerakan Kritis Kawal Isu HAM

Tapal Kuda Youth Summit: Generasi Muda NU Didorong Perkuat Gerakan Kritis Kawal Isu HAM

September 9, 2026
Kualitas Udara Di Provinsi Jambi Memburuk, Korwil Bem PTNU Jambi Segera Bentuk Tim Satgas Desak Pemerintah Tanggapi Serius

Kualitas Udara Di Provinsi Jambi Memburuk, Korwil Bem PTNU Jambi Segera Bentuk Tim Satgas Desak Pemerintah Tanggapi Serius

August 24, 2026
Load More

Comments 1

  1. herpafend says:
    7 months ago

    **herpafend**

    herpafend is a natural wellness formula developed for individuals experiencing symptoms related to the herpes simplex virus.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In